Perkawinan sejenis di Belanda

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Status hukum persatuan sejenis
Perkawinan
Dilakukan
Diakui

  1. Tidak dilakukan di Aruba, Curaçao, dan Sint Maarten
  2. Tidak dilakukan dan diakui di Niue, Tokelau, dan Kepulauan Cook
  3. Tidak dilakukan dan diakui di Irlandia Utara, dependensi Sark dan enam dari 14 wilayah seberang laut
  4. Tidak dilakukan dan diakui di Samoa Amerika dan banyak yurisdiksi kesukuan dengan pengecualian pengakuan federal
  5. Ketika dilakukan di negara bagian Meksiko yang telah mengesahkan perkawinan sejenis
  6. Ketika dilakukan di Belanda utama
  7. Apabila dilakukan sebelum 1 Juni 2018
  8. Rencana pendaftaran terbuka di semua yurisdiksi kecuali Hualien, Penghu, Taitung dan Yunlin

* Belum berlaku

LGBT portal

Perkawinan sesama jenis di Belanda (Belanda: Huwelijk tussen personen van gelijk geslacht[1] atau secara umum homohuwelijk)[2] telah disahkan sejak 1 April 2001.[3][4] Belanda adalah negara pertama di dunia yang mensahkan pernikahan sesama jenis.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Hukum mengenai hubungan sesama jenis di Eropa
  Pernikahan sesama jenis
  Tipe lain dari hubungan
  Tinggal bersama secara tidak terdaftar
  Belum diakui
  Konstitusi membatasi pernikahan untuk pria dan wanita

Aksi legislatif[sunting | sunting sumber]

Dua pria menikah di Amsterdam, Belanda, pada bulan pertama setelah pernikahan diperbolehkan bagi pasangan sesama jenis (2001).

Pada awal sampai pertengahan 1980an, sekelompok aktivis hak asasi gay, yang dikepalai oleh Henk Krol – kemudian ketua penyunting Gay Krant – meminta pemerintah Belanda untuk memperbolehkan pernikahan sesama jenis. Parlemen memutuskan pada tahun 1995 untuk mendirikan sebuah komisi khusus, yang ditugaskan untuk menyelidiki kemungkinan legalisasi pernikahan sesama jenis. Pada momen tersebut, Partai Demokrat Kristen tidak turut serta dalam koalisi pemerintahan untuk pertama kalinya sejak pemberlakuan demokrasi penuh di Belanda. Komisi khusus tersebut menyelesaikan tugasnya pada 1997 dan menyatakan bahwa pernikahan sipil sebaiknya diperbolehkan untuk asangan sesama jenis.

Opini publik[sunting | sunting sumber]

Menurut jajak pendapat Ifop, yang dilakukan pada Mei 2013, 85% orang Belanda mendukung diperbolehkannya pasangan sesama jenis untuk menikah dan mengangkat anak.[5]

Referensi[sunting | sunting sumber]