Pemungutan suara dipindahtangankan tunggal

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Pemungutan suara dipindahtangankan tunggal (bahasa Inggris: The single transferable vote, disingkat STV) adalah sistem pemungutan suara yang dirancang untuk mencapai keterwakilan proporsional melalui sistem pemungutan suara yang diurutkan dalam organisasi multi-kursi atau konstituen (pemungutan suara distrik).[1] Melalui STV, seorang pemilih memiliki sebuah pilihan tunggal yang awalnya dialokasikan kepada calon yang paling mereka sukai dan, sebagai hasil penghitungan dan calon-calon adalah salah satu yang terpilih atau tersingkir, dialihkan kepada caclon lain menurut preferensi yang dinyatakan pemilih, dalam proporsi kepada beberapa suara berlebih atau suara yang terbuang. Metode pasti dari pengalokasian kembali pemilih dapat melalui variasi.

Sistem ini menyediakan kira-kira keterwakilan proporsional, pemilihan terbuka dijatuhkan kepada calon individu yang lebih dari partai-partai, dan dibandingkan dengan pemilihan pertama-sebelum-sesudah-—memperkecil suara "sia-sia" (memilih yang pasti kalah atau pasti menang) dengan mengalihkan kepada calon-calon lain.

Hare–Clark adalah nama yang diberikan kepada STV dalam pemilihan majelis rendah dalam dua negara bagian di Australia dan wilayah-wilayah; Tasmania dan Teritorial Ibukota Australia. Nama itu dipungut dari Thomas Hare, yang mengembangkan sistem, dan Jaksa Agungl Tasmanian, Andrew Inglis Clark, yang memodifikasi metode penghitungan pada saat pengenalannya di Tasmania. Hare–Clark telah diubah untuk menggunakan surat suara berputar (the Robson Rotation). Majelis tinggi New South Wales, Victoria, Western Australia dan South Australia dan juga Senat Australia telah menggunakan sebuah variasi dari STV yang telah mengizinkan menggunakan "tiket pemilihan kelompok".[2] Meskipun majelis tinggi New South Wales dan senat telah mereformasi sistem pemilihan mereka untuk menghapuskan tiket grup dan mengizinkan alokasi opsional dari preferensi.

STV adalah sistem pemilihan kelompok antara lain Keterwakilan Proporsional Masyarakat Australia, the Reformasi Pemilu Masyarakat di Inggris dan Pemilihan Jujur di Amerika Serikat (yang mempromosikan sebuah varian dengan sebutan pemungutan suara pilihan yang diurutkan).[3][4][5][6]

Adopsi[sunting | sunting sumber]

STV has had its widest adoption in the English-speaking world. Hingga 2010, in government elections, STV is used for:

Republic of Ireland Parliamentary elections (since 1921)
European elections
Local government elections
Presidential Elections
Malta Parliamentary elections (since 1921)
European elections
Local government elections
United Kingdom Northern Ireland National assembly elections
European elections
Local government elections
Scotland Local government elections (since May 2007)
India Upper house of Parliament elections (indirect election by state MLAs)
Pakistan Senate elections (indirect election by members of provincial assemblies,
and direct vote by the population of territories)
Australia Federal (country-wide) Senate elections (in the form of a group voting ticket until 2016)
Australian Capital Territory Legislative Assembly elections
New South Wales Legislative Council elections
Local government elections
South Australia Legislative Council elections
Local government elections
Tasmania House of Assembly elections
Local government elections
Victoria Legislative Council elections
Local government elections
Western Australia Legislative Council elections
New Zealand[7]

Regional council elections: Wellington Regional Council
Unitary authority elections: Marlborough District Council
Territorial authority elections:
Palmerston North City Council, Kapiti Coast District Council, Porirua City Council,
Wellington City Council, Dunedin City Council
District health board elections: all 20 boards

United States City elections in Cambridge, Massachusetts
Certain city elections in Minneapolis, Minnesota (starting in 2009)

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Single Transferable Vote". Electoral Reform Society. 
  2. ^ "Proportional Representation Voting Systems of Australia's Parliaments". Electoral Council of Australia. 
  3. ^ "Proportional Representation and its Importance". Proportional Representation Society of Australia. 
  4. ^ "Our mission". Electoral Reform Society. 
  5. ^ "Ranked Choice Voting". FairVote. 
  6. ^ Justin Fisher, D. T. Denver and John Benyon, Central debates in British politics (2003), Pearson Education, ISBN 978-0-582-43727-2, p. 68.
  7. ^ "Single Transferable Vote". Department of Internal Affairs. 2013. Diakses tanggal 1 April 2016. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]