Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara
  • Inggris:Association of Southeast Asian Nations
    Mandarin Tradisional:東南亞國家聯盟
    Burma:အရှေ့တောင်အာရှနိုင်ငံများအသင်း
    Tagalog:Samahan ng mga Bansa sa Timog Silangang Asya[1]
    Khmer:សមាគមប្រជាជាតិអាស៊ីអាគ្នេយ៍
    Lao:ສະມາຄົມປະຊາຊາດແຫ່ງອາຊີຕະເວັນອອກສຽງໃຕ້
    Indonesia:Persatuan Negara-negara Asia Tenggara[2]
    Mandarin Sederhana:东南亚国家联盟
    Tamil:தென்கிழக்காசிய நாடுகளின் கூட்டமைப்பு
    Thai:สมาคมประชาชาติแห่งเอเชียตะวันออกเฉียงใต้
    Vietnam:Hiệp hội các quốc gia Đông Nam Á[3]
Bendera Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara Inggris: Association of Southeast Asian Nations Mandarin Tradisional: 東南亞國家聯盟 Burma: အရှေ့တောင်အာရှနိုင်ငံများအသင်း Tagalog: Samahan ng mga Bansa sa Timog Silangang Asya[1] Khmer: សមាគមប្រជាជាតិអាស៊ីអាគ្នេយ៍ Lao: ສະມາຄົມປະຊາຊາດແຫ່ງອາຊີຕະເວັນອອກສຽງໃຕ້ Indonesia: Persatuan Negara-negara Asia Tenggara[2] Mandarin Sederhana: 东南亚国家联盟 Tamil: தென்கிழக்காசிய நாடுகளின் கூட்டமைப்பு Thai: สมาคมประชาชาติแห่งเอเชียตะวันออกเฉียงใต้ Vietnam: Hiệp hội các quốc gia Đông Nam Á[3]
Bendera
Lambang Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara Inggris: Association of Southeast Asian Nations Mandarin Tradisional: 東南亞國家聯盟 Burma: အရှေ့တောင်အာရှနိုင်ငံများအသင်း Tagalog: Samahan ng mga Bansa sa Timog Silangang Asya[1] Khmer: សមាគមប្រជាជាតិអាស៊ីអាគ្នេយ៍ Lao: ສະມາຄົມປະຊາຊາດແຫ່ງອາຊີຕະເວັນອອກສຽງໃຕ້ Indonesia: Persatuan Negara-negara Asia Tenggara[2] Mandarin Sederhana: 东南亚国家联盟 Tamil: தென்கிழக்காசிய நாடுகளின் கூட்டமைப்பு Thai: สมาคมประชาชาติแห่งเอเชียตะวันออกเฉียงใต้ Vietnam: Hiệp hội các quốc gia Đông Nam Á[3]
Lambang
Semboyan"One Vision, One Identity, One Community"
("Satu Visi, Satu Identitas, Satu Komunitas")[4]
Lokasi ASEAN yang berada di Kawasan Asia Tenggara
Lokasi ASEAN yang berada di Kawasan Asia Tenggara
SekretariatJakartaa
6°12′S 106°49′E / 6.200°S 106.817°E / -6.200; 106.817
Bahasa resmiInggris[5]
Bahasa resmi negara-negara anggota
Keanggotaan
2 pengamat
Pemimpin
Lim Jock Hoi
Pendirian
8 Agustus 1967
• Piagam
16 Desember 2008
Luas
 - Total
4,522,518[6](1,746,154 sq mi) km2
Populasi
 - Perkiraan 2021
667,393,019[7]
144/km2
PDB (KKB)perkiraan 2022
 - Total
US$9,731 triliun
US$14,441
PDB (nominal)perkiraan 2022
 - Total
US$3,595 triliun[8]
US$5,336
IPM (2018)Kenaikan 0,723b
tinggi
Mata uangAmerika SerikatDolar Amerika Serikat (USD)
BruneiDolar Brunei (BND)
FilipinaPeso Filipina (PHP)
IndonesiaRupiah Indonesia (IDR)
KambojaRiel Kamboja (KHR)
LaosKip Laos (LAK)
MalaysiaRinggit Malaysia (MYR)
MyanmarKyat Myanmar (MMK)
SingapuraDolar Singapura (SGD)
ThailandBaht Thailand (THB)
VietnamĐồng Vietnam (VND)
Zona waktuASEAN
(UTC+6:30 hingga +9)
Kode teleponMyanmar +95
Thailand +66
Laos +856
Kamboja +855
Vietnam +84
Malaysia +60
Singapura +65
Indonesia +62
Brunei +673
Filipina +63
Situs web resmi
https://www.asean.org
  1. Alamat: Jalan Sisingamangaraja No.70A, Jakarta Selatan.[9]
  2. Dihitung menggunakan data UNDP dari negara-negara anggota.
Sekretariat ASEAN di Jalan Sisingamangaraja No.70A, Jakarta Selatan, Indonesia.
Bendera 10 negara anggota ASEAN.
Peta dan bendera negara anggota ASEAN.

Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Perbara)[10][11] atau lebih populer dengan sebutan ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) merupakan sebuah organisasi geopolitik dan Ekonomi dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara, yang didirikan di Bangkok, Thailand pada Tanggal 8 Agustus 1967 berdasarkan Deklarasi Perbara oleh Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan pengembangan kebudayaan negara-negara anggotanya, memajukan perdamaian dan kestabilan di tingkat regional, serta meningkatkan kesempatan untuk membahas perbedaan di antara anggotanya dengan cara yang damai.

ASEAN meliputi wilayah daratan seluas 4,46 juta km² atau setara dengan 3% total luas daratan di Bumi, dan memiliki populasi yang mendekati angka 600 juta orang atau setara dengan 8.8% total populasi dunia. Luas wilayah laut ASEAN tiga kali lipat dari luas wilayah daratan. Pada tahun 2010, kombinasi nominal GDP ASEAN telah tumbuh hingga $1,8 triliun. Jika ASEAN adalah sebuah entitas tunggal, maka ASEAN akan duduk sebagai ekonomi terbesar kesembilan setelah Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang, Jerman, Prancis, Brasil, Inggris, dan Italia.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pendirian ASEAN[sunting | sunting sumber]

Video penjelasan singkat tentang ASEAN

ASEAN didirikan oleh lima negara melalui 5 menteri luar negerinya, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Filipina di Bangkok pada 8 Agustus 1967 melalui Deklarasi Bangkok. Berikut adalah daftar menteri luar negeri pendiri ASEAN:

Negara Nama
 Indonesia Adam Malik
 Malaysia Tun Abdul Razak
 Singapura S. Rajaratnam
 Thailand Thanat Khoman
 Filipina Narsisco Ramos

Deklarasi Bangkok[sunting | sunting sumber]

  • Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial dan perkembangan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara
  • Meningkatkan perdamaian dan kestabilan regional
  • Meningkatkan kerja sama dan saling membantu untuk kepentingan bersama dalam bidang ekonomi, sosial, teknik, ilmu pengetahuan, dan administrasi
  • Memelihara kerja sama yang erat di tengah-tengah organisasi regional dan internasional yang ada
  • Meningkatkan kerja sama untuk memajukan pendidikan, latihan, dan penelitian di kawasan Asia Tenggara

Brunei Darussalam menjadi anggota pertama ASEAN di luar lima negara pemrakarsa. Brunei Darussalam bergabung menjadi anggota ASEAN pada tanggal 7 Januari 1984 (tepat seminggu setelah memperingati hari kemerdekaannya). Sebelas tahun kemudian, ASEAN kembali menerima anggota baru, yaitu Vietnam yang menjadi anggota yang ketujuh pada tanggal 28 Juli 1995. Dua tahun kemudian, Laos dan Myanmar menyusul masuk menjadi anggota ASEAN, yaitu pada tanggal 23 Juli 1997. Walaupun Kamboja berencana untuk bergabung menjadi anggota ASEAN bersama dengan Myanmar dan Laos, rencana tersebut terpaksa ditunda karena adanya masalah politik dalam negeri Kamboja. Meskipun begitu, satu tahun kemudian Kamboja akhirnya bergabung menjadi anggota ASEAN yaitu pada tanggal 16 Desember 1998. Setelah kesemua negara di Asia Tenggara bergabung dalam wadah ASEAN, sebuah negara kecil di tenggara Indonesia yang tidak lain dan tidak bukan juga pecahan dari Indonesia yaitu Timor Leste memutuskan untuk ikut bergabung menjadi anggota Perhimpunan Bangsa Asia Tenggara, meskipun keanggotaannya belum dipenuhi.

