Perjanjian Hasan–Mu'awiyah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Pada 661 M, usai pembunuhan Ali, Hasan bin Ali mengambil alih kekhalifahan. Terdapat konflik militer antara Khalifah Ali dan Mu'awiyah bin Abu Sufyan (lihat Pertempuran Siffin); dan untuk menghindari perang saudara lebih lanjut, Hasan menandatangani traktat Hasan–Mu'awiyah dengan Muawiyah. Menurut traktat tersebut, Hasan menyerahkan kekhalidahan kepada Mu'awiyah namun Mu'awiyah tak mengangkat penerus pada masa kekuasaannya; sehingga, ia meminta dunia Islam untuk memilih penerusnya pada masa setelahnya.[1][2][3]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Donaldson, Dwight M. (1933). The Shi'ite Religion: A History of Islam in Persia and Irak. BURLEIGH PRESS. hlm. 66–78. 
  2. ^ Jafri, Syed Husain Mohammad (2002). The Origins and Early Development of Shi’a Islam; Chapter 6. Oxford University Press. ISBN 978-0195793871. 
  3. ^ Shaykh Radi Aal-Yasin; Translated by Jasim al-Rasheed. Sulh al-Hasan (The Peace Treaty of al-Hasan (a)). Qum: Ansariyan Publications. Diakses tanggal 30 December 2013.