Pertempuran Kaskar
Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. (Januari 2026) |
Pertempuran Kaskar (bahasa Arab: معركة كسكر) atau Saqqatiyah merupakan pertempuran antara pasukan muslimin Khalifah Rasyidin di masa Umar bin Khathab melawan pasukan Persia Sasaniyah di tahun 13 H atau 634 M dekat wilayah Kaskar, yaitu di wilayah kebun kurma luas[1] milik Narsi, anak dari bibi Kisra (Kaisar Persia). Pasukan muslimin dipimpin Abu Ubaid bin Mas'ud ats-Tsaqafi berhasil mengalahkan pasukan persia.[2]
Pasukan muslimin memperoleh banyak harta rampasan perang dan makanan berlimpah di mana seperlimanya dikirim ke Madinah.[2] Sisa pasukan persia yang melarikan diri berkumpul di wilayah Barusma di mana Narsi dibantu komandan dari keluarganya bernama Bandawaih dan Bairuwaih (Tirawaih) putra Bistham.[1] Sementara Rustum mengirim pasukan tambahan dipimpin Jalinius (Jalinus). Setelah terjadi pertempuran keras di mana Abu Ubaid berhasil menyerang pasukan Narsi sebelum kedatangan Jalinius, pasukan Persia dikalahkan, Narsi dan Jalinius melarikan diri. Abu Ubaid lalu menaklukkan desa-desa disekitarnya seperti az-Zawabi, Zandawar, Jaubar, Kaskar, Barusma,[1] dan lainnya untuk berdamai dengan penduduknya membayar jizyah.[2] Tokoh lokal setempat seperti Farrukh, Farwandaz dan Andarzaghar memberikan hidangan makanan lezat khas Persia, tetapi Abu Ubaid hanya mau memakannya jika pasukannya ikut menikmati makanan.[1] Selanjutnya pasukan muslimin menuju Pertempuran Jisr.
Referensi
[sunting | sunting sumber]- 1 2 3 4 Tabhari, Imam (2012). Terjemah Tarikh ath-Thabari. Jakarta: Pustaka Azzam. ISBN 978-602-8439-68-8
- 1 2 3 Katsir, Ibnu (2012). Terjemah Al Bidayah wa an-Nihayah. Jakarta: Pustaka Azzam. ISBN 978-602-236-044-5