Lompat ke isi

Radar gerak permukaan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Radar pergerakan permukaan atau Surface movement radar (SMR)adalah radar yang digunakan oleh pengendali lalu lintas udara (ATC) untuk melengkapi pengamatan visual dan untuk mendeteksi pesawat dan kendaraan di permukaan bandara. Radar ini juga dapat digunakan pada malam hari dan saat visibilitas rendah untuk memantau pergerakan pesawat dan kendaraan. Radar pergerakan permukaan adalah istilah yang diterima oleh ICAO, tetapi secara historis dikenal dengan nama lain seperti radar pergerakan darat, peralatan deteksi permukaan bandara (ASDE), dan indikator pergerakan permukaan lapangan terbang.[1]

Menara radar pergerakan permukaan di Bandara Helsinki
Tampilan sistem radar darat di Bandara Schiphol Amsterdam

SMR biasanya ditampilkan sebagai blip video, yang ditumpangkan pada peta tampak denah bandara yang menunjukkan fitur-fitur seperti landasan pacu dan jalur taksi, area rumput, dan bangunan. SMR dapat dilengkapi dengan tanda panggilan untuk mengidentifikasi setiap target, dan memberikan peringatan jika terjadi potensi konflik antarpesawat di landasan pacu (lihat AMASS). SMR juga merupakan elemen kunci dari A-SMGCS.

SMR diperlukan untuk memberikan deteksi target lapangan terbang dengan akurasi tinggi (biasanya 7,5 m), laju pembaruan tinggi (1 per detik), dan resolusi tinggi (kurang dari 20 m). Untuk mencapai hal ini, SMR menggunakan panjang pulsa pemancar yang sangat pendek, biasanya 40 nanodetik. SMR menggunakan frekuensi pembawa di pita-X (9 GHz) atau pita- Ku (15 hingga 17 GHz), dan antena dengan berkas yang sangat sempit (sekitar 0,25 derajat azimuth).

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Perl, Eli (30 Mei 2006). "Review of Airport Surface Movement Radar Technology". 2006 IEEE Conference on Radar. hlm. 692–695. doi:10.1109/RADAR.2006.1631876. ISBN 0-7803-9496-8. S2CID 62789492.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)