Lompat ke isi

Pemilihan umum Presiden Indonesia 2029

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pemilihan Umum Presiden Indonesia 2029
Sebelum
2034
Jajak pendapat
Kandidat
Presiden petahana
Prabowo Subianto

Gerindra

Presiden terpilih

Belum diketahui

Pemilihan Umum Presiden Indonesia 2029, disebut sebagai Pilpres 2029, adalah pemilihan umum yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2029 untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden periode 2029–2034. Pemilu ini akan menjadi pemilihan presiden langsung keenam sejak sistem tersebut diterapkan pada 2004.

Latar belakang

[sunting | sunting sumber]
Presiden Prabowo Subianto (2024)

Menurut pasal 7 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menyatakan:

Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun, dan sesudah dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan.

Dengan demikian Presiden petahana, Prabowo Subianto dapat maju kembali dalam pemilihan ini untuk periode kedua.

Mengingat Mahkamah Konstitusi (MK) menghapus ketentuan ambang batas pencalonan presiden dan calon wakil presiden atau presidential threshold. Pemilihan umum Presiden Indonesia 2029 menjadikan Pemilihan umum Indonesia pertama setelah penghapusan ambang batas pencalonan presiden sejak Mahkamah Konstitusi mengabulkan gugatan pada 2 Januari 2025.[1]

Potensial

[sunting | sunting sumber]

Berikut adalah beberapa calon potensial yang mungkin akan dipertimbangkan untuk Pemilihan Umum Presiden Indonesia 2029, berdasarkan perkembangan politik terbaru.

Foto Nama Partai
Politik
Jabatan Terakhir
Prabowo Subianto Gerindra Presiden Indonesia (2024–sekarang)
Menteri Pertahanan (2019–2024)
Gibran Rakabuming Raka Independen Wakil Presiden Indonesia (2024–sekarang)
Wali Kota Surakarta (2021–2024)
Puan Maharani PDI-P Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI (2019–2024, 2024–sekarang)
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (2014–2019)
Agus Harimurti Yudhoyono Demokrat Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Indonesia (2024–sekarang)
Menteri Agraria dan Tata Ruang (2024)
Anies Rasyid Baswedan Independen Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta (2017–2022)
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (2014–2016)
Muhaimin Iskandar PKB Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (2024–sekarang)
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI (1999–2009, 2019–2024)
Yusril Ihza Mahendra PBB Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (2024–sekarang)
Menteri Sekretaris Negara Indonesia ke-14 (2004–2007)
Airlangga Hartarto Golkar Menteri Koordinator bidang Perekonomian (2019–sekarang)
Menteri Perindustrian (2016–2019)
Zulkifli Hasan PAN Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia (2024–sekarang)
Menteri Perdagangan (2022–2024)
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (2019–2022)
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (2014–2019)
Purbaya Yudhi Sadewa Independen Menteri Keuangan (2025–sekarang)
Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (2020–2025)
Ganjar Pranowo PDI-P Gubernur Jawa Tengah (2013–2018, 2018–2023)
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI (2004–2013)
Dedi Mulyadi Gerindra Gubernur Jawa Barat (2025–sekarang)
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI (2019–2023)
Bupati Purwakarta (2008–2013, 2013–2018)
Khofifah Indar Parawansa PKB Gubernur Jawa Timur (2019–2024, 2025–sekarang)
Menteri Sosial (2014–2018)
Pramono Anung PDI-P Gubernur Daerah Khusus Jakarta (2025–sekarang)
Sekretaris Kabinet (2015–2024)
Mahfud MD Independen Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (2019–2024)
Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (2008–2013)

Jajak pendapat

[sunting | sunting sumber]

Sebelum pencalonan

[sunting | sunting sumber]
Lembaga Tanggal Sampel Margin of error
Prabowo Subianto
Gerindra
Purbaya Yudhi Sadewa
Independen
Anies Baswedan
Independen
Ganjar Pranowo
PDI-P
Agus Yudhoyono
Demokrat
Gibran Rakabuming
Independen
Dedi Mulyadi
Gerindra
Erick Thohir
Independen
Ridwan Kamil
Golkar
LSI[2] 20 – 28 Januari 2025 1,220 2.90% 69.4% - 8.2% 2.2% 3.1% 6.4% - 0.5% 1.2%
Indikator[3] 16 – 21 Januari 2025 1,220 2.90% 68.9% - 8.6% 5.9% 3.1% 3.8% - 1.3% -
IndexPolitica[4] 1 – 10 Oktober 2025 1,610 1.6% 40.12% 22.50% 13.40% 7.12% 5.12% 4.80% 2.50% 1.12% -

Per provinsi

[sunting | sunting sumber]
Jawa Barat
[sunting | sunting sumber]
Sumber survei Tanggal Jumlah sampel Batas kesalahan
Prabowo Anies KDM
Litbang Kompas[5] 1 – 5 Juli 2025 400 4.9% 36.9% 10.1% 30.3%

Survei kepuasan pada pemerintah

[sunting | sunting sumber]
Lembaga survei Tanggal Link Puas Tidak Puas Ragu-ragu Margin of error Sampel Kepuasan
Bersih
KedaiKOPI23–29 Januari 2025[6]72.5%27.5%1,20145%
Index Politica22–29 Januari 2025[7]87.5%12.1%0.4%±3.0 pp1,20075.4%
LSI20–28 Januari 2025[8]81.4%15.5%3.1%±2.9 pp1,22065.9%
Indikator16–21 Januari 2025[9]79.3%16.9%3.8%±2.9 pp1,22062.4%
Litbang Kompas4–10 Januari 2025[10]80.9%19.1%±3.1 pp1,00061.8%

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Singgih Wiryono (2 Januari 2025). Dani Prabowo (ed.). "MK Hapus Ketentuan Presidential Threshold". Kompas.com. Jakarta: PT Kompas Cyber Media. Diakses tanggal 4 Januari 2025.
  2. "RILIS TEMUAN SURVEI NASIONAL, SERATUS HARI PEMERINTAHAN MENURUT PUBLIK: KONDISI UMUM, KINERJA PROGRAM, DAN TINGKAT KEPUASAN". 2025-02-05.
  3. "Rilis Indikator 27 Januari 2025" (PDF). 2025-01-27.
  4. "Telesurvei IndexPolitica: Elektabilitas Purbaya Teratas di Bursa Cawapres 2029".
  5. Suryaningtyas, M Toto (2025-08-24). "Popularitas KDM dan Pergeseran Peta Politik". Kompas.id. Diakses tanggal 2025-08-28.
  6. "Survei Opini 100 Hari Masa Pemerintahan Prabowo - Gibran".
  7. "100 Hari Pemerintahan Prabowo-Gibran, Survei: Tingkat Kepuasan 87,5%". 2025-02-05.
  8. "RILIS TEMUAN SURVEI NASIONAL, SERATUS HARI PEMERINTAHAN MENURUT PUBLIK: KONDISI UMUM, KINERJA PROGRAM, DAN TINGKAT KEPUASAN". 2025-02-05.
  9. "Rilis Indikator 27 Januari 2025" (PDF). 2025-01-27.
  10. "Survei Litbang Kompas: 80,9 Persen Rakyat Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran". 2025-01-20.