Pusat Vavilov

Pusat Vavilov adalah sebuah wilayah geografis yang menjadi tempat di mana sekelompok organisme, baik yang telah terdomestikasi atau masih liar, pertama kali mengembangkan ciri-ciri khasnya.[1] Pusat-pusat Vavilov pertama kali diidentifikasi pada 1924 oleh Nikolai Vavilov. Ia mengemukakan bahwa pusat asal-usul sebuah spesies atau genus sama dengan pusat keanekaragamannya, yaitu wilayah geografis tempat di mana suatu spesies atau genus tersebut memiliki keanekaragaman genetik tertinggi. Namun, ahli-ahli belakangan memperdebatkan kesamaan ini.[2]
Indonesia sendiri juga merupakan bagian dari pusat Vavilov, lebih tepatnya bagian dari Subpusat Siam-Malaya-Jawa, di mana ciri-ciri khas dari pisang, manggis, tebu, kelapa, dan berbagai tumbuhan lainnya pertama kali hadir.
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "International Treaty on Plant Genetic Resources for Food and Agriculture" (PDF). Food and Agriculture Organization of the United Nations. 2009. hlm. Article 2.
- ↑ Singh, Dhan Pal; Singh, Asheesh K.; Singh, Arti (January 1, 2021). "Chapter 5 - Plant genetic resources". Dalam Singh, Dhan Pal; Singh, Asheesh K.; Singh, Arti (ed.). Plant Breeding and Cultivar Development. Academic Press. hlm. 129–157. doi:10.1016/B978-0-12-817563-7.00009-X. ISBN 978-0-12-817563-7. Diakses tanggal February 22, 2025.