Perangkap lalat Venus

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Perangkap lalat Venus
Dionaea muscipula Edit the value on Wikidata
Venus Flytrap showing trigger hairs.jpg
Edit the value on Wikidata
Rekaman
Edit the value on Wikidata
Status konservasi
Status iucn3.1 VU.svg
Rentan
IUCN39636 Edit the value on Wikidata
Taksonomi
DivisiTracheophyta
UpadivisiSpermatophytina
Kladangiosperms
Kladmesangiosperms
Kladeudicots
Kladcore eudicots
OrdoCaryophyllales
FamiliDroseraceae
GenusDionaea
SpesiesDionaea muscipula Edit the value on Wikidata
J.Ellis, 1768
Tata nama
Sinonim takson
  • Dionea Raf., ragam penyebutan
  • Dionaea corymbosa
    (Raf.) Steud. (1840)
  • Dionaea crinita
    Sol. (1990) as synonym
  • Dionaea dentata
    D'Amato (1998) name published without description
  • Dionaea heterodoxa
    D'Amato (1998) nom.nud.
  • Dionaea muscicapa
    St.Hil. (1824) sphalm.typogr.
  • Dionaea sensitiva
    Salisb. (1796)
  • Dionaea sessiliflora
    (Raf.) Steud. (1840)
  • Dionaea uniflora
    (Raf.) Steud. (1840)
  • Drosera corymbosa
    Raf. (1833)
  • Drosera sessiliflora
    Raf. (1833)
  • Drosera uniflora
    Raf. (1833)[1]
Ex taxon author (en) TerjemahkanSol. Edit the value on Wikidata
Distribusi
Dionaea distribution (revised).svg
Edit the value on Wikidata

Perangkap lalat Venus (Dionaea muscipula) adalah sebuah tanaman karnivora yang berasal dari tanah basah subtropis di Pantai Timur Amerika Serikat di Carolina Utara dan Carolina Selatan.[2] Tanaman tersebut menangkap mangsanya (biasanya serangga dan laba-laba) dengan struktur jebakan yang terbentuk dari belahan daun tanaman tersebut yang memiliki rambut-rambut kecil di permukaan dalam mereka.

Keunikan[sunting | sunting sumber]

Dapat berhitung[sunting | sunting sumber]

Tanaman ini memiliki rambut-rambut halus yang berperan sebagai indera untuk mendeteksi keberadaan mangsanya. Sebelumnya perlu diketahui bahwa tumbuhan ini hanya bisa menutup tiga sampai lima kali sebelum daunnya mati.[3] Sehingga ia harus benar-benar memastikan bahwa didalam daun perangkapnya ada mangsa.

Ketika serangga datang (misalnya lalat) dan hinggap di daun perangkapnya dan menyentuh rambut halusnya untuk pertama kali, daunnya belum menutup. Meskipun demikian, tumbuhan ini mulai menghitung "satu". Kemudian si lalat ini menyentuh rambut halusnya untuk yang kedua kali dan tumbuhan ini mulai menghitung "dua". Dan ketika lalat menyentuh rambut halusnya yang ketiga kali, maka tumbuhan ini sudah mendapatkan bukti bahwa didalam daunnya terdapat serangga. Tanaman ini lalu menghitung "tiga" dan langsung menutup daunnya sebelum serangga tersebut lepas. Proteksi ini dilakukan untuk mencegah benda-benda yang bukan mangsa, seperti air hujan, membuat daunnya menutup. Yang tentunya akan memperpendek masa daunnya.[4]

Merupakan tumbuhan karnivora[sunting | sunting sumber]

Tumbuhan karnivora adalah contoh dari evolusi yang unik. Yang dimana tumbuhan tersebut mendapatkan sumber nutrisi tambahan yang berasal dari hewan. Hal ini terjadi karena tanah tempat tumbuhan ini hidup mengandung sedikit nutrisi, khususnya nitrat.[5] Tumbuhan karnivora ini menjadi kesenangan tersendiri bagi para penggemar tumbuhan. Yang tentu saja karena tumbuhan ini unik karena memakan hewan.

Lihat juga[sunting | sunting sumber]

Sundew (Drosera sp.)

Kantung semar (Nepenthes sp.)

Bladderwort (Utricularia sp.)

Butterwort (Pinguicula caudata)

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Schlauer, J. (N.d.) Dionaea muscipula. Carnivorous Plant Database.
  2. ^ Kew World Checklist of Selected Plant Families
  3. ^ "What Happens If You Put Your Finger in a Venus Flytrap?". Garden Guides (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-05-27. 
  4. ^ Electrical experiments with plants that count and communicate | Greg Gage, diakses tanggal 2020-05-27 
  5. ^ Kindersley, Dorling (1998). Ensiklopedi alam. Yogyakarta: penerbit kanisius. hlm. 138–139. ISBN 978-979-21-2423-1. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]