Pulau Hans

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Koordinat: 80°49′35″N 66°27′30″W / 80.82639°N 66.45833°W / 80.82639; -66.45833

Pulau Hans
Nama lokal:

Tartupaluk  (Inuktitut dan Greenland)
ᑕᕐᑐᐸᓗᒃ (Aksara Inuktitut)
Hans Ø (Denmark)
Île Hans (Prancis)
HansIsland.png
Pulau Hans dari sisi timur (sisi Greenland)
HansIslandLocator.png
Letak Pulau Hans di antara Pulau Greenland dan Ellesmere
Geografi
LokasiKanal Kennedy, Selat Nares
Koordinat80°49′35″N 66°27′30″W / 80.82639°N 66.45833°W / 80.82639; -66.45833[1]
Luas1,3 km2
Panjang1.290 m
Lebar1.199 m
Pemerintahan
Negara
TeritoriNunavut
KawasanQikiqtaaluk
Ratu KanadaElizabeth II
Negara
Negara KonstituenGreenland
MunisipalitasAvannaata
Ratu DenmarkMargrethe II
Kependudukan
PendudukTidak berpenghuni (2022)
Peta Kanal Kennedy yang berisi Pulau Hans

Pulau Hans (bahasa Inuktitut dan Greenland: Tartupaluk, bahasa Denmark: Hans Ø, bahasa Prancis: Île Hans) adalah pulau tandus tak berpenghuni yang dimiliki oleh Denmark dan Kanada. Pulau ini memiliki luas 1,3 km2 (0,50 sq mi) dengan ukuran 1.290 x 1.199 m (4.232 x 3.934 ft). Pulau Hans terletak di tengah Kanal Kennedy, Selat Nares—selat yang memisahkan Pulau Ellesmere dengan bagian utara Greenland dan menghubungkan Teluk Baffin dengan Laut Lincoln.

Pulau Hans adalah pulau terkecil di antara tiga pulau yang ada di Kanal Kennedy lepas pantai Washington Land; pulau lainnya adalah Pulau Franklin dan Pulau Crozier. Pada titik ini, selatnya memiliki lebar 35 km (22 mi) dan menempatkan pulau ini tepat di tengah perbatasan laut teritorial Kanada dan Greenland (Denmark).

Pulau Hans diperkirakan telah menjadi tempat berburu bangsa Inuit sejak abad ke-14.[2] Pulau ini menjadi sengketa antara Kanada dan Denmark (atas nama Greenland)[3] sampai 14 Juni 2022 ketika kedua negara sepakat untuk membagi dua pulaunya.[4][5]

Etimologi[sunting | sunting sumber]

Sejarah[sunting | sunting sumber]


Persengketaan Pulau Hans disebut sebagai "salah satu sengketa wilayah paling pasif-agresif dalam sejarah" dan "perang paling ramah".[6]

Sejarah awal[sunting | sunting sumber]

Bangsa Inuit yang tinggal di utara Greenland atau Kanada telah mengetahui keberadaan Pulau Hans berabad-abad. Pada pertengahan abad ke-19, Selat Nares belum diketahui oleh bangsa Eropa.[7] Belum diketahui apakah bangsa Viking sempat mengunjungi pulau ini ketika Greenland diduduki oleh bangsa Nordik.

Perjanjian batas wilayah 1972–1973[sunting | sunting sumber]

Administrasi bersama[sunting | sunting sumber]

Perhatian media dan usaha negosiasi[sunting | sunting sumber]

Citra satelit Pulau Hans (2005) oleh Landsat 7 (NASA)

Perang Google[sunting | sunting sumber]

"Pertarungan Google" atau "Perang Google" adalah nama yang diberikan untuk jumlah iklan yang ditampilkan di Google tentang kedaulatan Pulau Hans di tangan Denmark atau Kanada.

Penyelesaian[sunting | sunting sumber]

Pada 10 Juni 2022, Pemerintah Denmark dan Kanada sepakat untuk membagi dua Pulau Hans setelah 17 tahun negosiasi.[8][9] Pada 14 Juni 2022, Menteri Luar Negeri Kanada Mélanie Joly, Menteri Luar Negeri Denmark Jeppe Kofod, dan Perdana Menteri Greenland Múte Bourup Egede menandatangani kesepakatan untuk membagi pulau tersebut.[4] Perjanjian ini akan berlaku setelah parlemen Kanada, Denmark, Greenland, dan Nunavut menyepakatinya.[10] Akibat perjanjian ini, Kanada dan Denmark (melalui Greenland) akan memiliki batas darat sepanjang 1.280 m (4.200 ft) yang mengikuti rekahan yang ada pada permukaan pulau tersebut dari utara ke selatan di dekat tengah pulau.[11][12] Setelah ratifikasi, pulau ini akan memiliki salah satu perbatasan darat antarnegara terpendek serta Kanada dan Denmark sama-sama memiliki dua perbatasan darat setelah sebelumnya hanya Amerika Serikat (Kanada) dan Jerman (Denmark).

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Hans Island". Canadian Geographical Names Database (CGNDB) (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 17 Juni 2022. 
  2. ^ "Whose Hans?" (dalam bahasa Inggris). Canadian Geographic. Diarsipkan dari versi asli tanggal 5 Januari 2013. 
  3. ^ McKernan, Bethan (13 November 2015). "Canada and Denmark are locked in an adorable war". i100.co.uk (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 14 November 2015. 
  4. ^ a b Marie Woolf (14 Juni 2022). "'Whisky war' with Denmark over tiny Arctic island ends peacefully with deal". CTV News Canada (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 17 Juni 2022. 
  5. ^ Austen, Ian (14 Juni 2022). "Canada and Denmark End Their Arctic Whisky War". The New York Times (dalam bahasa Inggris). ISSN 0362-4331. Diakses tanggal 14 Juni 2022. 
  6. ^ "Canada to get new land border with Denmark as decades-long Hans Island dispute ends". National Post (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 14 Juni 2022. 
  7. ^ Stevenson, Christopher (2007). "Hans Off!: The Struggle for Hans Island and the Potential Ramifications for International Border Dispute Resolution". Boston College International and Comparative Law Review (dalam bahasa Inggris). 30: 265. By most accounts, the first western explorer to discover and name Hans Island was American Charles Francis Hall. 
  8. ^ Chase, Steven (10 Juni 2022). "Canada and Denmark reach settlement over disputed Arctic island, sources say". The Globe and Mail (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 13 Juni 2022. 
  9. ^ "Canada and Denmark sign deal to divide uninhabited Arctic island". CBC News (dalam bahasa Inggris). 13 Juni 2022. 
  10. ^ Templat:Cit web
  11. ^ "Canada, Denmark agree on a landmark deal over disputed Hans Island". arctictoday.com (dalam bahasa Inggris). 
  12. ^ "Boundary dispute". Government of Canada (dalam bahasa Inggris). 14 Juni 2022. Diarsipkan dari versi asli tanggal 15 Juni 2022.