Lompat ke isi

Piala Asia U-20 AFC 2023

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Piala Asia U-20 AFC 2023
2023 yil U-20 Osiyo chempionati
Informasi turnamen
Tuan rumah Uzbekistan
Jadwal
penyelenggaraan
1–18 Maret 2023
Jumlah
tim peserta
16 (dari 1 konfederasi)
Tempat
penyelenggaraan
2 (di 2 kota)
Hasil turnamen
Juara Uzbekistan (gelar ke-1)
Tempat kedua Irak
Statistik turnamen
Jumlah
pertandingan
31
Jumlah gol69 (2,23 per pertandingan)
Jumlah
penonton
169.342 (5.463 per pertandingan)
Pencetak gol
terbanyak
Jepang Naoki Kumata
(5 gol)
2025
Seluruh statistik akurat per 18 Maret 2023.

Piala Asia U-20 AFC 2023 akan menjadi edisi ke-41 dari Piala Asia U-20 AFC (termasuk edisi sebelumnya dari Kejuaraan Remaja AFC dan Kejuaraan U-19 AFC), kejuaraan sepak bola remaja internasional 2 tahunan yang diorganisasi oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk tim nasional sepak bola pria U-19 di Asia. Edisi ini akan menjadi yang pertama dimainkan sebagai turnamen U-20, karena AFC memutuskan untuk mengubah turnamen dari U-19 menjadi U-20 mulai 2023.[1] Selain itu, turnamen tersebut juga berganti nama dari "Kejuaraan U-19 AFC" menjadi "Piala Asia U-20 AFC".[2] Pada 25 Januari 2021, AFC mengumumkan bahwa Uzbekistan akan mempertahankan hak tuan rumah untuk edisi 2023 setelah pembatalan Kejuaraan U-19 AFC 2020 karena pandemi COVID-19.[3]

Sebanyak 16 tim akan bertanding di turnamen tersebut. Empat tim teratas turnamen akan lolos ke Piala Dunia U-20 FIFA 2023 di Indonesia sebagai perwakilan AFC selain Indonesia yang secara otomatis lolos sebagai tuan rumah. Jika Indonesia berhasil mencapai semifinal, maka satu perempat finalis yang kalah akan lolos ke Piala Dunia U-20 FIFA.

Uzbekistan berhasil meraih gelar pertama di turnamen ini, setelah mengalahkan Irak di pertandingan final.

Kualifikasi

[sunting | sunting sumber]

Pertandingan kualifikasi dijadwalkan akan dimainkan pada 10–18 September 2022.[4]

Tim yang lolos

[sunting | sunting sumber]

Sebanyak 16 tim termasuk tuan rumah Uzbekistan akan lolos ke putaran final.

Tim Status Penampilan Penampilan terbaik sebelumnya
 UzbekistanTuan rumahke-7Juara kedua (2008)
 Arab SaudiJuara Grup Ake-15Juara (1986, 1992, 2018)
 QatarJuara Grup Bke-15Juara (2014)
 JepangJuara Grup Cke-38Juara (2016)
 YordaniaJuara Grup Dke-8Peringkat keempat (2006)
 Korea SelatanJuara Grup Eke-39Juara (1959, 1960, 1963, 1978, 1980, 1982, 1990, 1996, 1998, 2002, 2004, 2012)
 IndonesiaJuara Grup Fke-18Juara (1961)
 OmanJuara Grup Gke-3Babak grup (2000, 2014)
 AustraliaJuara Grup Hke-8Juara kedua (2010
 TajikistanJuara Grup Ike-5Perempat final (2016, 2018)
 IranJuara Grup Jke-21Juara (1973, 1974, 1975, 1976)
 Vietnam5 tim terbaik peringkat keduake-20[cat. 1]Semifinal (2016)
 Kirgizstan5 tim terbaik peringkat keduake-2Babak grup (2006)
 Tiongkok5 tim terbaik peringkat keduake-19Juara (1985)
 Irak5 tim terbaik peringkat keduake-18Juara (1975, 1977, 1978, 1988, 2000)
 Suriah5 tim terbaik peringkat keduake-11Juara (1994)

Tempat penyelenggaraan

[sunting | sunting sumber]

Pertandingan akan dimainkan di empat tempat di dua kota di Uzbekistan.

Tashkent Fergana
Stadion Miliy Stadion JAR Stadion Lokomotiv Stadion Istiqlol
Kapasitas: 34.000 Kapasitas: 8.500 Kapasitas: 8.000 Kapasitas: 20.200
Kota tuan rumah di Uzbekistan Stadion di Tashkent

Pada Februari 2023, AFC mengumumkan total 13 wasit (termasuk satu wanita) dan 18 asisten wasit (termasuk dua wanita) yang ditunjuk untuk turnamen tersebut.

