Raja Kami Sembiring Meliala

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Raja Kami Sembiring Meliala
Mayjen TNI Purn. R.K. Sembiring Meliala.jpg
Foto resmi Mayjen TNI Purn. R.K. Sembiring Meliala sewaktu masih menjabat sebagai Pangdam Kodam XVII/Cendrawasih
Anggota DPR RI Fraksi PDIP
Masa jabatan
2004 – 2009
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Daerah pemilihanPapua Barat)
Masa jabatan
1999 – 2004
PresidenBacharuddin Jusuf Habibie
Abdurrahman Wahid
Megawati Soekarnoputri
Susilo Bambang Yudhoyono
Daerah pemilihanSumatra Utara (Kabupaten Deli Serdang)
Anggota DPR RI Fraksi ABRI
Masa jabatan
1987 – 1994
PresidenSoeharto
Informasi pribadi
Lahir(1938-08-17)17 Agustus 1938
Bendera Belanda Sarinembah, Munte, Karo, Sumatra Utara
Meninggal dunia17 Maret 2018(2018-03-17) (umur 79)
Bendera Indonesia Jakarta
Kebangsaan Indonesia
Partai politikLogo GOLKAR.jpg Partai Golongan Karya (1988-1998)
30px Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (1998-2010)
Dinas militer
Pihak Indonesia
Dinas/cabangLambang TNI AD.png TNI Angkatan Darat
PangkatPdu mayjendtni komando.png Mayor Jenderal TNI

Mayor Jenderal TNI (Purn.) Raja Kami Sembiring Meliala (lahir di Sarinembah, Munte, Karo, Sumatra Utara, 17 Agustus 1938 – meninggal di Jakarta, 17 Maret 2018 pada umur 79 tahun) adalah seorang tokoh militer dan politik Indonesia. Seorang mantan perwira tinggi TNI Angkatan Darat, ia pernah menjabat sebagai Komandan Brigade Infanteri 1 Pengaman Ibukota Jaya Sakti (Brigif 1) dan juga menjabat sebagai Pangdam Komando Daerah Militer XVII/Cenderawasih dari tahun 1982 hingga tahun 1985. Beliau juga pernah memimpin Kontingen Garuda VIII/9 ke Timur Tengah pada tahun 1979. Karier politiknya bermula di Partai Golongan Karya pada tahun 1988 hingga tahun 1992 menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang dipercaya sebagai ketua Komisi II yang membidangi hukum dan dalam negeri.

Pada bulan Februari tahun 1994 karier politiknya pada periode kedua sempat terhenti. Pada September 1998 kembali muncul di kancah politik ketika bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang kemudian membawanya kembali menjadi anggota DPR sebagai Wakil Ketua Komisi I yang membidangi Pertahanan Keamanan dan Luar Negeri. Ia terpilih sebagai utusan PDIP dari Kabupaten Deliserdang, Sumatra Utara.

Kariernya berkisar tidak saja di kalangan militer, tapi juga di dunia politik di mana ia telah menjadi anggota DPR selama beberapa periode (1987 – 1992, 1992 – 1994, 1999 -2004 dan 2004 – 2009). Tahun 1990 – 1992 ia menjabat sebagai Ketua Komisi II DPR-RI dan tahun 1992 – 1994 menjadi Wakil Ketua Fraksi ABRI di DPR/MPR RI. Tahun 1999 – 2004 menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan dan Wakil Ketua Komisi I DPR RI. Selanjutnya tahun 2004 – 2007 menjadi Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan Bidang Polkam DPR RI. Dalam dunia militer, lulusan dari Generalstabslehrgang Führungsakademie der Bundeswehr – Jerman (1973) ini telah memimpin berbagai satuan tempur. Tahun 1979 ia menjadi Komandan Kontingen Garuda VIII/Pengganti (United Nations Emergency Force II) di Timur Tengah dan tahun 1982 – 1985 menjadi Pangdam XVII Cendrawasih. Selain itu, pada tahun 2000 – 2005 ia adalah Ketua Yayasan Akademi Leimena.

Kematian[sunting | sunting sumber]

Mayjen TNI Purn. RK Sembiring Meliala menghembuskan nafas terakhir di Jakarta pada tanggal 17 Maret 2018.[1]

Referensi[sunting | sunting sumber]