Prinsip utama[sunting | sunting sumber]

Prinsip-prinsip utama ASEAN adalah sebagai berikut:

  • Menghormati kemerdekaan, kedaulatan, kesamaan, integritas wilayah nasional, dan identitas nasional setiap negara
  • Hak untuk setiap negara untuk memimpin kehadiran nasional bebas daripada campur tangan, subversif atau koersi pihak luar
  • Tidak mencampuri urusan dalam negeri sesama negara anggota
  • Penyelesaian perbedaan atau perdebatan dengan damai
  • Menolak penggunaan kekuatan yang mematikan
  • Kerja sama efektif antara anggota

Prinsip-prinsip dasar tersebut meliputi:

  • menghormati kemerdekaan, kedaulatan, kesetaraan, integritas wilayah dan identitas nasional seluruh negara anggota ASEAN;
  • berbagi komitmen dan tanggung jawab kolektif dalam meningkatkan perdamaian, keamanan dan kemakmuran regional;
  • menolak agresi dan ancaman atau penggunaan kekuatan atau tindakan lain dalam cara yang tidak sesuai dengan hukum internasional;
  • ketergantungan pada penyelesaian damai sengketa;
  • tidak campur tangan dalam urusan internal negara anggota ASEAN;
  • menghormati hak setiap Negara Anggota untuk menjaga eksistensi nasionalnya bebas dari campur tangan eksternal, subversi, dan paksaan;
  • konsultasi ditingkatkan mengenai hal-hal serius memengaruhi kepentingan bersama ASEAN;
  • kepatuhan terhadap aturan hukum, tata pemerintahan yang baik, prinsip-prinsip demokrasi dan pemerintahan yang konstitusional;
  • menghormati kebebasan dasar, promosi dan perlindungan hak asasi manusia, dan pemajuan keadilan sosial;
  • menjunjung tinggi Piagam PBB dan hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional, yang disetujui oleh negara anggota ASEAN;
  • tidak turut serta dalam kebijakan atau kegiatan, termasuk penggunaan wilayahnya, dan dikejar oleh Negara Anggota ASEAN atau non-ASEAN Negara atau aktor nonnegara, yang mengancam kedaulatan, integritas wilayah atau kestabilan politik dan ekonomi ASEAN Negara-negara Anggota;
  • menghormati perbedaan budaya, bahasa dan agama dari masyarakat ASEAN, sementara menekankan nilai-nilai bersama dalam semangat persatuan dalam keanekaragaman;
  • sentralitas ASEAN dalam hubungan politik, ekonomi, sosial dan budaya eksternal sambil tetap aktif terlibat, berwawasan ke luar, inklusif dan tidak diskriminatif, dan
  • kepatuhan terhadap aturan-aturan perdagangan multilateral dan aturan berbasis ASEAN rezim bagi pelaksanaan efektif dari komitmen ekonomi dan pengurangan progresif terhadap penghapusan semua hambatan untuk integrasi ekonomi regional, dalam dorongan ekonomi pasar.

