Lompat ke isi

Penghargaan Yerusalem

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Penghargaan Yerusalem
DeskripsiPenulis yang karyanya telah membahas tema-tema kebebasan manusia dalam masyarakat
LokasiIsrael
Dipersembahkan olehPenyelenggara Pameran Buku Internasional Yerusalem
Diberikan perdana1963
Situs webhttps://www.jbookforum.com./jerusalem-prize-winner Sunting ini di Wikidata

Penghargaan Yerusalem untuk Kebebasan Individu dalam Masyarakat adalah sebuah penghargaan sastra yang diberikan dua tahun sekali kepada para penulis yang karya-karyanya mengangkat tema tentang kebebasan manusia dalam kehidupan bermasyarakat.

Penghargaan ini diberikan dalam ajang Jerusalem International Book Forum—yang dulu dikenal sebagai Jerusalem International Book Fair—dan biasanya, penerimanya akan menyampaikan pidato saat menerima penghargaan tersebut. Nilai hadiahnya sendiri sebesar 10.000 dolar AS.

Tahun pertama penghargaan ini dimulai pada 1963, dengan penerima pertamanya adalah Bertrand Russell yang sebelumnya juga sudah meraih Nobel pada tahun 1950. Menariknya, beberapa penulis ternama seperti Octavio Paz, VS Naipaul, J.M. Coetzee dan Mario Vargas Llosa semuanya memenangkan Penghargaan Yerusalem sebelum memenangkan Nobel.

Dalam tahun-tahun genap ada juga Penghargaan Nasional Yerusalem untuk mempromosikan penulis Israel lokal. Sebagai contoh, pada tahun 1994 dimenangkan oleh Naomi Gal. Tidak ada penghargaan diberikan pada edisi tahun 2023.

Daftar penerima

[sunting | sunting sumber]
TahunNamaKebangsaanReferensi
1963Bertrand Russell Britania RayaInggris
1965Max Frisch SwissJerman
1967André Schwarz-Bart PrancisPrancis
1969Ignazio Silone ItaliaItalia
1971Jorge Luis Borges ArgentinaSpanyol
1973Eugène Ionesco Rumania /  PrancisPrancis
1975Simone de Beauvoir PrancisPrancis
1977Octavio Paz MeksikoSpanyol
1979Isaiah Berlin Rusia /  Britania RayaInggris
1981Graham Greene Britania RayaInggris
1983V. S. Naipaul Trinidad and Tobago / United KingdomInggris
1985Milan Kundera Ceko /  PrancisCeko / Prancis
1987J. M. Coetzee Afrika Selatan /  AustraliaInggris
1989Ernesto Sabato ArgentinaSpanyol
1991Zbigniew Herbert PolandiaPolandia
1993Stefan Heym JermanJerman / Inggris
1995Mario Vargas Llosa Peru /  SpanyolSpanyol
1997Jorge Semprún SpanyolPrancis / Spanyol
1999Don DeLillo Amerika SerikatInggris
2001Susan Sontag Amerika SerikatInggris
2003Arthur Miller Amerika SerikatInggris
2005António Lobo Antunes PortugalPortugis
2007Leszek Kołakowski PolandiaPolandia
2009Haruki Murakami JepangJepang[1]
2011Ian McEwan Britania RayaInggris[2]
2013Antonio Muñoz Molina SpanyolSpanyol[3]
2015Ismail Kadare AlbaniaAlbania[4]
2017Karl Ove Knausgård NorwegiaNorwegia[5]
2019Joyce Carol Oates Amerika SerikatInggris
2021Julian Barnes Britania RayaInggris
2025Michel Houellebecq PrancisPrancis

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Flood, Alison (2009-02-16). "Murakami defies protests to accept Jerusalem prize". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN 0261-3077. Diakses tanggal 2020-02-17.
  2. "Israel boycotters target authors, artists". Ynetnews. 5 March 2011. Diakses tanggal 23 March 2011.
  3. Staff writer (January 9, 2013). "Spanish author Antonio Munoz Molina to receive Jerusalem Prize at book fair". JTA. Diakses tanggal January 9, 2013.
  4. Rebecca Wojno (January 15, 2015). "Albanian writer to receive Jerusalem Prize". The Times of Israel.
  5. Gili Izikovich (May 28, 2017). "Karl Ove Knausgaard Named 2017 Laureate for Jerusalem Prize in Literature". Haaretz.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]