Perang Schmalkaldic

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Perang Schmalkaldic
Carlos V en Mühlberg, by Titian, from Prado in Google Earth.jpg
Charles V, Kaisar Romawi Suci yang menjadi komandan Perang Schmalkaldic
Tanggal 10 Juli 1546-23 Mei 1547
Lokasi Kekaisaran Suci Romawi
Hasil Kemenangan Spanyol Habsburg, Bubarnya Wangsa Habsburg
Pihak terlibat

Charles V Arms-personal.svg Kekaisaran Karl V:

 Electorat Sachsen
Coat of arms of Hungary.svg Kerajaan Hongaria
Blason Boheme.svg Kerajaan Bohemia dibantu Wilayah Mahkota Bohemia

Liga Schmalkaldic:

 Elektorat Sachsen
Bendera Hessen Hesse
Elektorat Pfalz
Bremen Wappen(Mittel).svg Bremen (kota)
Wappen Lübeck.svg Lübeck
Brunswick-Lüneburg Arms.svg Kadipaten Braunschweig-Lüneburg
dibantu wilayahJerman lainnya
Tokoh dan pemimpin
Charles V Arms-personal.svg Charles V
Bendera Kekaisaran Romawi Suci Ferdinand I
Bendera Kekaisaran Romawi Suci Archduke Maximilian
Charles V Arms-personal.svg Duke of Alba
Bendera Elektorat Sachsen Maurice of Wettin
Bendera Elektorat Sachsen Johann Friedrich I dari Sachsen
Bendera Hessen Philip I dari Hesse
Frederick III dari Platz
Korban

Perang Schmalkaldic merupakan perang antara pasukan Karl V dari Kekaisaran Romawi Suci (dibantu oleh Spanyol) dan kelompok Lutheran Liga Schmalkaldic yang terjadi pada 1546 hingga 1547 yang terjadi di Kekaisaran Romawi Suci.[1] Kekaisaran Romawi Suci dikomandani oleh Fernando Alvarez dari Toledo.

Latar Belakang[sunting | sunting sumber]

Setelah reformasi yang dilakukan Martin Luther, beberapa negara bagian Kekaisaran Romawi Suci menolak beberapa perjanjian yang berasal dari Habsburg dan langsung berpindah haluan menjadi Lutheran. Wangsa Habsburg menganggap konversi ini sebagai simbol perlawanan terhadap kekuasaan mereka termasuk melawan Kekaisaran Romawi Suci.[2] Hal ini kemudian diperkuat rencana Karl V pada 1521 untuk segera menghapus kaum Lutheran dari wilayah kekaisarannya.[3]

Liga Schmalkaldic[sunting | sunting sumber]

Lambang Liga Schmalkaldic pada peringatan 400 tahun Reformasi Kristen

Perjanjian Augsburg yang ditandatangani pada 1530 (yang didasari oleh pemikiran Philipp Melanchthon) tidak dapat mencegah konflik yang muncul antara kubu Katolik dan Protestan sehingga dibentuklah Liga Schmalkaldic yang dibentuk oleh penguasa (Johann Friedrich I dari Sachsen dan Philip I dari Hesse) serta wilayah-wilayah yang didominasi kaum Protestan[4] (pendukung Martin Luther) antara lain Anhalt-Bernburg, Mansfeld-Hinterort, Lübeck, Magdeburg, Bremen, StrasbourgUlm, Memmingen, Konstanz, Biberach, Lindau, dan Isny) di Schmalkalden, Thuringen pada Desember 1530 dan diperkuat pada Februari 1531.[1] Liga ini semakin berkembang luas dengan semakin bertambahnya jumlah pengikut[5] yang ditandai dengan masuknya kota Esslingen, Braunschweig, Goslar, Einbeck, dan Göttingen pada 1531 dan 1535. Kemudian pada 1535 adipati di Pommern dan Württemberg, bangsawan di Pfalz-Zweibrücken, penguasa di Anhalt-Dessau, dan kota Frankfurt am Main, Kempten, Hamburg, dan Hannover masuk ke Liga Schmalkaldic.[1]

Terjadinya Perang[sunting | sunting sumber]

Perang dimulai ketika Maurice dari Albertine Sachsen menyerang dan menduduki lahan di elektorat Sachsen milik Johann Freidrich I.[5] Karena Maurice dari Albertine Sachsen merupakan seorang Lutheran, dia dianggap sebagai "Penghianat dari Meissen".[5] Johann Freidrich I bersama pasukan dari Wurttemberg kemudian berhasil membebaskan lahan tersebut,menduduki Albertine Sachsen, sekaligus menduduki Bohemia di mana Ferdinand dari Bohemia merupakan musuhnya.[5]

Pada Perang Muhlberg(1547), pasukan Liga Schmalkandic ditakhlukkan, Johann Freidrich I ditundukkan, ditahan serta dipaksa menyerah kepada Karl V.[5] Setelah Muhlberg, hanya kota Bremen dan Magdeburg yang tetap mempertahankan perlawanan. Kemudian, Philip dari Hesse ditahan (menyusul Johann Freidrich I).[5]

Setelah Perang[sunting | sunting sumber]

Penangkapan Johann Freidrich I yang pada awalnya dijatuhi putusan hukuman mati pada akhirnya diusahakan supaya mendapat pengampunan melalui kapitulasi Wittenberg yang ditandatangani pada 19 Mei 1547. Ia kehilangan kedaulatan di beberapa elektorat dan wilayah teritori kecil Ernestine yang diserahkan ke sepupunya Maurice yang dinobatkan sebagai elektor baru wilayah Sachsen pada 4 Juni 1547. Dengan bantuan Joachim II Hector, sang elektor Brandenburg, bersama-sama berusaha untuk memediasi ayah mertuanya Philip I dari Hesse.

Wilayah di Jerman yang terdampak Perang Schmalkaldic

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c "Schmalkaldic War (1546–1547) - Dictionary definition of Schmalkaldic War (1546–1547) | Encyclopedia.com: FREE online dictionary". www.encyclopedia.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-11-10. 
  2. ^ Dietmar., Regensburger,; Dietmar., Regensburger, Harriet Rudolph & (2016). The European Wars of Religion : an Interdisciplinary Reassessment of Sources, Interpretations, and Myths. Florence: Taylor and Francis. ISBN 9781317032762. OCLC 965773452. 
  3. ^ "The Schmalkaldic League: Reformation War". ThoughtCo. Diakses tanggal 2017-11-11. 
  4. ^ W., Close, Christopher (2009). The negotiated Reformation : imperial cities and the politics of urban reform, 1525-1550. Cambridge: Cambridge University Press. ISBN 9780521760201. OCLC 526106555. 
  5. ^ a b c d e f "WHKMLA : Schmalkaldic War, 1546-1547". www.zum.de. Diakses tanggal 2017-11-11.