Keanggotaan[sunting | sunting sumber]

Negara anggota[sunting | sunting sumber]

ASEAN beranggotakan semua negara yang wilayahnya berada di regional Asia Tenggara. Berikut ini adalah negara-negara anggota ASEAN beserta tahun masuknya ke organisasi ASEAN:

Negara Tahun masuk
 Indonesia 8 Agustus 1967 (negara pendiri)
 Malaysia
 Singapura
 Thailand
 Filipina
 Brunei 7 Januari 1984
 Vietnam 28 Juli 1995
 Laos 23 Juli 1997 (Laos dan Myanmar bergabung pada waktu yang sama)
 Myanmar
 Kamboja 30 April 1999

Negara pengamat[sunting | sunting sumber]

Ada dua negara yang mencari status keanggotaan di ASEAN, dan dua negara ini sekarang berstatus sebagai pengamat di organisasi ini:

Negara Pengamat sejak
 Papua Nugini 1976
 Timor Leste 2002

Demografi[sunting | sunting sumber]

Jumlah penduduk, Bahasa, dan Agama[sunting | sunting sumber]

Negara Jumlah penduduk Bendera Ibu kota Mata uang Bentuk pemerintahan Bahasa resmi Lambang negara Agama
Brunei Darussalam 422,678[1] Flag of Brunei.svg Bandar Seri Begawan Dolar Brunei (B$) Kerajaan (Sultan) Melayu & Inggris Emblem of Brunei.svg Islam (81%), Buddha, Kristen, dll.
Filipina 113.907.500[2] Flag of the Philippines.svg Manila Peso (₱) Republik (Presiden) Filipino (Tagalog), & Inggris Coat of arms of the Philippines.svg Katolik (80.6%), Islam (6.9%-11%),[12] Evangelis (2.7%), Iglesia ni Cristo (Gereja Kristus) (2.4%), Protestan (3.8%), Buddha (0.05%-2%),[13] Animisme (0.2%-1.25%), Lainnya (1.9%).[14]
Indonesia 272.229.372[3] Flag of Indonesia.svg Jakarta Rupiah (Rp) Republik (Presiden) Indonesia National emblem of Indonesia Garuda Pancasila.svg Islam (86.7%), Protestan (7.6%), Katolik (3.12%), Hindu (1.74%), Buddha (0.77%), Konghucu (0.03%), Lainnya (0.4%).[15][16]
Kamboja 15,848,495[4] Flag of Cambodia.svg Phnom Penh Riel (៛) Kerajaan (Raja) Khmer Coat of arms of Cambodia.svg Buddha (97%), Islam, Kristen, Animisme, dll.
Laos 6,492,400[5] Flag of Laos.svg Vientiane Kip (₭) Republik (Presiden) Lao Emblem of Laos.svg Buddha (67%), Animisme, Kristen, dll.
Malaysia 33.112.900[6] Flag of Malaysia.svg Kuala Lumpur Ringgit (RM) Kerajaan (Yang di Pertuan Agong) Melayu, & Inggris Coat of arms of Malaysia.svg Islam (61.3%), Buddha, Kristen, Hindu, Animisme.
Myanmar 53,370,609[7] Flag of Myanmar.svg Naypyidaw Kyat (K) Republik (Presiden) Burma State seal of Myanmar.svg Buddha (89%), Islam, Kristen, Hindu, Animisme, dll.
Singapura 5,612,300[8] Flag of Singapore.svg Singapura Dolar Singapura (S$) Republik (Presiden) Inggris, Mandarin, Melayu & Tamil Coat of arms of Singapore (blazon).svg Buddha (33%), Kristen, Islam, Taoisme, Hindu, dll.
Thailand 69.037.513[9] Flag of Thailand.svg Bangkok Baht (฿) Kerajaan (Raja) Thai Emblem of Thailand.svg Buddha (93.5%), Islam (5.4%), Kristen (1.13%), Hindu (0.02%), Lainnya (0.003%).
Vietnam 98.376.882[10] Flag of Vietnam.svg Hanoi Đồng (đ) Republik (Presiden) Vietnam Coat of arms of Vietnam.svg Agama Tradisional (45.3%), Ateisme (29.6%), Buddha (16.4%), Kristen (8.2%), Lainnya (0.4%).[17]

Ekonomi[sunting | sunting sumber]

Produk domestik bruto[sunting | sunting sumber]

