Lompat ke isi

Rico Waas

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Rico Waas
Wali Kota Medan ke-19
Mulai menjabat
20 Februari 2025
PresidenPrabowo Subianto
GubernurBobby Nasution
WakilZakiyuddin Harahap
Sebelum
Pengganti
Petahana
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir
Rico Tri Putra Bayu Waas

5 Juli 1986 (umur 40)
Medan, Sumatera Utara, Indonesia
KebangsaanIndonesia
Partai politik  NasDem
Suami/istriAirin Waas
HubunganSurya Paloh (paman)
Anak1
Orang tua
  • H. Johnny Waas (ayah)
AlmamaterUniversitas Trisakti
Universitas Bina Nusantara
PekerjaanPebisnis, politisi, desainer
Sunting kotak info
Sunting kotak info L B
Bantuan penggunaan templat ini

Rico Tri Putra Bayu Waas, atau lebih sering disebut Rico Waas (lahir 5 Juli 1986) adalah politikus Partai NasDem yang menjabat sebagai Wali Kota Medan masa jabatan 2025–2030. Ia menjabat sejak 20 Februari 2025 setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.[1]

Kehidupan pribadi

[sunting | sunting sumber]

Rico Waas lahir pada 5 Juli 1986 di Medan, Sumatera Utara dan seorang politikus berkebangsaan Indonesia. Ia menikah dengan Airin Waas dan dikaruniai 1 orang anak.

Pendidikan

[sunting | sunting sumber]

Rico Waas mengenyam pendidikan dasar di SD Harapan Medan, lalu melanjutkan ke SMP Negeri 1 Medan, dan menyelesaikan masa sekolah menengahnya di SMA Negeri 2 Medan. Di jenjang pendidikan tinggi, ia menempuh studi Diploma 3 (D3) di Akademi Teknologi Grafika Trisakti, Jakarta, sebelum akhirnya meraih gelar Sarjana (S1) dari jurusan Desain Komunikasi Visual di Universitas Bina Nusantara (Binus) pada angkatan 2007.[2]

Karier politik

[sunting | sunting sumber]

Rico Waas mengawali langkah politiknya dengan bergabung sebagai kader Partai NasDem pada tahun 2011. Aktivitas politiknya di Sumatera Utara mulai menonjol melalui keterlibatannya di Prananda Surya Paloh (PSP) Center, terutama saat ia aktif dalam berbagai aksi sosial untuk membantu masyarakat selama masa pandemi COVID-19 pada tahun 2020.

Dalam struktur internal partai, Rico dipercaya memegang sejumlah jabatan strategis. Pada 25 Agustus 2022, ia resmi dilantik oleh DPP Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM (Garpu) sebagai Ketua DPW Garpu NasDem Sumatera Utara. Di bawah kepemimpinannya, organisasi sayap partai ini aktif melakukan konsolidasi dan pelantikan pengurus di berbagai daerah di wilayah Sumatera Utara hingga memasuki awal tahun 2025.[3]

Pada Mei 2025, berdasarkan Surat Keputusan (SK) terbaru dari DPP Partai NasDem, Rico resmi didapuk menjabat sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW NasDem Sumatera Utara untuk periode 2024–2029. Penetapan posisi strategis ini dilakukan beriringan dengan pengukuhan kembali Iskandar ST sebagai Ketua DPW NasDem Sumatera Utara, yang sekaligus mempertegas peran Rico dalam memimpin strategi pemenangan partai di tingkat provinsi.[4]

Wali Kota Medan

[sunting | sunting sumber]

Pada Pemilihan umum Wali Kota Medan 2024, Rico maju sebagai calon Wali Kota berpasangan dengan Zakiyuddin Harahap[5] sebagai calon Wakil Wali Kota. Pasangan ini berhasil memenangkan pemilihan dengan perolehan 297.498 suara (sekitar 49,28%) dari total suara sah dan ditetapkan oleh KPU Kota Medan sebagai pasangan terpilih pada awal Februari 2025.