Wasit


Asisten wasit

Pengundian putaran final diadakan pada 26 Oktober 2022, 12:00 UZT (UTC+5), di Tashkent, Uzbekistan.[6] 16 tim diundi ke dalam empat grup yang terdiri dari empat tim, dengan tim yang diunggulkan berdasarkan performa mereka di putaran final Kejuaraan U-19 AFC 2018 dan kualifikasi, dengan tuan rumah Uzbekistan secara otomatis diunggulkan dan ditempatkan ke Posisi A1 dalam undian.[7]

Pot 1 Pot 2 Pot 3 Pot 4

Babak grup

[sunting | sunting sumber]

Dua tim teratas dari masing-masing grup akan melaju ke perempat final.

Kriteria Peringkat

Peringkat tim dihitung berdasarkan poin (3 poin jika menang, 1 poin jika seri, 0 poin jika kalah). Jika terdapat poin yang sama, kriteria akan diterapkan dalam urutan berikut:[8]

  1. Head-to-head poin dalam pertandingan antara tim dengan poin yang sama;
  2. Head-to-head selisih gol dalam pertandingan head-to-head antara tim dengan poin yang sama;
  3. Head-to-head gol yang dicetak dalam pertandingan head-to-head antara tim dengan poin yang sama (tidak berlaku untuk pertandingan yang diadakan di tempat terpusat);
  4. Head-to-head gol tandang dicetak dalam pertandingan head-to-head di antara tim dengan poin yang sama;
  5. Jika lebih dari dua tim memiliki poin yang sama, dan setelah menerapkan kriteria 1 hingga 4 masih sama, kriteria 1 hingga 4 diterapkan kembali khusus untuk tim-tim ini;
  6. Selisih gol di semua pertandingan grup;
  7. Gol yang dicetak di semua pertandingan grup;
  8. Adu penalti jika hanya dua tim yang memiliki poin yang sama dan mereka bertemu di partai terakhir penyisihan grup.
  9. Poin disiplin (kartu kuning = 1 poin, kartu merah akibat dua kartu kuning = 3 poin, kartu merah langsung = 3 poin, kartu kuning diikuti kartu merah langsung = 4 poin);
  10. Drawing.

Semua waktu lokal, UZT (UTC+5).

Jadwal
Matchday Tanggal Pertandingan
Matchday 1 1–3 Maret 2023 1 v 4, 2 v 3
Matchday 2 4–6 Maret 2023 4 v 2, 3 v 1
Matchday 3 7–9 Maret 2023 1 v 2, 3 v 4
Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1  Uzbekistan (H) 3 2 1 0 3 0 +3 7 Lolos ke babak gugur
2  Irak 3 1 1 1 3 2 +1 4
3  Indonesia 3 1 1 1 1 2 1 4
4  Suriah 3 0 1 2 1 4 3 1
Sumber: AFC
Kriteria penentuan peringkat: Kriteria peringkat
(H) Tuan rumah.
Indonesia 0–2 Irak
Laporan
Penonton: 120
Uzbekistan 2–0 Suriah
Laporan

Suriah 0–1 Indonesia
Laporan
Irak 0–1 Uzbekistan
Laporan

Uzbekistan 0–0 Indonesia
Laporan
Irak 1–1 Suriah
Abdul Kareem 17' Laporan Al Ramadan 90+5'
Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1  Iran 3 2 0 1 6 4 +2 6[a] Lolos ke babak gugur
2  Australia 3 2 0 1 12 4 +8 6[a]
3  Vietnam 3 2 0 1 4 4 0 6[a]
4  Qatar 3 0 0 3 2 12 10 0
Sumber: AFC
Kriteria penentuan peringkat: Kriteria peringkat
Catatan:
  1. 1 2 3 Head-to-head selisih gol: Iran +1, Australia 0, Vietnam –1.
Australia 0–1 Vietnam
Laporan
Qatar 0–1 Iran
Laporan

Iran 2–3 Australia
Laporan
Vietnam 2–1 Qatar
Laporan

Vietnam 1–3 Iran
Laporan
Wasit: Abdullah Jamali (Kuwait)
Qatar 1–9 Australia
Laporan
Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1  Korea Selatan 3 2 1 0 6 0 +6 7 Lolos ke babak gugur
2  Yordania 3 1 1 1 2 2 0 4
3  Tajikistan 3 1 1 1 1 2 1 4
4  Oman 3 0 1 2 0 5 5 1
Sumber: AFC
Kriteria penentuan peringkat: Kriteria peringkat
Korea Selatan 4–0 Oman
Laporan
Tajikistan 0–2 Yordania
Laporan

Yordania 0–2 Korea Selatan
Laporan
Oman 0–1 Tajikistan
Laporan Kamolov 80'

Yordania 0–0 Oman
Laporan
Korea Selatan 0–0 Tajikistan
Laporan
Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1  Jepang 3 3 0 0 7 2 +5 9 Lolos ke babak gugur
2  Tiongkok 3 1 1 1 4 3 +1 4
3  Arab Saudi 3 1 0 2 2 4 2 3
4  Kirgizstan 3 0 1 2 1 5 4 1
Sumber: AFC
Kriteria penentuan peringkat: Kriteria peringkat
Arab Saudi 1–0 Kirgizstan
Laporan
Jepang 2–1 Tiongkok
Laporan

Kirgizstan 0–3 Jepang
Laporan
Tiongkok 2–0 Arab Saudi
Laporan

Arab Saudi 1–2 Jepang
Laporan
Tiongkok 1–1 Kirgizstan
Laporan
Penonton: 235
Wasit: Abdullah Jamali (Kuwait)

Babak gugur

[sunting | sunting sumber]

Pada babak gugur, pertandingan dengan hasil imbang hingga waktu penuh berakhir akan dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu dan adu penalti (Regulasi Pasal 12.1 dan 12.2).[8]

 
Perempat finalSemifinalFinal
 
          
 
11 Maret – Tashkent (Milliy)
 
 
 Uzbekistan (a.p.)1 (5)
 
15 Maret – Tashkent (Milliy)
 
 Australia1 (4)
 
 Uzbekistan (a.p.)0 (3)
 
12 Maret – Tashkent (JAR)
 
 Korea Selatan0 (1)
 
 Korea Selatan (p.w.)3
 
18 Maret – Tashkent (Milliy)
 
 Tiongkok1
 
 Uzbekistan1
 
11 Maret – Tashkent (JAR)
 
 Irak0
 
 Iran0
 
15 Maret – Tashkent (JAR)
 
 Irak1
 
 Irak (a.p.)2 (5)
 
12 Maret – Tashkent (Lokomotiv)
 
 Jepang2 (3)
 
 Jepang2
 
 
 Yordania0
 

Perempat final

[sunting | sunting sumber]

Pemenang babak perempat final akan lolos ke Piala Dunia U-20 FIFA 2023.

Iran 0–1 Irak
Laporan Jasim 90+1'


Korea Selatan 3–1 (p.w.) Tiongkok
Laporan
Penonton: 467
Wasit: Yahya Al-Mulla (Uni Emirat Arab)

Jepang 2–0 Yordania
Laporan

Semifinal

[sunting | sunting sumber]
Irak 2–2 (p.w.) Jepang
Laporan
Adu penalti
5–3
Penonton: 251
Wasit: Ammar Mahfoodh (Bahrain)

Uzbekistan 1–0 Irak
Rahmonaliyev 72' (pen.) Laporan

Statistik

[sunting | sunting sumber]

Pencetak gol

[sunting | sunting sumber]

Sebanyak 69 gol telah dicetak pada 31 pertandingan, dengan rata-rata 2,23 gol per pertandingan (per 18 Maret 2023).

5 gol

3 gol

2 gol

1 gol

1 gol bunuh diri

Kedisiplinan

[sunting | sunting sumber]

Seorang pemain atau ofisial tim secara otomatis diskors untuk pertandingan berikutnya karena pelanggaran berikut:[8]

  • Menerima kartu merah (hukuman untuk kartu merah dapat diperpanjang untuk pelanggaran serius)
  • Menerima dua kartu kuning dalam dua pertandingan; kartu kuning kedaluwarsa setelah selesainya perempat final (penangguhan kartu kuning tidak diteruskan ke pertandingan internasional lainnya di masa mendatang)

Penangguhan berikut dilakukan selama turnamen berlangsung:

