Porman Wilson Manalu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Porman Wilson Manalu
PormanWilsonManalu.jpg
Lahir23 Juli 1966 (umur 53)
Bendera Indonesia Medan
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
Pekerjaanpenyair, seniman, wartawan, sutradara, pegiat seni
Tahun aktif
1980 - sekarang
Organisasi
DKSUlogo.png
Dewan Kesenian Sumatra Utara
Jabatan
Wakil Ketua Bidang Organisasi
Masa jabatan
2017 - 2022
Suami/istriSri Wahyuningsih
Anak
  • Wangsit Ajeng Utami

  • Lanjar Melati Setiomentari

Porman Wilson Manalu dikenal sebagai penyair senior berdarah Batak kelahiran Medan, Sumatra Utara.

Berdasarkan hasil Rapat Pleno II tahun 2019, Porman diangkat menjadi Wakil Ketua Bidang Organisasi Dewan Kesenian Sumatera Utara (DKSU);[1] yakni organisasi non struktural perpanjangan tangan Gubernur Sumatra Utara yang bergerak pada bidang kesenian, sastra, budaya dan pariwisata.

Latar Belakang[sunting | sunting sumber]

Porman Wilson Manalu lahir dan menetap di Kota Medan, Sumatra Utara. Ia merupakan anak keempat dari lima bersaudara.

Porman mengawali karir kepenyairannya sekitar tahun 1980-an, dan secara konsisten menghasilkan karya-karya puisi beraneka tema hingga saat ini.

Kekhasan dari puisi karya Porman terletak pada pengangkatan tema-tema filsafat ketuhanan, humanisme, erotisme dan politik. Adapun mulai pertengahan dasawarsa 2000, ia gemar menerbitkan karyanya tersebut di berbagai situs media sosial.

Sekitar tahun 2018, Porman bersama beberapa penyair Sumatra Utara berhasil mendirikan "Komunitas Kata-Kata" dan secara rutin menyelenggarakan kegiatan "baca puisi bulanan".

Pengalaman[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2017, Porman menghadiri beberapa pertemuan sastra di Malaysia. Adapun kegiatan tersebut berupa pembacaan puisi pada acara "Mengenang Usman Awang" (Sastrawan Negara Malaysia) di Sungai Besar, Selangor, Malaysia; menjadi penyair tamu pada acara "Gelanggang Budaya Negeri Sembilan Malaysia" dan peluncuran Antologi "Puisi Langit Kita" oleh "Gerakbudaya Enterprise", Petaling Jaya, Malaysia.

Pada tanggal 7 - 9 Desember 2018, Porman mengikuti kegiatan "Ziarah Karyawan Nusantara" di Janda Baik, Betong Pahang, Malaysia bersama sastrawan asal Malaysia, Indonesia dan Singapura.

Selain berkarir di dunia puisi, Porman juga aktif terlibat dalam bidang seni teater dan jurnalistik.

Porman tercatat sebagai pendiri "Teater Que", sekaligus bertindak sebagai sutradara yang berhasil menampilkan kedua karyanya, "Obsesi Bah" dan "Dialog Kursi", ke beberapa provinsi di Indonesia.

Pada tahun 2005, Porman bersama Kampusi Promo sempat menyutradarai lakon komedi "Mentang-mentang dari New York" karya Marcelino Acana Jr. di Medan; yang merupakan karya saduran Noorca M. Massardi. Selanjutnya, ia bertindak sebagai sutradara dari lakon "Maling Menuntut Keadilan" karya Vredi KM, yang dipentaskan di Medan pada tahun 2006.

Sejak bulan September tahun 2018, Porman dikenal luas sebagai pendiri "Bengkel Monolog]] sekaligus orang yang menggagasi kegiatan pentas monolog rutin.

Sebagai seorang seorang wartawan, Porman sempat menduduki jabatan Pemimpin Redaksi dari berbagai surat kabar Medan; antara lain "Harian Radar Nauli", "Harian Sumut Pos", "Harian MX" dan "Harian Posmetro Medan". Selain itu, ia merupakan salah satu Mantan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Medan dan Wakil Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Sumatra Utara.

Publikasi[sunting | sunting sumber]

Publikasi karya Porman Wilson Manalu, antara lain:

  1. Antologi Bersama: Bumi dan Tengok (Arsas Medan, 2003);
  2. Airmata Rohingya (Aliansi Penulis Waspada, 2017);
  3. Nyanyian Puisi Untuk Ane Matahari (Imaji Indonesia, 2017);
  4. PUISI MENOLAK KORUPSI : Membedah Korupsi Kepala Daerah! 200 Penyair Indonesia (Elmatera Yogyakarta, 2017);
  5. Antologi Puisi Kemanusiaan dan Anti Kekerasan Jejak Air Mata: Dari Sittwe ke Kuala Langsa (Daulat Press Jakarta, 2017);
  6. Antologi Puisi MENGUNYAH GERAM (Seratus Puisi Melawan Korupsi) oleh Seratus Penyair Indonesia (Yayasan Manikaya Kauci, bekerjasama dengan Jatijagat Kampung Puisi dan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK);
  7. Kompilasi Puisi Tunggal Amaniata (Elmatera Yogyakarta, 2017);[2]
  8. Kumpulan Puisi Wartawan Indonesia Pesona Ranah Bundo (Dinas Pariwisata Provinsi Sumatra Barat, 2018;
  9. Senyuman Lembah Ijen (Antologi Puisi Nusantara) (TareSI Publisher, Pemkab Banyuwangi & Dewan Kesenian Banyuwangi, 2018);
  10. Antologi Puisi 101 Penyair Nusantara Marhaban ya Ramadhan (Perkumpulan Rumah Seni Asnur, Depok, 2018);
  11. Antologi Puisi ASEAN Doa Seribu Bulan (Perkumpulan Rumah Seni Asnur, Depok, 2018);
  12. Wangian Kembang, Antologi Puisi Konvensi Penyair Dunia (Konpen) 2018 (Persatuan Penyair Malaysia, 2018);
  13. Kumpulan Puisi Penyair Lima Kota: Politik Indonesia dalam Puisi (Fosad, 2019);[3]
  14. 100 Penyair Indonesia dalam Antologi Puisi Binjai (Kosambi, 2019;
  15. Kumpulan Puisi Rumah Tak Biasa (Fosad, 2019);
  16. Antologi Puisi Sajadah (Pustaka Diksi, bekerjasama dengan HSBI Medan, 2019);
  17. Antologi Puisi: Meretas Jalan Sunyi (Kosambi, Sadari, Binjai, 2019).

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2009, Porman menerima penghargaan dari UKM Teater O Universitas Sumatera Utara sebagai "Tokoh Teater Sumatera Utara".

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Artikel "Pelantikan Pengurus DKSU" - Rapat Pleno II DKSU". sumut24.co. Diakses tanggal 2019-11-03. 
  2. ^ "Artikel "Porman Wilson Manalu Luncurkan Kumpulan Sajak Amaniata". gapuranews.com. Diakses tanggal 2017-08-30. 
  3. ^ "Artikel "Puisi Bernuansa Politik karya Porman Wilson Manalu=gapuranews.com". Diakses tanggal 2019-02-14.