Roy Marten

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Roy Marten
LahirRoy Wicaksono Abdul Salam
1 Maret 1953 (umur 68)
Bendera Indonesia Salatiga, Jawa Tengah, Indonesia
Nama lainTheodoros Roy Marten
Roy Marten
PekerjaanAktor
Tahun aktif1974 - sekarang
Suami/istriFarida Sabtijastuti (bercerai)
(m. 1985)
AnakPernikahan dari Farida Sabtijastuti:
Monique Marten
Aline Marten
Galih Marten
Gading Marten
Pernikahan dari Anna Maria:
Merari Sabati Marten
Mahesa Gibran Marten
Orang tua(Almarhum) Abdul Salam
(Almarhum) Johanna Nora Van Daatselaar
KerabatRudy Salam (kakak)
Melani Kusuma (kakak)
Eri Salam (adik)
Rony Sarsono (adik)
Chris Salam (adik)
Tanda tangan
Signature of Roy Marten.svg

Roy Wicaksono Abdul Salam,[1] yang dikenal dengan nama Roy Marten (lahir 1 Maret 1953) adalah seorang aktor berkebangsaan Indonesia.

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Roy pernah menikah dengan Farida Sabtijastuti yang telah memberinya 4 orang anak, antara lain Monique,[2] Aline,[3] Galih[4] dan Gading Marten.[5] Pernikahan mereka kandas,[6] kemudian ia menikah dengan model Anna Maria pada 1 April 1985 yang memberinya 2 orang anak lagi, yaitu Merari Sabati[7] dan Gibran Marten.[8]

Karier[sunting | sunting sumber]

Roy memulai kariernya sebagai peragawan di Salatiga. Roy pernah memenangkan King Boutique di Jawa Tengah, lalu hijrah ke Jakarta. Roy merupakan anak ketiga dari enam bersaudara, dari pasangan Abdul Salam dan Johanna Nora Van Daatselaar (lahir 1931, meninggal 2005).[9] Kakak pertamanya adalah Rudy Salam (aktor), yang kedua ialah Melani Kusuma (wiraswata katering di Jakarta), adik pertamanya adalah Eri Salam (notaris di Semarang), adiknya yang kedua adalah Ronny Sarsono (wiraswata koperasi simpan pinjam),[10] serta adiknya yang terakhir, yakni Chris Salam (pengacara dan aktor).[11] Zaman keemasan Roy adalah pada tahun 1977, saat ia dikenal sebagai salah satu dari kelompok bintang "The Big Five", yang terdiri dari: dirinya sendiri, Yati Octavia, Robby Sugara, Doris Callebaute, dan Yenny Rachman. Disebut demikian karena kelimanya menentukan honor terbesar pada saat itu, yakni 5 juta rupiah per film.[12]

Kasus[sunting | sunting sumber]

Perseteruan dengan Anwar Fuady[sunting | sunting sumber]

Di awal tahun 2006, Roy pernah berseteru dengan aktor Anwar Fuady. Kasus itu diawali dengan bantahan Roy yang merupakan mantan ketua PARSI (Persatuan Artis Sinetron Indonesia), terhadap pernyataan Ketua PARSI saat itu, Anwar Fuady, yang mengatakan bahwa sisa hasil proyek produksi sinetron bertajuk Kutemukan Cinta, yang disponsori oleh Dekopin, telah dimasukkan ke kas PARSI, sebagai dana kegiatan organisasi keartisan itu.[13]

Kasus narkoba 1[sunting | sunting sumber]

Belum rampung urusannya dengan Ketua Umum PARSI, malah Roy harus berurusan pula dengan polisi. Roy ditangkap pada 2 Februari 2006, sekitar pukul 16.00, karena diduga membawa narkoba jenis sabu-sabu seberat 3 gram, di sebuah rumah di kawasan Ulujami, Jakarta Selatan.[14] Akhirnya setelah melalui sidang yang penuh dengan dugaan rekayasa[15] dan dugaan bahwa ia dijebak,[16] Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhi vonis 9 bulan dengan subsider 3 bulan.[17] Setelah mendapat remisi, Roy Marten keluar dari penjara pada tanggal 1 Oktober 2006.[18] Pengalaman merasakan sembilan bulan di penjara karena kasus narkoba membuatnya aktif dalam penyuluhan pencegahan narkoba dengan harapan agar orang lain tidak merasakan apa yang pernah ia alami. Bahkan Roy kerap kali di undang BNN sebagai pembicara kampanye anti narkoba.[19]

Kasus narkoba 2[sunting | sunting sumber]