Pemain/Ofisial Pelanggaran Penangguhan
Irak Charbel Shamoon Red card vs. Indonesia (Pertandingan 1 Grup A; 1 Maret) vs. Uzbekistan (Pertandingan 2 Grup A; 4 Maret)
Yordania Baker Kalbouneh Red card vs. Tajikistan (Pertandingan 1 Grup C; 2 Maret) vs. Korea Selatan (Pertandingan 2 Grup C; 5 Maret)
Iran Erfan Ghorbani Yellow card vs. Qatar (Pertandingan 1 Grup B; 1 Maret)
Yellow card vs. Australia (Pertandingan 2 Grup B; 4 Maret)
vs. Vietnam (Pertandingan 3 Grup B; 7 Maret)
Uzbekistan Shakhzodbek Rahmatullayev Red card vs. Irak (Pertandingan 2 Grup A; 4 Maret) vs. Indonesia (Pertandingan 3 Grup A; 7 Maret)
Qatar Younis Mohammed Yellow card vs. Iran (Pertandingan 1 Grup B; 1 Maret)
Yellow card vs. Vietnam (Pertandingan 2 Grup B; 4 Maret)
vs. Australia (Pertandingan 3 Grup B; 7 Maret)
Yordania Yousef Hassan Hussein Yellow card vs. Tajikistan (Pertandingan 1 Grup C; 2 Maret)
Yellow card Grup C vs. Korea Selatan (Pertandingan 2 Grup C; 5 Maret)
vs. Oman (Pertandingan 3 Grup C; 8 Maret)
Oman Turki Bait Rabia Yellow card vs. Korea Selatan (Pertandingan 1 Grup C; 2 Maret)
Yellow card vs. Tajikistan (Pertandingan 2 Grup C; 5 Maret)
vs. Yordania (Pertandingan 3 Grup C; 8 Maret)
Tiongkok Chen Zhexuan Yellow card Grup D vs. Jepang (Pertandingan 1; 3 Maret)
Yellow card Grup D vs. Kirgizstan (Pertandingan 3 Grup D; 9 Maret)
vs. Korea Selatan (Perempat final; 12 Maret)
Tiongkok Behram Abduweli Yellow card vs. Arab Saudi (Pertandingan 2 Grup D; 6 Maret)
Yellow card vs. Kirgizstan (Pertandingan 3 Grup D; 9 Maret)
vs. Korea Selatan (Perempat final; 12 Maret)
Jepang Kosuke Matsumura Yellow card vs. Kirgizstan (Pertandingan 2 Grup D; 6 Maret)
Yellow cardvs. Arab Saudi (Pertandingan 3 Grup D; 9 Maret)
vs. Yordania (Perempat final; 12 Maret)

Tim yang lolos ke Piala Dunia U-20 FIFA 2023

[sunting | sunting sumber]

Berikut lima tim dari AFC yang lolos ke Piala Dunia U-20 FIFA 2023.

Tim Metode kualifikasi Penampilan di Piala Dunia U-20 FIFA sebelumnya1
 Irak11 Maret 20234 (1977, 1989, 2001, 2013)
 Uzbekistan11 Maret 20234 (2003, 2009, 2013, 2015)
 Korea Selatan12 Maret 2023
 Jepang12 Maret 2023
1 Tebal menunjukkan juara pada edisi tersebut. Miring menunjukkan tuan rumah pada edisi tersebut.

Lihat juga

[sunting | sunting sumber]
  1. Antara tahun 1959 dan 1974, Vietnam bertanding dalam kompetisi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sebagai Vietnam Selatan. Vietnam Utara tidak bergabung dengan FIFA, dan kebanyakan bermain melawan sesama tim komunis dan simpatisan komunis.[5] Total penampilan Vietnam ini termasuk 11 penampilan saat bernama Vietnam Selatan U-20.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "AFC Competitions Committee recommends changes to youth competitions". AFC. 26 November 2018.
  2. "AFC rebrands age group championships to AFC Asian Cups". AFC. 2 Oktober 2020.
  3. "Latest update on AFC Competitions in 2021". AFC. 25 Januari 2021.
  4. "AFC Competitions Calendar 2022". AFC. 24 Februari 2021.
  5. S. W. Pope; John Nauright (17 December 2009). Routledge Companion to Sports History. Routledge. hlm. 595–. ISBN 978-1-135-97813-6.
  6. "Uzbekistan 2023 contenders to discover opponents". AFC. 26 Oktober 2022. Diakses tanggal 26 Oktober 2022.
  7. "AFCU20 Draw unveils thrilling groups". AFC. 26 Oktober 2022. Diakses tanggal 26 Oktober 2022.
  8. 1 2 3 "Regulations AFC U-20 Asian Cup 2023" (PDF). AFC.
  9. 1 2 "AFC U20 Asian Cup Uzbekistan 2023 Match Officials MD1 Grup A" (PDF). Asian Football Confederation. 26 February 2023.
  10. 1 2 "AFC U20 Asian Cup Uzbekistan 2023 Match Officials MD2 Grup A" (PDF). Asian Football Confederation. 1 March 2023.
  11. 1 2 "AFC U20 Asian Cup Uzbekistan 2023 Match Officials MD1 Grup B" (PDF). Asian Football Confederation. 26 Februari 2023.
  12. 1 2 "AFC U20 Asian Cup Uzbekistan 2023 Match Officials MD2 Grup B" (PDF). Asian Football Confederation. 1 Maret 2023.
  13. 1 2 "AFC U20 Asian Cup Uzbekistan 2023 Match Officials MD1 Grup C" (PDF). Asian Football Confederation. 26 February 2023.
  14. 1 2 "AFC U20 Asian Cup Uzbekistan 2023 Match Officials MD2 Grup C" (PDF). Asian Football Confederation. 1 March 2023.
  15. 1 2 "AFC U20 Asian Cup Uzbekistan 2023 Match Officials MD1 Grup D" (PDF). Asian Football Confederation. 26 Februari 2023.