Rumah Abraham Fletterman

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search

Rumah Abraham Fletterman[note 1] atau yang lebih dikenal sebagai Rumah Baterman[1] merupakan sebuah rumah milik Abraham Fletterman yang bertempat di pertigaan Jln. Veteran dan Jln. Kyai Saleh,[2] tepatnya Jln. Kyai Saleh No. 15.[1]

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Abraham Fletterman, pemilik pertama rumah ini, lahir di Den Haag, Belanda, pada 13 Desember 1888. Abraham meninggal di Semarang pada 26 Mei 1959 dan dimakamkan di Mount Carmel, Ungaran, Kabupaten Semarang. Menurut Ketua Yayasan Mardi Waluyo, Kastri Wahyuni, Abraham merupakan orang Belanda yang mencintai Indonesia.[1]

Abraham memiliki istri yang bernama Corrie Fletterman-Smith yang juga orang Belanda. Corrie lahir di Kabupaten Wonogiri. Semasa hidupnya, Corrie mendirikan sebuah yayasan bernama Mardi Waluyo pada 1958 di Kota Semarang. Cikal bakal yayasan ini yaitu perkumpulan bernama Vereeniging tot Bevordering van de Inlandsche Ziekenverpleeging—didirikan di Semarang oleh orang Belanda pada 1914, ketika Hindia Belanda mengalami zaman Politik Etis—, yang bertujuan untuk meningkatkan perawatan bumiputra yang sakit. Corrie meninggal pada Oktober 1965.[1]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Kastri Wahyuni mengatakan bahwa rumah ini dibangun sekitar tahun 1890-an atau dua tahun setelah Fletterman lahir.[1]

Keadaan rumah[sunting | sunting sumber]

Rumah ini direnovasi oleh Yayasan Mardi Waluyo.[1]

Pengurusan[sunting | sunting sumber]

Rumah ini kini diurus oleh Yayasan Mardi Waluyo. Rumah itu dihibahkan pada 2013 kepada yayasan oleh pemilik terakhir, Elly Krisanti sebagai penghormatan kepada Corrie selaku salah satu pendiri.[1]

Budaya populer[sunting | sunting sumber]

Rumah ini dijadikan latar belakang film Beranak dalam Kubur (1972).[2]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Beberapa sumber menyebut Fleterman

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f g "Kegiatan Sosial Itu Berlangsung di Rumah Belanda". Suara Merdeka. 28 Oktober 2017. Diakses tanggal 11 Februari 2018. 
  2. ^ a b "Ini 7 Bangunan Paling "Medeni" di Semarang". Metro Semarang. 15 September 2014. Diakses tanggal 11 Februari 2018.