Sayangnya, ternyata ia belum lepas dari jeratan pesona narkoba. Pada tanggal 13 November 2007, Roy tertangkap dengan ketiga temannya di Hotel Novotel Surabaya dengan dugaan mengonsumsi sabu-sabu. Pada saat penangkapan, polisi menemukan barang bukti berupa 1 gram dan 1 ons shabu-shabu di kamar 364. Di kamar yang berbeda yaitu 465, polisi juga mendapati seperangkat alat hisap bong dan sisa aluminium foil SS 0,5 ons. Ironisnya, Roy ternyata ditangkap usai memberikan testimoni di acara yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN). Roy datang ke Surabaya untuk memberi testimoni di acara penandatanganan MoU BNN) dengan sebuah harian di lantai 5 Ruang Semanggi, Graha Pena, Jalan Ahmad Yani 88 Surabaya, pada hari Sabtu, 10 November 2007, yang dibuat dalam rangka pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika (P4GN).[20] Roy akhirnya dijatuhi vonis tiga tahun penjara serta denda 10 juta rupiah dengan subsider tiga bulan kurungan. Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan JPU (Jaksa Penuntut Umum) yakni tiga tahun enam bulan (3,6 tahun) dan denda 10 juta rupiah, dengan subsider tiga bulan kurungan.[21] Roy merasa tak puas dengan keputusan itu, ia juga menolak disamakan dengan pengedar atau bandar.[22] Sedangkan teman-temannya yang ditangkap pada waktu yang sama, masing-masing mendapat hukuman bervariasi antara satu hingga lima tahun penjara.[23]

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Film[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Peran Produksi
1974 Bobby Bobby Dipa Jaya Film
1975 Rahasia Gadis Iwan Empat Gajah Film
1976 Sesuatu yang Indah Johanes Mokodompis Internasional Aries Angkasa Film
Pelita Air Service
Kenangan Desember Danny
Cintaku di Kampus Biru Anton Safari Sinar Sakti Film
1977 Kugapai Cintamu
Christina Harry
Secerah Senyum Indra
Aula Cinta Doni
Kekasih Roy
Akibat Pergaulan Bebas
Guna-guna Isteri Muda Tommy Leuser Film
Jangan Menangis Mama Hendra Isae Film
Pengalaman Pertama Andi
Kembang-Kembang Plastik Mangapul Jaya Bersaudara Film
Tinggal Bersama Roy Handoko
Badai Pasti Berlalu Leo PT. Sultan Film
1978 Pembalasan Guna-guna Isteri Muda Anak
Si Genit Poppy Adrian
Musim Bercinta Aditya
Rahasia Perkawinan Ir. Bram Rapi Films
Napas Perempuan Pieter
Dewi Malam Ary
Akibat Godaan Iwan
Roda-Roda Gila Troy Bola Dunia Film
Laki-Laki Binal Jejaka
Ombaknya Laut Mabuknya Cinta
1979 Remaja Idaman Anwar
Kabut Sutra Ungu Dimas/Hermanto
Antara Dia dan Aku Arman
Wanita Segala Zaman Budi
Bayang-bayang Kelabu
Romantika Remaja Martin
Ali Topan Detektif Partikelir Turun ke Jalan
Kecupan Pertama Roy
1980 Gema Hati Bernyanyi Iman
Di Sini Cinta Pertama Kali Bersemi Leo dewasa
Permainan Bulan Desember Anton PT. Matari Artis Jaya Films
Beningnya Hati Seorang Gadis Guntur
Bukan Sandiwara Suami
Tiga Dara Mencari Cinta
1981 Gadis Marathon Anton Sudirgo Tiga Sinar Mutiara Film
Bawalah Aku Pergi Abdul Rauf Bola Dunia Film
Bila Hati Perempuan Menjerit Boy Setiawan
Lembah Duka Marsudi PT. Parkit Film
Fajar yang Kelabu Bobby
1982 Pasukan Berani Mati
Tapak-Tapak Kaki Wolter Monginsidi Robert Wolter Mongisidi Angsa Gading Film
1983 Rahasia Buronan
Budak Nafsu
Musang Berjanggut Tun Utama
1984 Seandainya Aku Boleh Memilih Bandi
Kerikil-Kerikil Tajam
Kontraktor
1985 Hatiku Bukan Pualam Bola Dunia Film
Madu dan Racun Ferry
1986 Tinggal Sesaat Lagi Hilman
Takdir Marina Herman
Boleh Rujuk Asal Herman
1987 Langit Takkan Runtuh
1988 Suami Visindo Mardhika Film
Pemburu Berdarah Dingin
Biarkan Aku Cemburu
1989 Nyoman Cinta Merah Putih
Jeram Cinta
1990 Pertempuran Segi Tiga
2004 D'Trex
2007 Mengejar Mas-mas DePIC Production
2008 In the Name of Love Triawan Negara Valiant Circle Productions
2010 Selimut Berdarah Profesor K2K Production
2011 Catatan (Harian) Si Boy Ayah Satrio 700 Pictures
2012 Dilema (Segmen: The Big Boss) Sony Wibisono WGE Pictures
Sampai Ujung Dunia Ayah Gilang Nasi Putih Pictures
18++ Forever Love Opa Kara Starvision Plus
Misteri Pasar Kaget Narasumber
Jakarta Hati (Segmen: Kabar Baik) Burhan Arifin 13 Entertainment
2014 17 Tahun Ke Atas Ayah Pelangi Mitra Pictures
BIC Production
Sebelum Pagi Terulang Kembali Budi
Salah Bodi Kepala sekolah PT. Syanindita Sabda Sadhenna
2015 Penjuru 5 Santri Pak Lurah Cahaya Alam Film
Move On Ayah Sam 181 Pictures
Villa 603 Dokter BIC Pictures
2016 Pacarku Anak Koruptor Roy Marten
3 Pilihan Hidup Plus Picture Production
Otajin Roy
Triangle the Dark Side Mr. X SSS Pictures
2017 Gunung Kawi Drajat
Ten - The Secret Mission Jenderal 0708 Films
Jinga Films
Starvision Plus
Ular Tangga Dosen Fina Lingkar Karya Pratama
2018 Bluebell Ayah Mario Ratson Pictures
Triple A Films
The Secret: Suster Ngesot Urban Legend Ridwan RA Pictures
Milly & Mamet Sony Starvision Plus
Miles Films
HOOQ Originals
2019 The Lawyers: Pokrol Bambu RM Wicaksono
Twivortiare Ayah Beno MD Pictures
Kapal Goyang Kapten Ayah Daniel
Pretty Boys Pak Jono Anami Films
The Pretty Boys Pictures
Love for Sale 2 Etek Afadal Visinema Pictures
Tony Mulani Films
Naga Bonar Reborn
Jeritan Malam Papa Reza Soraya Intercine Films
2020 Mangkujiwo Cokrokusumo MVP Pictures
Nikah Yuk Papa Arya Lens Cinema
Toko Barang Mantan Ayah Tristan MNC Pictures
2021 Incredible Love Adityo Lingkar Pictures
Open Door Films
BerhentiDiKamu Papa Gia & Giane Mizan Pictures
Max Pictures
Devil on Top Firman MD Pictures
Umbara Brothers Films

