Pergetteng-getteng Sengkut, Pakpak Bharat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Pergetteng-getteng Sengkut
Kecamatan
(Peta Lokasi) Kecamatan Pergetteng Getteng Sengkut, Kabupaten Pakpak Bharat.svg
Peta lokasi Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut
Negara  Indonesia
Provinsi Sumatera Utara
Kabupaten Pakpak Bharat
Luas 66,64 km²
Jumlah penduduk 4.281 (2017)
Kepadatan 64 jiwa/km²
Desa/kelurahan 5 Desa

Pergetteng-getteng Sengkut adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, Indonesia.

Sejarah Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut[sunting | sunting sumber]

Dalam rangka mengoptimalkan pelayanan pemerintah kecamatan kepada masyarakat di desa yang semakin berkembang baik ekonomi, politik dan sosial budaya, maka dipandang perlu memadatkan dan meningkatkan frekuensi pelayanan aparatur pemerintahan di kecamatan. Seiring dengan hal ini maka dipandang perlu melakukan penataan wilayah kecamatan dengan pendekatan pemekaran kecamatan. Sehubungan dengan itu, sesuai dengan isi Perda Kabupaten Pakpak Bharat No. 08 Tahun 2005 tentang pembentukan Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu, Kecamatan Pergetteng-Getteng Sengkut (dimekarkan dari Kecamatan Salak), Kecamatan Tinada, dan Kecamatan Siempat Rube (dimekarkan dari Kecamatan Kerajaan) pada tanggal 28 Desember 2005.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut memiliki luas wilayah 66,64 km² atau 5,47% dari total luas Kabupaten Pakpak Bharat.

Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut pada umumnya adalah berbukit-bukit dan berada di atas sekitar 700 - 1100 Meter di atas permukaan laut.

Iklim di Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut ada kalanya musim hujan dan serta musim kemarau.

Sungai[sunting | sunting sumber]

Sungai (dalam Bahasa Pakpak disebut lae) yang mengalir di Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut adalah Lae Ordi. Terdapat juga Air Terjun di Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut ini yang bernama Lae Une.

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Utara Kecamatan Tinada
Selatan Kecamatan Salak
Barat Kecamatan Pagindar
Timur Kecamatan Salak

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut terdiri dari 5 desa yang terbagi habis dalam 22 dusun. Desa Kecupak I adalah ibukota dan pusat pemerintahan Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut.

Desa Simerpara merupakan desa dengan wilayah terluas yaitu 17,42 km² atau 26,14% dari total luas Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut, sementara Desa Aornakan II merupakan wilayah terkecil yaitu 11,43 km² atau 17,15% dari total luas Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut.

Desa Simerpara merupakan desa yang paling jauh dari ibukota Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut yaitu berjarak sekitar 6 kilometer.

Daftar desa/kelurahan di Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut[sunting | sunting sumber]

Pembagian Wilayah di Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut
Desa /
Kelurahan
Nama Jarak Ibukota Kecamatan
ke Kantor Kepala Desa
Kepala Desa /
Lurah
Luas (km²) /
Rasio Terhadap Luas Kecamatan
Jumlah penduduk /
Kepadatan (2017)
Jumlah Dusun
Desa Aornakan I 3 km Liber Manik 11,44 km² (17,17%) 684 (60 jiwa/km²) 4
Desa Aornakan II 1,5 km Jamenar Berutu 11,43 km² (17,15%) 864 (74 jiwa/km²) 3
Desa Kecupak I 1 km Sahrin Manik 11,91 km² (17,87%) 643 (54 jiwa/km²) 5
Desa Kecupak II 1 km Sautma Manik 14,44 km² (21,67%) 1.803 (125 jiwa/km²) 7
Desa Simerpara 6 km Mardi Manik 17,42 km² (26,14%) 305 (18 jiwa/km²) 3

Sosial Kemasyarakatan[sunting | sunting sumber]

Suku[sunting | sunting sumber]

Mayoritas penduduk yang mendiami Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut berasal dari suku Pakpak Suak Simsim, sebagian kecil suku lain meliputi Toba, Karo, Simalungun, Jawa, dan Nias.

Agama[sunting | sunting sumber]

Agama di Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut[1]
Agama Persentasi
Kristen Protestan
  
61.26%
Islam
  
36.74%
Kristen Katolik
  
2.01%

Penduduk Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut menganut agama Kristen Protestan, Kristen Katolik, dan Islam.

Di Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut terdapat 14 sarana ibadah yang terdiri dari 9 bangunan Gereja, 4 bangunan Masjid, dan 1 Langgar.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2017, terdapat 10 bangunan sekolah di Kecamatan Pagindar yang terdiri dari 7 sekolah SD, 2 sekolah SMP, dan 1 sekolah SMK.

Kesehatan[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut memiliki 13 unit sarana kesehatan yang terdiri dari:

Perekonomian[sunting | sunting sumber]

Mayoritas penduduk Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut hidup dari bertani, sebagian penduduk juga berdagang, dan lainnya.

Pertanian & Peternakan[sunting | sunting sumber]

Hasil pertanian di wilayah Kecamatan Pergetteng-Getteng Sengkut pada umumnya adalah padi sawah/padi ladang dan tanaman palawija seperti jagung, ubi kayu, ubi jalar, dan kacang tanah serta tanaman keras seperti kopi, kemenyan, kayu manis, gambir, dan nilam. Produksi buah-buahan yang ada di Kecamatan Pergetteng-Getteng Sengkut adalah nenas, jeruk, pisang, dan durian.

Sementara untuk peternakan terdiri dari kerbau, kambing, babi dan juga ternak unggas seperti ayam dan itik.

Sarana & Prasarana[sunting | sunting sumber]

Transportasi[sunting | sunting sumber]

Dari total 66,67 km panjang jalan di Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut, sepanjang 33,76 km panjang jalan telah diaspal, selebihnya merupakan jalan batu (6,44 km) maupun jalan tanah (26,45 km). Hal ini menunjukkan bahwa infrastruktur di Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut dari segi jalan belum memadai, sehingga sebagian daerah Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut sulit untuk dijangkau.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala Luar[sunting | sunting sumber]