Rezza Anggara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Rezza Anggara .jpg

Rezza Anggara adalah seorang Personal Transformation Specialist yang berpengalaman lebih dari lima tahun dalam membantu klien dari berbagai latar belakang untuk bertransformasi menjadi lebih baik di berbagai bidang kehidupan. Berpengalaman melatih ribuan leaders, sales, pengusaha, tim penjualan, dan pemasaran baik pada aspek mindset, keterampilan maupun sikap mental.

Rezza juga berpengalaman dalam memberikan pelatihan di berbagai perusahaan perbankan, asuransi, multi-level marketing, universitas, dan telekomunikasi. Mengantongi sertifikat dari Doctor Marco Paret, Ahli Mesemerism di Prancis dan menjadi orang pertama dari Asia yang lulus dalam sertifikasi keahlian mesmerism.

Karier[sunting | sunting sumber]

Rezza bercerita, sebelum menjadi life transformation coach seperti yang dikenal orang saat ini, ia memulai karier sebagai pegawai bank. Namun, karier di bank pun tidak berjalan mulus. Dalam rentang waktu 5 bulan, ia tidak berhasil mendapat klien. “Aku di bagian marketing kredit, gak closing sama sekali. Karena ada penghambat, emosi negatif. Saya ikut terapi, setelah diberesin, dengan mudah dapatkan klien. Target 1 tahun Rp 9 miliar dengan mudah dicapai,” jelas Rezza yang menyelesaikan studi S1 di Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro. Seseorang yang mampu mengubah hidup orang lain menjadi lebih baik, hanya melalui analisis tanggal dan jam lahir. Kliennya yang ditangani beragam, mulai dari personal, organisasi, hingga perusahaan. Tingkat keberhasilan metode yang dipakainya mencapai 100%.

Kehidupan Pribadi[sunting | sunting sumber]

Rezza telah 8 tahun berkecimpung di dunia life transformation. Ia melihat umumnya orang berpikir kalau mau sukses, maka harus bekerja keras, banyak ide, menjadi marketing andal, serta memiliki jaringan. Faktanya Rezza menemukan hal berbeda. “Karena di luar sana, orang sudah bekerja keras kayak apa pun, sukses begitu-begitu saja. Atau marketing jago, tetapi omset gak banyak. Punya strategi, tetapi bisnis gak jalan. Kuncinya seberapa besar rezeki kita. Kalau pun kita kerja keras, tapi Tuhan menakdirkan itu bukan rezeki, kita gak akan dapat. Rezeki gak ke mana. Ada orang dalam kategori sial. Contohnya orang kerja keras, tetapi jabatan di situ-situ saja, sementara ada orang yang kerjaaan sedikit, kariernya bagus karena hokinya atau disebut factor X,” ucapnya.


Rezza menyakini kehidupan setiap orang saat ini, sudah ditulis Tuhan 7 ribu tahun lalu. Karena itu, ia menganjurkan hidup dijalani, dinikmati, dan disyukuri. Untuk bisa sampai di tahap itu, yang perlu diubah adalah pola pikir. ”Misalnya orang berdoa, tetapi tidak tepat. Misalnya bilang mudah-mudahan atau insya Allah. Itu kata-kata yang penuh keraguan. Di kitab umat Muslim dikatakan begini, ’berdoalah kepadaKu niscaya Kukabulkan’. Di kitab umat Kristen tertulis, ’barangsiapa meminta diberi, mengetuk pintu akan dibuka’. Jadi semua  pasti yang bikin tidak pasti itu pola pikir manusia,” tuturnya.

Dengan ilmu yang dimilikinya, Rezza berharap setiap orang menemukan jati diri dan menikmati hidup berkelimpahan. Dan itu bisa terjadi apabila setiap orang selaras dengan alam semesta. “Di sesi coaching saya, ketika tidak selaras dengan alam semesta, maka harus menyelaraskan diri dengan alam semesta. Itu ada metodenya. Kita manusia jangan lawan arus, kita memanfaatkan alam semesta. Hoki diciptakan, bukan ditunggu,” ujarnya.

Buku[sunting | sunting sumber]

Dikejar Rezeki ( 2020 )

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. http://sironline.id/2019/08/15/rezza-anggara-keberuntungan-diciptakan-bukan-ditunggu/
  2. https://www.gramediaacademy.com/trainer/detail/rezza-anggara/34
  3. https://www.rezzaanggara.com/