Pippin II dari Aquitaine

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Sebuah obolos Pippin, dari tahun 845–848

Pippin II, disebut yang Muda (823 – set. 864 di Senlis), merupakan seorang Raja Aquitaine dari tahun 838 sebagai penerus ayahandanya setelah kematiannya, Pippin I. Pippin II adalah putra sulung Pippin I dan Ingeltrude,[1] putri Theodobert, Comte Madrie. Dia adalah cucu Kaisar Ludwig yang Saleh.

Pippin terpilih sebagai raja atas kematian ayahandanya oleh para bangsawan Aquitaine yang ingin sekali membangun kemerdekaan mereka dari Kekaisaran. Namun, kakeknya yang sudah tua, Ludwig yang Saleh, telah menunjuk putranya, Karl yang Botak, pamanda Pippin yang kira-kira seusia dengannya, sebagai Raja Aquitaine pada tahun 832 ketika dia (secara nominal) menghapus hak waris Pippin I. Pippin setelah itu berperang dengan pamandanya Karl. Ludwig yang saleh sepenuhnya mencabut haknya di Crémieu dan kemudian di Worms dalam dua divisi kekaisaran berikutnya.

Ludwig menuntut rakyat Aquitaine mengirim Pippin ke Aachen untuk mempelajari cara-cara tata pemerintahan yang baik namun mereka menolak. Pippin memegang kendali penuh atas Aquitaine sampai 841 ketika dia pergi ke bantuan pamannya, Lothair I, pada Pertempuran Fontenoy. Pippin mengalahkan Karl yang Botak, tetapi Lothair dialihkan oleh Ludwig si Jerman, putra Kaisar Ludwig yang lain. Pippin kembali ke Aquitaine dan melanjutkan perang dengan Karl yang Botak.

Pada tahun 844 Pippin membuat kesalahan fatal meminta bantuan dari Jarl Oscar, seorang petualang Viking . Dia membimbing pasukan Oscar menaiki Garonne ke Toulouse, memberi mereka kesempatan untuk mencari lahan untuk dijarah. Pada tahun 845 Pippin menyambut Seguin dari Bordeaux yang membelot dari sisi Kaisar. Pippin membuatnya dux Wasconum, untuk membantu perjuangannya melawan Sans II Sancion dari Gascogne, yang telah berperang dengan ayahandanya Pippin I.

Bordeaux, kota terbesar di Aquitaine dan kemudian dikendalikan oleh Karl, disita  oleh Oscar pada tahun 847, dengan bantuan warga yang tidak puas. Mereka adalah orang Yahudi atau partisan Pippin. Hilangnya kota ini bagi seorang bajak laut kafir, ditambah dengan minuman keras dan hidup longgar Pippin, mengikis dukungannya pada kaum bangsawan sampai tahun 848 ia tidak mendapat dukungan. Adiknya, Karl kemudian mencoba mengklaim Kerajaan Aquitaine untuk dirinya sendiri.

Pemerintahan Pippin II akhirnya berakhir pada tahun 851 atau 852 ketika ia ditangkap oleh Sans II Sancion, dan diserahkan kepada Karl. Dia ditahan di biara Saint Médard di Soissons. Sebagai imbalan Sans dianugerahi status Adipati.

Ludwig si Jerman, yang berperang dengan Karl yang Botak, mengirim putranya Ludwig III, untuk mengklaim Aquitaine. Dia berbaris sejauh Limoges pada tahun 855 sebelum kembali ke timur.

Pippin melarikan diri dan memulihkan sebagian otoritas dan tanah lamanya pada tahun 854. Bangsa Viking kini didirikan di Lembah Loire memorak-porandakan Poitiers, Angoulême, Périgueux, Limoges, Clermont, dan Bourges sementara Karl yang Botak sibuk mencoba menaklukkan Pippin. Pada tahun 864 Pippin bergabung dengan Viking dan dikabarkan telah berubah dari agama Kristen untuk menyembah Odin dan "hidup seperti salah satu dari mereka [Viking]".[2] Dia bergabung dengan Viking dalam serangan ke Toulouse. Dia ditangkap lagi pada tahun 864, digulingkan oleh Dekrit Pistres, dan dipenjarakan di Senlis, di mana dia meninggal.

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Also called Engelberga, Rigarde, Hringard, or Ringart.
  2. ^ "Pepin II of Aquitaine," The Routledge Companion to Medieval Warfare, Jim Bradbury, ed. (Routledge, 2004), 72. Archibald Ross Lewis (1965), The Development of Southern French and Catalan Society, 718–1050 (Austin: University of Texas Press), 100–101, mentions Pepin's Viking alliance without reference to paganism. Edward Peters (1970), The Shadow King: Rex inutilis in Medieval Law and Literature, 751–1327 (New Haven: Yale University Press), 67–8, cites criticism of Pepin from the Annales Bertiniani under the year 843.
Pippin II dari Aquitaine
Lahir: 823 Wafat: 864
Didahului oleh:
Pippin I
Raja Aquitaine
838–864
bersama dengan Karl yang Botak dan
Charles Bocah sbg saingan
Diteruskan oleh:
Charles Bocah