Serial web[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Peran Produksi Saluran
2018 Kenapa Belum Nikah? (Bintang Tamu) Ayah Andina (Eps. 2) Space# YouTube
2021 Imperfect The Series (Bintang Tamu) Roy Marten (Eps. 12) Starvision Plus WeTV
iflix

Sinetron[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Peran Produksi
1994-1997 Bella Vista Beni Latin Multivision Plus
Senja Makin Merah
Kupu-Kupu Kertas
Bunga Sutra
Hanya Kamu
Kasih Tiada Batas
Kasih di Persimpangan
1999-2001 Sang Pencinta Anggoro
2001-2002 Dewi Fortuna Baskoro
2003 Bukan Impian Semusim Avicom Production
2004 Pura-Pura Buta Kakek Gardjito Soraya Intercine Films
2004-2005 Dara Manisku SinemArt
2005-2006 Si Cantik dan Si Buruk Rupa Ayah Tia
2008 Mukjizat Itu Nyata Ayah Nathan
2013 Cinta 7 Susun Akhmal
2014 Kau Yang Berasal Dari Bintang
2015 Jakarta Love Story Pak Bandrio
Buku Harian Nayla: 8 Tahun Kemudian Martin
Kita Nikah Yuk
2016 Centini Manis Pak Susilo SinemArt
MNC Pictures
2016-2017 Surga Yang Ke 2 Dave Hendrawan Amanah Surga Productions
2017 Harapan Cinta MD Entertainment
2017-2018 Malaikat Tak Bersayap Kakek Berjubah Verona Pictures
2018 Kesempatan Kedua Roy MNC Pictures
2019 Masjid Yang Tak Dirindukan Kertanegara Tobali Putra Productions
Montir-Montir Syantik Verona Pictures
Tukang Ojek Pengkolan Edy MNC Pictures
2021 Jodoh Wasiat Bapak Babak 2 (Bintang Tamu) Maman (Eps. 71) Tobali Putra Productions

Acara TV[sunting | sunting sumber]

Nominasi dan penghargaan[sunting | sunting sumber]

Tahun Penghargaan Kategori Karya yang dinominasikan Hasil
1983 Festival Film Indonesia Pemeran Utama Pria Terbaik Tapak-Tapak Kaki Wolter Monginsidi Nominasi
2012 Piala Maya Aktor Utama Terpilih Dilema Nominasi
2014 Piala Maya Penampilan Singkat Nan Berkesan Sebelum Pagi Terulang Kembali Nominasi

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]