Propranolol
Artikel ini memberikan informasi dasar tentang topik kesehatan. |
- Jangan dipertukaran dengan propanol yang sama sekali berbeda.
| Data klinis | |
|---|---|
| Pengucapan | /proʊˈprænəˌlɑːl/ |
| Nama dagang | Farmadral, Inderal, dll |
| AHFS/Drugs.com | monograph |
| License data |
|
| Kategori kehamilan |
|
| Rute pemberian | Oral, rektal, intravena |
| Kode ATC | |
| Status hukum | |
| Status hukum | |
| Data farmakokinetika | |
| Bioavailabilitas | 26% |
| Pengikatan protein | 90% |
| Metabolisme | Hati (luas) 1A2, 2D6; minor: 2C19, 3A4 |
| Metabolit | N-desisopropilpropranolol, 4'-hidroksipropanolol |
| Waktu paruh eliminasi | 4–5 jam |
| Ekskresi | Ginjal (<1%) |
| Pengenal | |
| |
| Nomor CAS | |
| PubChem CID | |
| IUPHAR/BPS | |
| DrugBank | |
| ChemSpider | |
| UNII | |
| KEGG | |
| ChEBI | |
| ChEMBL | |
| CompTox Dashboard (EPA) | |
| ECHA InfoCard | 100.007.618 |
| Data sifat kimia dan fisik | |
| Rumus | C16H21NO2 |
| Massa molar | 259,35 g·mol−1 |
| Model 3D (JSmol) | |
| Kiralitas | Racemic mixture |
| Titik leleh | 96 °C (205 °F) |
| |
| |
| (verify) | |
Propranolol (generik), atau nama komersialnya Inderal, adalah jenis obat penghalang beta untuk mengatasi darah tinggi, beberapa jenis ritme detak jantung abnormal, hipertiroidisme, hemangioma kapiler, dan tremor esensial. Obat ini juga mencegah migrain, serta serangan angina dan jantung berulang.[1]
Penggunannya bisa lewat oral atau injeksi. Obat oral bisa bereaksi dalam waktu cepat atau lama. Propanolol mulai bereaksi dalam waktu 30 menit setelah diminum dan efek maksimalnya bekerja setelah 60-90 menit.
Efek samping
[sunting | sunting sumber]Efek samping yang sering terjadi adalah mual, sakit perut, dan sembelit. Obat ini tidak boleh digunakan mereka yang denyut jantungnya sudah sangat lambat dan yang menderita gagal jantung.
Menghentikan penggunaan tiba-tiba bisa membuat peminumnya mengalami tekanan darah lebih buruk dibanding sewaktu belum meminum.
Obat ini bisa memperburuk asma dan harus digunakan hati-hati oleh pengguna yang bermasalah dengan ginjal dan hati. Penderita diabetes harus hati-hati karena propanolol bisa menurunkan gula darah sehingga mendorong terjadinya hipoglikemia.
Overdosis
[sunting | sunting sumber]Overdosis provanolol bisa menyebabkan kejang. Henti jantung bisa terjadi karena aritmia ventrikuler mendadak, atau syok kardiogenik yang bisa mendorong terjadinya bradikardia PEA. Karena itulah obat ini harus hati-hati diresepkan pada penderita dengan gejala depresi dan kecenderungan bunuh diri.
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ https://www.drugs.com/propranolol.html. "Propranolol: Uses, Dosage, Side Effects, Warnings". Drugs.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-06-23.
- ECHA InfoCard ID dari Wikidata
- Multiple chemicals in Infobox drug
- Drug has EMA link
- Drugboxes which contain changes to watched fields
- Penghalang beta
- Anksiolitik
- Obat Esensial Nasional Indonesia
- Antiaritmia
- Antihipertensi
- Obat yang dikembangkan oleh AstraZeneca
- Penghalang saluran natrium
- Antagonis 5-HT1A
- Antagonis 5-HT1B
- Antagonis 5-HT2B
- Obat serupa disulfiram
- Senyawa isopropilamino
- N-isopropil-fenoksipropanolamina
- Eter naftol
- Penghambat pengambilan kembali norepinefrin
- Senyawa 1-naftil
- Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia