Putri Salju (sinetron)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Putri Salju
PUTRI SALJU INDOSIAR.jpg
GenreKomedi
Fantasi
PembuatSoraya Intercine Films
Pemeran
Lagu pembukaPutih Salju, Intan
Lagu penutupPutih Salju, Intan
Negara Indonesia
BahasaBahasa Indonesia
Jumlah musim2
Jumlah episodeMusim 1: 13
Musim 2: 14
Total: 27 (daftar episode)
Produksi
ProduserRaam Soraya
LokasiJakarta, Indonesia
Durasi30-60 menit
Rumah produksiSoraya Intercine Films
DistributorIndosiar Karya Media (2006-2007)
Visi Media Asia (2016)
Rilis
Jaringan penyiarIndosiar (2006-2007)
antv (2016)
Format visual4:3 PAL
Format audioStereo
Dolby Digital 5.1
Tayang perdanaMusim 1: Rabu, 6 Desember 2006
Musim 2: Sabtu, 14 April 2007
Tanggal rilisMusim 1: Rabu, 6 Desember 2006
Musim 2: Sabtu, 14 April 2007 – Musim 1: Sabtu, 7 April 2007
Musim 2: Jum'at, 13 Juli 2007
Kronologi
Diawali olehHikmah 3
Dilanjutkan olehGhost
Pranala luar
[www.sorayaintercinefilms.com
www.indosiar.com
www.an.tv
www.antvklik.com Situs web]

Putri Salju adalah sebuah sinetron yang ditayangkan di Indosiar diproduksi Soraya Intercine Films & ditayangkan ulang di antv pada tahun 2016. Dan mempunyai 2 musim.

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Cerita[sunting | sunting sumber]

Sejak orang tuanya meninggal dunia, Rosa tinggal bersama tantenya yang bernama Yanti. Yanti sendiri bersuamikan Eman dan mereka mempunyai dua orang putri bernama Mona dan Sona.

Disaat Putri Salju sedang berdua bersama Rosa, Jojo dan Toto datang untuk menangkap Putri Salju. Jojo dan Toto kembali gagal, yang ada Putri Salju menyulap Toto menjadi seekor ayam jago.

Pada malam harinya disaat Lily sedang tidur, secara diam-diam Yanti masuk ke dalam kamar Lily dan mengganti air minum Lily yang ada disamping tempat tidur dengan air minum yang kemarin diberikan oleh Dukun Bantet.

Rosa merasa sedih dan menangis dipangkuan Putri Salju, pasalnya walau Rosa akan ikut lomba menari namun ia tidak diperbolehkan untuk menari dengan bagus. Itulah ancaman dari Yanti

Hari ini Eman sangat gembira karena mendapat empat tiket jalan-jalan ke luar negeri. Itu artinya adalah kesempatan baginya untuk berduaan dengan Lily.

Hari itu Yanti mengajak anak-anak pergi menginap di villa, Puncak tanpa Eman. Sesampainya di villa, Yanti menyiksa Rosa dengan menyuruh memasak dan mengerjakan pekerjaan rumah.

Di saat Rosa sedang menggosok pakaian, Sona datang mengganggu dan membuat baju Mona terbakar. Hal itu membuat Rosa dihukum oleh Yanti. Untungnya Putri Salju selalu ada untuk menolong Rosa.

Agar Rosa dapat bersekolah, maka Putri Salju mengubah dirinya menjadi salah satu petugas Komnasham yang datang ke rumah Yanti. Jika Yanti tidak menyekolahkan Rosa, maka Yanti akan berurusan dengan polisi.

Ari, ketua geng anak-anak nakal di sekolah memberi serbuk racun pada Mona. Lalu Mona bekerja sama dengan Sona mencampurkan makanan Rosa dengan serbuk racun itu.

Yanti dan Eman pergi ke seorang dukun bernama Jalal. Ternyata Jalal sedang berada dalam hukuman, karena ia telah membunuh ibunda Putri Salju. Dan hukuman itu bisa dibebaskan oleh orang yang pernah melihat Putri Salju.

Sebagai hukuman atas kejahatannya, Yanti dan Eman juga kedua putrinya diusir oleh Putri Salju dari rumah. Kemudian mereka pergi menuju rumah adik perempuan Yanti yang seorang tanpa anak bernama Nur dikampung.

Nur merasa dikhianati oleh Yanti, makanya dengan menggunakan kemoceng sakti milik Jalal, Nur pun menghukum Yanti dan dua putrinya menjadi tikus putih.

Berita kejahatan Putri Salju alias Yanti sudha tersebar ke mana-mana. Untunglah ada ayahnya Andi yang menebus Rosa dari penjara. Walaupun Rosa kembali disiksa oleh Yanti dan anak-anaknya, tetapi Rosa dapat membawa lari Wisnu.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]