Pesawat pengebom torpedo
Tampilan
| Pesawat pengebom torpedo | |
|---|---|
| Sebuah Sopwith Cuckoo menjatuhkan sebuah torpedo udara dalam Perang Dunia I |
Sebuah pesawat pembom torpedo adalah pesawat militer yang dirancang untuk menyerang kapal laut dengan torpedo udara. Pesawat pengebom torpedo muncul tepat sebelum Perang Dunia Pertama pecah, segera setelah pesawat sudah mampu membawa benda seberat torpedo; dan tetap menjadi jenis pesawat yang vital sampai mereka kalah oleh rudal anti-kapal.
Mereka menjadi elemen terpenting dalam banyak pertempuran masyhur selama Perang Dunia Kedua, diantaranya adalah serangan Inggris di Taranto dan serangan Jepang di menyerang Pearl Harbor.
Lihat pula
[sunting | sunting sumber]- Bom udara : Dijatuhkan dari pesawat terbang (misalnya, bom serbaguna, bom penghancur bunker, bom tandan).
- Peluru artileri: Kaliber besar, ditembakkan oleh artileri, tank, kapal perang (misalnya, 105mm, 155mm).
- Peluru Mortir: Ditembakkan dari mortir, biasanya <100mm untuk yang ringan, lebih besar untuk yang berat.
- Roket/Rudal: Bertenaga sendiri, berpemandu atau tidak berpemandu (misalnya, RPG, ATGM, MLRS).
- Granat/Peluru Granat: Dilempar dengan tangan atau ditembakkan dari peluncur (misalnya, M203, MGL).
- Peluru Peledak: Amunisi khusus yang dirancang untuk pecah atau meledak di dalam target.
- Peluru kendali balistik
- Pesawat pengebom
- Pesawat pengebom strategis
- Pesawat pengebom taktis
- Pesawat serang
- Pesawat tempur pengebom
- Boeing B-52 Stratofortress
- Northrop Grumman B-2 Spirit
- Rockwell B-1 Lancer
- Tupolev Tu-22M
- Tupolev Tu-95
- Tupolev Tu-160
- Xian H-6