Prasasti Padlegan
Artikel ini sudah memiliki daftar referensi, bacaan terkait, atau pranala luar, tetapi sumbernya belum jelas karena belum menyertakan kutipan pada kalimat. |
| Prasasti Padlegan | |
|---|---|
| Nama sebagaimana tercantum dalam Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya | |
| Peringkat | Daerah |
| Kategori | Situs Benda Cagar Budaya |
| No. Regnas | LXVII |
| Lokasi keberadaan | Museum Penataran |
| Tanggal SK | 1038 Śaka (1116 Masehi) |
| Pemilik | |
| Pengelola | Museum Penataran |
Prasasti Padlegan I ditemukan di Desa Pikatan, Wonodadi, Distrik Srengat, Afdeling Blitar, Residentie Kediri. Prasasti ini Kemudian dipindahkan ke Pendopo Kabupaten Blitar (sekarang jadi Museum Penataran Kabupaten Blitar). Prasasti ini berbentuk stella, dengan puncak kurawal dengan ukuran tinggi : 145 Cm, lebar atas 81 cm, lebar bawah : 70 cm, tebal : 18 cm. Meski sekarang aksara jawa kunonya sudah banyak yang aus, prasasti ini telah terbaca oleh JLA Brandes dan didokumentasikan lewat Oud Javansche Oorkonde dengan nomor prasasti no. LXVII.
Prasasti ini memiliki penanggalan angka tahun 1038 Saka atau tepatnya 11 Januari 1116 Masehi. Nama raja yang disebut adalah Sri Bameswara dengan bergelar abhiseka lengkapnya sebagai çrï (mahā)raja çrï bāmeḉwara sakalabhuwaņatuṣṭikāraņa (sa)rwwāniwāryyawïryya parakrama digjayotunggadewa. Isi dari prasasti ini adalah memperingati penetapan suatu daerah menjadi sima sebagai anugerah dari raja Sri Bameswara kepada para pejabat Desa Padlegan, karena mereka telah menunjukan kesetiaanya kepada raja dengan mengorbankan jiwanya di medan pertempuran (Boechari, 2012 : 16-17).
Lihat pula
[sunting | sunting sumber]Referensi
[sunting | sunting sumber]1. https://andrikyawarman.wordpress.com/2016/04/14/prasasti-padlegan-i/amp/
Muljana, Prof. Dr. Slamet (2006). Tafsir Sejarah Nagara Kretagama. LKiS Yogyakarta. ISBN 979-25-5254-5. Cet. IV, hlm. 46. Diaksés 6 Agustus 2012.