Putridalem, Jatitujuh, Majalengka

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Putridalem
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Barat
KabupatenMajalengka
KecamatanJatitujuh
Kode Kemendagri32.10.15.2005 Edit the value on Wikidata
Luas... km²
Jumlah penduduk... jiwa
Kepadatan... jiwa/km²

Putridalem adalah sebuah desa di kecamatan Jatitujuh, Majalengka, Jawa Barat, Indonesia. Desa ini terletak di sebelah utara, berbatasan langsung dengan desa Pangkalanpari yang menjadi batas antara Kabupaten Majalengka dengan Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Desa ini didirikan pada tahun 1925, dan sampai tahun 2015 sudah dipimpin oleh 15 Kepala Desa. Kepala desa tahun 2015 adalah Bapak Toto Suharto. Dahulu desa ini merupakan gabungan dari dua kampung Pandalem dan Kaputren hingga kemudian dijadikan satu desa menjadi Desa Putridalem hingga sekarang.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Dengan tipologi dataran rendah, desa ini dianugerahi oleh tanah yang subur dengan hasil pertanian yang baik, diantaranya padi tanaman palawija, jagung cabai dsb.

Atraksi wisata[sunting | sunting sumber]

Keramahtamahan khas masyarakat desa Putridalem menjadikan desa ini menjadi favorit destinasi bagi kalangan tokoh, baik itu artis, politisi maupun budayawan baik lokal maupun nasioanal. Maruarar Sirait, KH. Maman Imanul Haq, Rieke Diah Pitaloka (Oneng) adalah sebagian tokoh nasional yang pernah singgah, terakhir budayawan Jawa Barat sekaligus Bupati Purwakarta yakni, H. Dedi Mulyadi pernah manggung di Kampung Kaputren, desa Putridalem. Tahun ini rencananya akan digelar Pameran Internasional "Kampung Bambu" yang bertempat di Kampung Kaputren sebagai penghasil pohon bambu terluas di Desa Putridalem Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka.[butuh rujukan]

Referensi[sunting | sunting sumber]