Petrus Turang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Mgr. Petrus Turang
Uskup Agung Kupang
Gereja Gereja Katolik Roma
Keuskupan Agung Kupang
Provinsi Kupang
Metropolis Kupang
Ditunjuk 10 Oktober 1997
(19 tahun, 59 hari)
Pendahulu Gregorius Manteiro, S.V.D.
Penugasan
Penahbisan 18 Desember 1974[1]
(41 tahun, 356 hari)
Konsekrasi 27 Juli 1997
(19 tahun, 134 hari)
oleh Julius Darmaatmadja, S.J.
Data diri
Nama lahir Petrus Turang
Lahir 23 Februari 1947 (umur 69)
Bendera Indonesia Tataaran, Tondano Selatan, Minahasa, Sulawesi Utara
Kewarganegaraan  Indonesia
Denominasi Katolik Roma
Kediaman Keuskupan Agung Kupang
Posisi sebelumnya
  • Uskup Agung Koajutor Kupang (1997)
Moto Petransiit benefaciendo (Kis 10:38)
(Ia berkeliling sambil berbuat baik)
Lambang {{{coat_of_arms_alt}}}

Mgr. Petrus Turang (lahir di Tataaran, Tondano Selatan, Minahasa, Sulawesi Utara, 23 Februari 1947; umur 69 tahun) adalah Uskup Agung di Keuskupan Agung Kupang yang telah menjabat sejak 10 Oktober 1997 meneruskan secara otomatis kepemimpinan keuskupan pasca meninggalnya Uskup Agung Gregorius Manteiro, S.V.D.

Karya[sunting | sunting sumber]

Turang ditahbiskan menjadi imam diosesan Keuskupan Manado pada 18 Desember 1974. Ia sempat memegang jabatan sebagai Sekretaris Eksekutif Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Konferensi Waligereja Indonesia. Selama memegang jabatan tersebut, ia ditunjuk sebagai Uskup Agung Koajutor Keuskupan Agung Kupang pada 21 April 1997.

Ia ditahbiskan pada 27 Juli 1997 di Arena Promosi Hasil Kerajinan Tangan Rakyat NTT, Kelurahan Fatululi, Kecamatan Kelapa Lima, Kupang.[2] Uskup Agung Jakarta, Kardinal Julius Darmaatmadja, S.J. bertindak sebagai Penahbis Utama, dengan didampingi oleh Pro-Nuncio Apostolik untuk Indonesia yang bergelar Uskup Agung Tituler Bellicastrum, Pietro Sambi dan Uskup Agung Kupang saat itu, Gregorius Manteiro, S.V.D.

Seiring dengan wafatnya Uskup Agung Manteiro, Turang secara otomatis meneruskan jabatan sebagai Uskup Agung Kupang sejak 10 Oktober 1997. Ia menjadi Penahbis Pendamping bagi Mgr. Alberto Ricardo da Silva sebagai Uskup Dili pada 2 Mei 2004 dan bagi Mgr. Dominikus Saku sebagai Uskup Atambua pada 21 September 2007.

Turang sempat dikecam terkait aksinya saat menegur seorang imam, yakni R.D. Yohanes Subani, yang merupakan pendidik dan pengajar di Seminari Tinggi Sto. Michael, Penfui, Kupang, yang tidak mencium cincin uskup.[3][4] Kejadian ini berlangsung pada 10 Januari 2013 setelah perayaan natal bersama di Gereja Katedral Kupang. Hal ini juga berujung pada adanya surat terbuka yang ditujukan kepada Ketua KWI dan Nuncio Apostolik. Menurut pihak Turang, ia telah meminta maaf setelahnya, namun tidak mendapat respons.[5]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Jabatan Gereja Katolik
Didahului oleh:
Gregorius Manteiro, S.V.D.
Uskup Agung Kupang
10 Oktober 1997kini
Petahana