No Negara PDB Nominal
(dalam
dolar amerika)
PDB Nominal
per kapita
(dalam dolar amerika)
PDB (PPP)(dalam dolar amerika) PDB (PPP)
per kapita
(dalam dolar amerika)
 ASEAN 3.594.839 5.336 9.730.880 14.441
1  Indonesia 1.247.352 4.538 3.842.965 13.981
2  Thailand 585.586 8.356 1.428.729 20.387
3  Vietnam 415.493 4.187 1.250.441 12.602
4  Malaysia 415.315 12.295 1.055.454 31.243
5  Filipina 406.107 3.676 1.073.841 9.719
6  Singapura 396.995 69.129 652.586 113.635
7  Myanmar 63.052 1.170 243.420 4.517
8  Kamboja 27.985 1.749 84.755 5.299
9  Laos 20.631 2.757 66.735 8.920
10  Brunei 16.263 33.097 31.954 69.063

Indeks pembangunan manusia[sunting | sunting sumber]

Negara IPM (2019)[18] Kategori
 Singapura 0.938 (tertinggi) sangat tinggi
 Brunei 0.838 sangat tinggi
 Malaysia 0.810 sangat tinggi
 Thailand 0.777 tinggi
 Indonesia 0.718 tinggi
 Filipina 0.718 tinggi
ASEAN 0.713 (rata-rata) tinggi
 Vietnam 0.704 tinggi
 Laos 0.613 menengah
 Kamboja 0.594 menengah
 Myanmar 0.583 (terendah) menengah

Hubungan luar negeri[sunting | sunting sumber]

Perluasan keanggotaan[sunting | sunting sumber]

Mengingat kepentingan geografis, ekonomis dan politik yang strategis, sejak beberapa tahun belakangan, ASEAN telah mencoba menjajaki perluasan anggota kepada negara-negara tetangga di sekitar ASEAN. Berikut ini adalah daftar negara-negara yang dijajaki untuk perluasan keanggotaan ASEAN:

Negara
Bangladesh Bangladesh
Palau Palau
Republik Tiongkok Republik Tiongkok (Taiwan)

Kebijakan visa antar anggota ASEAN[sunting | sunting sumber]

Daftar ini hanya berlaku untuk paspor biasa ASEAN. [19]

Tujuan Kewarganegaraan
Brunei Kamboja Indonesia Laos Malaysia Myanmar Filipina Singapura Thailand Vietnam
 Brunei 14 hari 14 hari 14 hari 30 hari 14 hari 14 hari 30 hari 14 hari 14 hari
 Kamboja 14 hari 30 hari 30 hari 30 hari 14 hari 21 hari 30 hari 14 hari 30 hari
 Indonesia 30 hari 30 hari 30 hari 30 hari 30 hari 30 hari 30 hari 30 hari 30 hari
 Laos 14 hari 30 hari 30 hari 30 hari 14 hari 30 hari 30 hari 30 hari 30 hari
 Malaysia 30 hari 30 hari 30 hari 30 hari visa elektronik 30 hari 30 hari 30 hari 30 hari
 Myanmar 14 hari 14 hari 14 hari 14 hari visa elektronik 14 hari 30 hari 14 hari 14 hari
 Filipina 30 hari 30 hari 30 hari 30 hari 30 hari 30 hari 30 hari 30 hari 30 hari
 Singapura 30 hari 30 hari 30 hari 30 hari 30 hari 30 hari 30 hari 30 hari 30 hari
 Thailand 30 hari 14 hari 30 hari 30 hari 30 hari 14 hari 30 hari 30 hari 30 hari
 Vietnam 14 hari 30 hari 30 hari 30 hari 30 hari 14 hari 21 hari 30 hari 30 hari

Kerja sama ASEAN+3[sunting | sunting sumber]

ASEAN+3 sudah melakukan beberapa pertemuan di antaranya kerja sama keamanan energi. ASEAN+3 muncul sebagai akibat semakin meningkatnya kebutuhan energi baik di tingkat regional maupun tingkat dunia. Pertemuan pertama berlangsung pada tanggal 9 Juni 2004 di Manila, Filipina dan mengesahkan program kegiatan Energy Security Forum, Natural Gas Forum, Oil Market Forum, Oil Stockpliling Forum dan Renewable Energy Forum dan masih banyak lagi pertemuan yang dilakukan ASEAN+3.[20]

