Prasasti Anggehan
Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. |
Prasasti Anggehan adalah batu prasasti yang bertarikh 769 saka (847 M) dan diterbitkan pada masa pemerintahan Rakai Pikatan dari Kerajaan Medang. Prasasti ini dicatat di dalam dokumen OV tahun 1928 dan dilaporkan bahwa batu lingga ini berasal dari desa Gayamprit di wilayah Klaten, kemudian dibawa ke Museum Sriwedari. Selanjutnya R. Goris menuliskan dan menerbitkan ke dalam pV. tahun 1928, p. 63-70.[1][2] Batu lingga itu memiliki tinggi 82 cm, lingkar bulatan 90 cm, dan kaki kotak 28 cm. Pada lingga terpahat tulisan melingkar berupa aksara Jawa Kuno sebanyak tiga baris dengan ukuran kurang lebih 4 cm.[3]
Isi Prasasti
[sunting | sunting sumber]1. Selamat, tahun Saka 769 telah berjalan, bulan
2. Phalguna tanggal 1 bagian bulan ge
3. Paniruan (nama hari ke 4 dari pekan siklus 6), Pon (nama hari ke 2 dari pekan siklus B), Sukra (Jum'at). Itulah saatnya sang pamgat
4. Anggehan meresmikan sima (daerah perdikan swatantra)
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "BERITA PENELITIAN ARKEOLOGI no 37" (PDF). repositori.kemendikdasmen.go.id. Diakses tanggal 22 Nov 2025.
- ↑ "PRASASTI ANGGEHAN I DAN II : KAJIAN PALEOGRAFI DAN ANALISIS KEDUDUKAN JABATAN ANGGEHAN DALAM BIROKRASI JAWA KUNO". repository.ugm.ac.id. Diakses tanggal 22 Nov 2025.
- ↑ "Prasasti Anggehan di Klaten, para Arkeolog Tak Satu Suara". tribunnews.com. Diakses tanggal 22 Nov 2025.
1. R. Goris: "De Oud—javaansche Inscripties unit het Sri—Wedari Museum te Soerakarta," dalam OV. 1928, p. 63-70.