Medan merupakan salah satu daerah yang terdampak banjir akibat Siklon Senyar pada November 2025, menderitakan 85 ribu penduduk. Rico melakukan evakuasi massal dan mencoba memulihkan jalur logistik selama banjir.[6][7][8] Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Medan dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera mengkritik respon Rico Waas terhadap bencana ini, menyalahkannya atas ketidaksiapan pemerintah Medan dalam siaga (13 korban jiwa dilaporkan meninggal saat banjir tersebut).[9] Sebelumnya, Medan menerima dana hibah sebanyak Rp. 1,5 triliun dari Bank Dunia untuk mengatasi banjir, namun Rico menyatakan bahwa pemerintahan kota tidak berwenang atas pengunaan dana tersebut dan berfokus pada pengadaan lahan untuk proyek-proyek dana tersebut.[10]

Pada bulan Ramadhan 2026, Rico Waas mengeluarkan surat edaran yang melarang penjualan daging non-halal (kebanyakan daging babi) di Medan diluar dari kios permanen dan pasar yang ditunjuk. Keputusan ini dikritik keras karena mendiskriminasikan pedagang Kristen Batak di Medan dan pada 26 Februari sekitar 1,000 orang (diantara mereka ada umat Islam) melakukan unjuk rasa mengutuk surat edaran tersebut.[11][12] Rico Waas mengakui kesalahan dan menarik surat edaran tersebut, memperbolehkan perdagangan daging babi kembali berlanjut.[13]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Daftar Lengkap 481 Pasangan Kepala Daerah Dilantik Prabowo Hari Ini". cnnindonesia.com. 20-02-2025. Diakses tanggal 20-02-2025. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  2. Naibaho, Juang (13 Desember 2024). "Profil Rico Waas, Wali Kota Medan Terpilih Berdasarkan Hasil Pilkada Medan 2024". Tribun Medan. Diakses tanggal 6 Januari 2024.
  3. "Rico Waas Nahkoda Baru Garpu NasDem Sumut". Diakses tanggal 2026-03-01.
  4. "Iskandar ST Kembali Pimpin NasDem Sumut, Rico Waas Jabat Ketua Bappilu". Diakses tanggal 2026-03-01.
  5. "Pasangan Rico-Zaki Daftar Pilkada Medan 2024 ke KPU". detiksumut. 29 Aug 2024. {{cite web}}:
  6. "Amukan Siklon Senyar picu banjir bandang dahsyat: Aceh, Sumut, dan Sumbar deklarasi darurat bencana". CNA.id. 28 November 2025. Diakses tanggal 2 March 2026.
  7. "Wali Kota Medan Rico Waas: 7 Korban Jiwa Bencana Banjir, Mayoritas Lansia". KOMPAS.com. 2 December 2025. Diakses tanggal 2 March 2026.
  8. Purba, Jonris (29 November 2025). "Rico Waas Akui, Banjir Lumpuhkan Kota Medan". RMOLSUMUT.ID. Diakses tanggal 2 March 2026.
  9. "Banjir Medan Telan 13 Korban Jiwa, Wali Kota Rico Waas Tak Siaga Bencana". MedanBisnisDaily.com. 5 December 2025. Diakses tanggal 2 March 2026.
  10. "Rico Waas Tegaskan Dana Bank Dunia Rp1,5 Triliun Tak Pernah Masuk Rekening Pemko Medan". Jawa Pos. 3 December 2025. Diakses tanggal 2 March 2026.
  11. "Pork sale ban triggers public protest in Indonesia's Medan city- UCA News". ucanews.com (dalam bahasa Inggris). 27 February 2026. Diakses tanggal 2 March 2026.
  12. Wisely, Goklas; Susanti, Reni (27 Februari 2026). "Protes Surat Edaran Daging Non-Halal, Pedagang Daging Babi Datangi Kantor Wali Kota Medan". Kompas. Diakses tanggal 7 Juni 2026.
  13. "Medan reverses decision on non-halal meat ban following protest by pork traders". The Straits Times (dalam bahasa Inggris). 2 March 2026. Diakses tanggal 2 March 2026.
Jabatan politik
Didahului oleh:
Bobby Nasution
Wali Kota Medan
2025–sekarang
Diteruskan oleh:
Petahana