Kerja sama dengan Jepang[sunting | sunting sumber]

Peran Jepang sangat diharapkan dalam mengambil peran ekonomi yang lebih tegas. Di sisi lain, Jepang sendiri terlihat pasif dalam peran kekuatan politik dan militer karena masih ada saingan yang kuat, yaitu RRT. Jepang masih menganggap bahwa kedaulatan suatu negara sebagai faktor yang paling penting.

Kepentingan Jepang di kawasan seperti yang kita lihat sekarang, yaitu kestabilan kawasan di Asia Tenggara dan keamanan maritim/the sea lines of communication. Para elite pemerintah Jepang tampaknya bersikap waspada dan proaktif terhadap setiap perkembangan pada tataran regional terutama bangkitnya RRT sebagai raksasa ekonomi dunia.

Jepang merasa harus memberikan perhatian yang lebih besar pada kestabilan regional. Lagi pula, Jepang sendiri secara psikologis tentunya masih merasa sebagai bangsa yang besar di Asia Pasifik. Dalam mengimplementasikan peranan politik di kawasan ASEAN akan timbul perbedaan pandangan dengan Amerika Serikat. Instrumen yang paling efektif untuk menghadapi Amerika Serikat adalah ekonomi. Sikap lebih ramah bangsa Jepang sangat diperlukan untuk menghadapi Amerika Serikat. Jepang sendiri telah merencanakan peningkatan yang signifikan terhadap kekuatan militernya (secara langsung maupun tidak langsung). Hal ini akan berimbas pada negara-negara anggota ASEAN dalam bentuk peningkatan perlombaan senjata di kawasan.

Kerja sama dengan Republik Rakyat Tiongkok[sunting | sunting sumber]

Beijing, pusat ekonomi RRT yang sedang tumbuh pesat

Kontur dimensi multipolar yang kian kompleks mengharuskan tiap negara anggota ASEAN untuk adaptif terhadap dinamika geopolitik dan geostrategi kawasan. Seperti pada peningkatan kemampuan militer RRT yang oleh Amerika Serikat pun dipandang sebagai sebuah ancaman. International Role RRT telah terbuka lebar dengan diundangnya modal dan teknologi dari Barat dan Jepang.

RRT tampaknya akan terus mempertahankan kepentingan dan pengaruh strategis mereka di kawasan ASEAN, baik secara politik maupun militer. Ada keprihatinan mengenai tindakan RRT beberapa tahun yang lalu di Kepulauan Spratly. Pengembangan lembaga-lembaga keamanan yang lebih kuat di kawasan sangat diperlukan. Di bidang ekonomi dan industri, langkah RRT yang mendorong warganya bermigrasi dari daerah perdesaan ke kota-kota untuk menciptakan 270 juta pekerjaan dalam 10 tahun ke depan patut diapresiasi.

Kepentingan utama RRT terhadap negara-negara Asia terfokus pada pembangunan ekonomi yang cepat, dan bagi RRT, untuk diakui sebagai kekuatan Asia yang besar juga sangat penting. Dalam sebuah novel terbitan tahun 1997 yang menggambarkan terjadinya perang berskala global antara Amerika Serikat melawan RRT, diceritakan bahwa pemicunya adalah serangan RRT ke Laut Tiongkok Selatan dan invasi militer RRT ke Vietnam. Walaupun novel tersebut adalah fiksi belaka, namun tetap ada korelasinya dengan kondisi yang terjadi saat ini, dan ada kemiripan dengan apa yang diungkapkan oleh pakar politik AS Samuel Huntington dalam bukunya The Clash of Civilization.[21]

Kerja sama dengan Korea Selatan[sunting | sunting sumber]

