Rantau Selatan, Labuhanbatu
Rantau Selatan | |||||
|---|---|---|---|---|---|
Peta lokasi Kecamatan Rantau Selatan | |||||
| Koordinat: 2°05′43″N 99°51′11″E / 2.09540822°N 99.85311154°E | |||||
| Negara | |||||
| Provinsi | Sumatera Utara | ||||
| Kabupaten | Labuhanbatu | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Ade Ramadhiansyah Siregar, SE [1] | ||||
| Populasi | |||||
| • Total | 75.395 jiwa | ||||
| • Kepadatan | 1.172/km2 (3,040/sq mi) | ||||
| Kode pos | 21421 - 21429 | ||||
| Kode Kemendagri | 12.10.02 | ||||
| Kode BPS | 1207210 | ||||
| Luas | 64,32 km² | ||||
| Kepadatan | 1172 | ||||
| Desa/kelurahan | 9 kelurahan | ||||
| |||||
Rantau Selatan adalah sebuah kecamatan yang berada di Kabupaten Labuhanbatu, provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Sebelumnya, bersama dengan kecamatan Rantau Utara, merupakan bagian dari Kota Administartif Rantau Prapat. Di kecamatan ini terdapat 2 Sekolah Menengah Atas yaitu SMA Negeri 1 Rantau Selatan di keluarahan Pardamean dan SMA Negeri 2 Rantau Selatan di kelurahan Sioldengan. Pada tahun 2021, jumlah penduduk kecamatan ini sebanyak 75.395 jiwa, dengan kepadatan 1.172 jiwa/km².[2]
Wilayah administrasi
[sunting | sunting sumber]Kecamatan Rantau Selatan terdiri dari 9 kelurahan, yakni:
- Kelurahan Bakaran Batu
- Kelurahan Danobale
- Kelurahan Lobu Sona
- Kelurahan Perdamean
- Kelurahan Sidorejo
- Kelurahan Sigambal
- Kelurahan Sioldengan
- Kelurahan Ujung Bandar
- Kelurahan Urung Kompas
Demografi
[sunting | sunting sumber]Suku bangsa
[sunting | sunting sumber]Penduduk kecamatan Rantau Selatan memiliki latar belakang suku bangsa yang berbeda-beda, yang didominasi oleh suku Batak dan Jawa. Data Badan Pusat Statistik dari hasil Sensus Penduduk Indonesia 2010, persentasi penduduk kecamatan ini berdasarkan suku bangsa yakni suku Batak sebanyak 59,66%. Suku Batak dalam Sensus 2010 di Labuhanbatu sebagian besar adalah Batak Angkola, Toba, Mandailing, dan sebagian Karo dan Pakpak.[3] Penduduk dari suku Jawa sebanyak 34,18%, kemudian Melayu sebanyak 1,82%, Minangkabau sebanyak 0,60%, Aceh sebanyak 0,16%. Suku lain sebanyak 3,58%, termasuk Tionghoa, Nias, Bugis, Sunda, dan lainnya.[3]
Agama
[sunting | sunting sumber]Mayoritas penduduk Kecamatan Rantau Selatan memeluk agama Islam. Berdasarkan komposisi agama penduduk, Desa Lobu Sona merupakan desa dengan tingkat keberagaman tertinggi di Kecamatan Rantau Selatan. Adapun desa-desa lainnya cenderung lebih homogen, dengan penduduk beragama Islam mendominasi lebih dari 90% di sebagian besar desa.[4]
Pada tahun 2021, di Kecamatan Rantau Selatan terdapat 57 masjid, 45 musala, 22 gereja Protestan, 1 gereja Katolik dan 2 vihara.[2]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Danramil 08/RP Silahturahmi dengan Camat dan Lurah se-Kecamatan Rantau Selatan". utamanews.com. 31 Januari 2024.
- 1 2 3 "Kabupaten Labuhanbatu Dalam Angka 2022" (pdf). www.labuhanbatukab.bps.go.id. hlm. 6, 59, 148. Diakses tanggal 17 Maret 2022.
- 1 2 "Kabupaten Labuhanbatu Dalam Angka 2018" (pdf). northsumatrainvest.id. 2018. hlm. 64. Diakses tanggal 17 Maret 2022.
- 1 2 "Visualisasi Data Kependudukan". www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 15 Juni 2026.
