Perovskit
Tampilan
| Perovskit | |
|---|---|
Kristal perovskit Size: 23 cm × 21 cm × 20 cm (9,1 in × 8,3 in × 7,9 in) | |
| Umum | |
| Kategori | Mineral |
| Rumus kimia | CaTiO3 |
| Klasifikasi Strunz | 4.CC.30 |
| Identifikasi | |
| Rumus massa | 135.96 g/mol |
| Skala Mohs (kekerasan) | 5.0–5.5 |
Perovskit adalah sebuah mineral oksida titanium kalsium yang terdiri dari kalsium titanat (CaTiO3). Nama ini juga dapat merujuk kepada sebuah kelompok senyawa yang memiliki struktur kristal yang sama dengan CaTiO3, dikenal sebagai struktur perovskit, yang memiliki rumus kimia A2+B4+(X2−)3.[1] Banyak kation berbeda yang dapat dimasukkan kedalam struktur ini, menungkinkan perkembangkan berbagai material rekayasa.[2]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Wenk, Hans-Rudolf; Bulakh, Andrei (2004). Minerals: Their Constitution and Origin. New York: Cambridge University Press. hlm. 413. ISBN 978-0-521-52958-7.
- ↑ Szuromi, Phillip; Grocholski, Brent (2017). "Natural and engineered perovskites". Science. 358 (6364): 732–733. Bibcode:2017Sci...358..732S. doi:10.1126/science.358.6364.732. PMID 29123058.