Berkas:ROKseoulskyline.jpg
Korea Selatan yang dianggap tidak stabil pada 1960-an, saat ini telah berubah menjadi negara industri utama dalam kurang dari 40 tahun, dan sekarang menjadi partner ASEAN

Begitu juga dengan Korea Selatan, Presiden Korea Selatan, Lee Myung Bak pada tahun 2009 mengatakan bahwa perdagangan ASEAN-Korsel telah tumbuh sebelas kali lipat dalam dua dekade terakhir menjadi senilai US$ 90,2 miliar. Angka tersebut bahkan diperkirakan akan meningkat menjadi US$ 150 miliar pada 2015 dan berencana untuk meningkatkan (kerja sama) lebih baik lagi serta melakukan pertukaran budaya dan sebagainya.

Kerja sama ASEAN+6[sunting | sunting sumber]

Negara yang terlibat dalam kerjasama ASEAN+6 ini terdiri dari gabungan kerjasama ASEAN+3 yang beranggotakan Republik Rakyat Tiongkok, Korea Selatan, dan Jepang, ditambah India, Australia, dan Selandia Baru.

Kerja sama dengan India[sunting | sunting sumber]

Kota Mumbai, kota terbesar di India dan merupakan lambang India sebagai raksasa ekonomi baru

India menjadi mitra wicara penuh ASEAN pada KTT ke-5 ASEAN di Bangkok, Thailand tanggal 14-15 Desember 1995 setelah sebelumnya menjadi mitra wicara sektoral sejak 1992. Pada KTT ke-1 ASEAN-India di Phnom Penh, Kamboja tanggal 5 November 2002, para Pemimpin ASEAN dan India menegaskan komitmen untuk meningkatkan kerja sama dalam bidang perdagangan dan investasi, pengembangan sumber daya manusia, ilmu pengetahuan dan teknologi, teknologi informasi dan people to people contacts. Komitmen ASEAN dan India tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan ASEAN-India Partnership for Peace, Progress and Shared Prosperity and Plan of Action pada KTT ke-3 ASEAN-India di Vientiane, Laos tanggal 30 November 2004.[22]

Hubungan kerja sama Indonesia-India di bidang ekonomi dan perdagangan mulai timbul seiring dengan adanya upaya-upaya ke arah kerja sama antara ASEAN dan Asosiasi Kerja Sama Regional Asia Selatan (SAARC) untuk menuju kerja sama yang lebih luas di kawasan Asia. Secara lebih konkret lagi, hubungan dan kerja sama yang lebih dekat telah terwujud dalam hubungan kemitraan antara ASEAN dan India melalui format pertemuan tingkat tinggi ASEAN+1 (India), di mana pertemuan keduanya diadakan di Bali pada bulan Oktober 2003 lalu.[23]

Sengketa perbatasan[sunting | sunting sumber]

Beberapa negara ASEAN berselisih tentang tapal batas masing-masing negara. Dan beberapa negara ASEAN dengan negara disekitarnya saling membuat klaim teritorial atas Laut Tiongkok Selatan.[24] Perselisihan tersebut dianggap sebagai titik konflik Asia yang berpotensi menimbulkan ketidakstabilan kawasan ASEAN.[25][26]

Sedang berlangsung:[sunting | sunting sumber]

Sudah selesai:[sunting | sunting sumber]

ASEAN telah mengeluarkan deklarasi tentang masalah ini, menyerukan semua negara untuk menangani masalah tersebut tanpa menggunakan kekerasan.[24]

