Periode Hellenistik

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Kerajaan-kerajaan Diadokhoi dan para pendirinya setelah Pertempuran Ipsos, 301 SM.
  Kerajaan Makedonia oleh Kassandros
  Epiros
Daerah-daerah lainnya

Periode Hellenistik atau era Hellenistik adalah masa yang berlangsung setelah penaklukan Aleksander Agung. Istilah ini dikemukakan oleh sejarawan J. G. Droysen. Pada masa ini, pengaruh budaya dan kekuasaan Yunani mencapai pada puncaknya di Eropa dan Asia. Masa ini kadang disebut masa transisi, atau bahkan disebut masa kemunduran,[1] antara Zaman Klasik yang brilian dan kebangkitan Kekaisaran Romawi. Periode ini dimulai setelah kematian Aleksander pada tahun 323 SM dan berakhir ketika Republik Romawi menaklukan daratan Yunani pada tahun 146 SM; atau ketika negara penerus Aleksander yang terakhir mengalami kejatuhan, yaitu Kerajaan Ptolemaik di Mesir pada tahun 31/30 SM, dalam Pertempuran Actium.[2] Periode Hellenistik dicirikan dengan adanya gelombang baru koloni-koloni yang didirikan oleh kota-kota dan kerajaan-kerajaan Yunani di Asia dan Afrika.[3]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Alexander The Great and the Hellenistic Age. Green P. ISBN 978-0-7538-2413-9
  2. ^ Alexander The Great and the Hellenistic Age, hlm. xiii. Green P. ISBN 978-0-7538-2413-9
  3. ^ Hellenistic Civilization, Western New England College

Bacaan lanjutan[sunting | sunting sumber]

  • Austin, Michel M., The Hellenistic world from Alexander to the Roman conquest: a selection of ancient sources in translation, Cambridge University Press, 1981. ISBN 0-521-22829-8
  • Cary, Max, A History of the Greek World from 323 to 146 B. C., London : Methuen & Co. Ltd., 1932

Pranala luar[sunting | sunting sumber]