Lompat ke isi

Proteom

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Proteom adalah keseluruhan rangkaian protein yang diekspresikan, atau dapat diekspresikan, oleh genom, sel, jaringan, atau organisme pada waktu tertentu. Proteom adalah rangkaian protein hasil translasi yang diekspresikan dalam jenis sel atau organisme tertentu, pada waktu tertentu, dalam kondisi tertentu.[1] Istilah ini mulai muncul sejak Marc Wilkins[2] memberikan presentasi tentang "Elektroforesis 2D: dari peta protein ke genom" pada suatu simposium di Siena, Italia pada tahun 1994 dan mumcul di media cetak pada tahun 1995 saat sebagian disertasinya telah terbit.[3] Studi yang mempelajari tentang proteom adalah proteomika, yang mencakup analisis protein yang ditranslasi di dalam sel secara bersamaan seperti identifikasi protein, penentuan lokasi suatu protein, modifikasi pasca translasi, interaksi antar protein, dan fungsi protein di dalam sel. [1]

Jenis proteom

[sunting | sunting sumber]

Meskipun proteom umumnya merujuk pada proteom suatu organisme, organisme multiseluler dapat memiliki proteom yang sangat berbeda dalam sel yang berbeda, sehingga perlu dibedakan antara proteom dalam sel dan denga proteom organisme. Proteom seluler adalah kumpulan protein yang ditemukan dalam jenis sel tertentu dalam kondisi lingkungan tertentu seperti paparan stimulasi hormon. Lalu, kumpulan protein lengkap dari semua proteom seluler yang berbeda dapat disebut proteom organisme yang secara kasar setara dengan protein genom.

Istilah proteom juga telah digunakan untuk merujuk pada kumpulan protein dalam sistem subseluler tertentu, seperti organel. Misalnya, proteom mitokondria dapat terdiri dari lebih dari 3000 protein yang berbeda.[4][5][6]

Protein dalam virus dapat disebut proteom virus. Biasanya proteom virus diprediksi dari genom virus,[7] tetapi beberapa upaya telah dilakukan untuk menentukan semua protein yang diekspresikan dari genom virus, yaitu proteom virus.[8] Namun, lebih sering, proteomik virus menganalisis perubahan protein inang saat infeksi virus, sehingga pada dasarnya dua proteom (virus dan inangnya) telah dipelajari.[9]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 Aprilyanto, Victor; Sembiring, Langkah (2017). Bioinformatika. Yogyakarta: Innosain. ISBN 9786026542328. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. Wilkins, Marc (Dec 2009). "Proteomics data mining". Expert Review of Proteomics. 6 (6). England: 599–603. doi:10.1586/epr.09.81. PMID 19929606. S2CID 207211912.
  3. Wasinger VC, Cordwell SJ, Cerpa-Poljak A, Yan JX, Gooley AA, Wilkins MR, Duncan MW, Harris R, Williams KL, Humphery-Smith I (1995). "Progress with gene-product mapping of the Mollicutes: Mycoplasma genitalium". Electrophoresis. 16 (1): 1090–94. doi:10.1002/elps.11501601185. PMID 7498152. S2CID 9269742.
  4. Johnson, D. T.; Harris, R. A.; French, S.; Blair, P. V.; You, J.; Bemis, K. G.; Wang, M.; Balaban, R. S. (2006). "Tissue heterogeneity of the mammalian mitochondrial proteome". American Journal of Physiology. Cell Physiology. 292 (2): c689 – c697. doi:10.1152/ajpcell.00108.2006. PMID 16928776. S2CID 24412700.
  5. Morgenstern, Marcel; Stiller, Sebastian B.; Lübbert, Philipp; Peikert, Christian D.; Dannenmaier, Stefan; Drepper, Friedel; Weill, Uri; Höß, Philipp; Feuerstein, Reinhild; Gebert, Michael; Bohnert, Maria (June 2017). "Definition of a High-Confidence Mitochondrial Proteome at Quantitative Scale". Cell Reports. 19 (13): 2836–2852. doi:10.1016/j.celrep.2017.06.014. ISSN 2211-1247. PMC 5494306. PMID 28658629.
  6. Gómez-Serrano, M (November 2018). "Mitoproteomics: Tackling Mitochondrial Dysfunction in Human Disease". Oxid Med Cell Longev. 2018 1435934. doi:10.1155/2018/1435934. PMC 6250043. PMID 30533169.
  7. Uetz, P. (2004-10-15). "From ORFeomes to Protein Interaction Maps in Viruses". Genome Research (dalam bahasa Inggris). 14 (10b): 2029–2033. doi:10.1101/gr.2583304. ISSN 1088-9051. PMID 15489322.
  8. Maxwell, Karen L.; Frappier, Lori (June 2007). "Viral proteomics". Microbiology and Molecular Biology Reviews. 71 (2): 398–411. doi:10.1128/MMBR.00042-06. ISSN 1092-2172. PMC 1899879. PMID 17554050.
  9. Viswanathan, Kasinath; Früh, Klaus (December 2007). "Viral proteomics: global evaluation of viruses and their interaction with the host". Expert Review of Proteomics. 4 (6): 815–829. doi:10.1586/14789450.4.6.815. ISSN 1744-8387. PMID 18067418. S2CID 25742649.