Olahraga[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Ang Saligang Batas ng ASEAN" [The ASEAN Charter] (PDF) (dalam bahasa Filipino). Association of Southeast Asian Nations. Diakses tanggal 10 January 2018. 
  2. ^ "Piagam Persatuan Negara Asia Tenggara" [The ASEAN Charter] (PDF) (dalam bahasa Malay). Association of Southeast Asian Nations. Diakses tanggal 10 January 2018. 
  3. ^ "Hiến chương của Hiệp hội các Quốc gia Đông Nam Á" [The ASEAN Charter] (PDF) (dalam bahasa Vietnamese). Association of Southeast Asian Nations. Diakses tanggal 10 January 2018. 
  4. ^ "ASEAN Motto". ASEAN.org. ASEAN. Diakses tanggal 9 May 2015. 
  5. ^ ASEAN Charter (PDF). Association of Southeast Asian Nations. hlm. 29. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 9 November 2015. Diakses tanggal 29 October 2015. Pasal 34: Bahasa kerja ASEAN adalah bahasa Inggris. 
  6. ^ "Selected Basic ASEAN Indicators" (PDF). ASEAN.org. ASEANstats. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 4 September 2015. Diakses tanggal 9 Mei 2015. 
  7. ^ "Report for ASEAN populations". imf.org. International Monetary Fund. Diakses tanggal 18 April 2018. 
  8. ^ "Report for ASEAN GDP (nominal)". imf.org. International Monetary Fund. Diakses tanggal 18 April 2018. 
  9. ^ "ASEAN Centres & Facilities". ASEAN. Association of Southeast Asian Nations. Diakses tanggal 16 September 2015. 
  10. ^ "Empat Anggota ASEAN Ratifikasi Piagam" Diarsipkan 2009-03-05 di Wayback Machine., Antara, 20 Februari 2008
  11. ^ "Kemenlu akan bentuk tim kerja ASEAN", Radio Taiwan International, 15 September 2008
  12. ^ "National Commission on Muslim Filipinos". ncmf.gov.ph. Diarsipkan dari versi asli tanggal 19 November 2016. Diakses tanggal 14 July 2016. 
  13. ^ BuddhaNet. "World Buddhist Directory – Presented by BuddhaNet.Net". buddhanet.info. Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 March 2021. Diakses tanggal 23 October 2014. 
  14. ^ "2015 Philippine Statistical Yearbook" (PDF). psa.gov.ph. Philippine Statistical Authority. Oct 2015. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 11 October 2016. Diakses tanggal 26 July 2020. 
  15. ^ "Indonesia", The World Factbook (dalam bahasa Inggris), Central Intelligence Agency, 2021-12-29, diarsipkan dari versi asli tanggal 13 April 2021, diakses tanggal 2022-01-06 
  16. ^ "Statistik Umat Menurut Agama di Indonesia". Ministry of Religious Affairs. 15 May 2018. Diarsipkan dari versi asli tanggal 3 September 2020. Diakses tanggal 24 September 2020. 
  17. ^ "Table: Religious Composition by Country, in Percentages". 18 December 2012. Diarsipkan dari versi asli tanggal 18 May 2014. Diakses tanggal 17 March 2015. 
  18. ^ UNITED NATIONS DEVELOPMENT PROGRAMME. Human Development Report
  19. ^ "Informasi negara (bagian visa)". Timatic. International Air Transport Association (IATA) melalui Olympic Air. 
  20. ^ ASEAN Selayang Pandang Edisi 2008 Halaman 63 oleh Direktorat Jenderal Kerjasama ASEAN Departemen Luar Negeri Republik Indonesia.
  21. ^ "Perspektif Keamanan di Kawasan ASEAN dan Campur Tangan Negara Besar | TANDEF". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2010-04-14. Diakses tanggal 2010-04-06. 
  22. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2010-05-21. Diakses tanggal 2010-04-06. 
  23. ^ "Uni Sosial Demokrat". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2011-07-22. Diakses tanggal 2010-04-06. 
  24. ^ a b http://www.monstersandcritics.com/news/asiapacific/news/article_1572678.php/South-China-Sea-dispute-in-spotlights-at-ASEAN-forum
  25. ^ "U.S., ASEAN Leaders to Discuss South China Sea Territorial Disputes - Investment News and Commentary from Emerging Markets in AsiaNews, Investment commentary and Geopolitical ..." Diarsipkan dari versi asli tanggal 2010-12-01. Diakses tanggal 2010-12-12. 
  26. ^ Vietnam seeks ASEAN discussion over South China Sea

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Organisasi

KTT ASEAN

Organisasi ASEAN

Situs web terkait ASEAN