Lompat ke isi

Pemilihan umum Gubernur Kalimantan Selatan 2020

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pemilihan Umum Gubernur Kalimantan Selatan 2020
9 Desember 2020[1] dan 9 Juni 2021
Pemilih terdaftar2.826.685 (Pilkada 9 Des 2020)
2.824.820 (PSU 9 Juni 2021)
Kehadiran pemilih1.840.240 (65,10%) (Pilkada 9 Des 2020)
1.837.061 (65,03%) (PSU 9 Juni 2021)
Resmi
100%
per 17 Juni 2021, 18:24 WITA
Kandidat
 
Calon Sahbirin Noor Denny Indrayana
Partai Golkar Demokrat
Wakil Muhidin Difriadi Darjat
Suara rakyat Pilkada 9 Des 2020
851.822
PSU 9 Juni 2021
871.123
Pilkada 9 Des 2020
843.695
PSU 9 Juni 2021
831.178
Persentase Pilkada 9 Des 2020
50,24%
PSU 9 Juni 2021
51,17%
Pilkada 9 Des 2020
49,76%
PSU 9 Juni 2021
48,83%
Peta persebaran suara
center
Peta Kalimantan yang menyoroti Kalimantan Selatan
Peta peraihan suara di setiap kecamatan dan kota/kabupaten
Gubernur dan Wakil Gubernur petahana
Sahbirin Noor dan Rudy Resnawan

Golkar

Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih

Sahbirin Noor dan Muhidin
Golkar

Pemilihan umum Gubernur Kalimantan Selatan 2020 (selanjutnya disebut Pilkada Kalsel 2020 atau Pilgub Kalsel 2020) adalah pemilihan umum lokal yang akan diselenggarakan di Provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia. Pilkada Kalsel 2020 diadakan dalam rangka memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan periode 2021–2024.[2]

Syarat pencalonan

[sunting | sunting sumber]

Perolehan hasil pemilihan umum legislatif 2019 menunjukkan 10 partai politik mendapatkan kursi di DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dengan jumlah 55 kursi untuk periode 2019–2024. Partai politik atau gabungan partai politik dapat mengajukan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur jika memenuhi ambang batas 20% kursi di DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, minimal 11 kursi dari 55 kursi. Hanya Partai Golongan Karya yang dapat mengusung calon sendiri tanpa harus berkoalisi.

Berikut perolehan suara dan kursi di DPRD Provinsi Kalimantan Selatan hasil Pemilu 2019 berdasarkan Keputusan KPU Provinsi Kalimantan Selatan No. 73/PL.01.9-Kpt/63/Prov/VIII/2019.

Partai politik Perolehan suara Kursi DPRD Kenaikan Penurunan (2014)
  Golkar 418.838 20,98%
12 / 55
21,82% Penurunan 1
  PDI-P 276.917 13,87%
8 / 55
14,55% Steady
  Gerindra 276.361 13,84%
8 / 55
14,55% Kenaikan 2
  PAN 190.877 9,56%
6 / 55
10,91% Kenaikan 5
  PKS 167.031 8,37%
5 / 55
9,09% Steady
  PKB 149.939 7,51%
5 / 55
9,09% Penurunan 1
  PPP 132.403 6,63%
3 / 55
5,45% Penurunan 4
  Demokrat 111.937 5,61%
3 / 55
5,45% Penurunan 1
  NasDem 109.773 5,50%
4 / 55
7,27% Kenaikan 1
  Perindo 40.215 2,01%
0 / 55
0,00% (baru)
  Hanura 38.407 1,92%
1 / 55
1,82% Penurunan 1
  Berkarya 34.769 1,74%
0 / 55
0,00% (baru)
  PBB 21.028 1,05%
0 / 55
0,00% Steady
  PSI 15.401 0,77%
0 / 55
0,00% (baru)
  Garuda 8.253 0,41%
0 / 55
0,00% (baru)
  PKPI 4.022 0,20%
0 / 55
0,00% Steady
Jumlah 1.996.171 100,00% 55 100,00%

Pemilihan umum ini diikuti oleh 2 pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.[3]

Sahbirin Noor Muhidin Denny Indrayana Difriadi Darjat
Calon Gubernur Calon Wakil Gubernur Calon Gubernur Calon Wakil Gubernur
Gubernur Kalimantan Selatan
(2016–2021)
Wali Kota Banjarmasin
(2010–2015)
Wakil Menteri Hukum dan HAM RI
(2011–2014)
Wakil Bupati Tanah Bumbu
(2010–2015)
Partai Pengusung Partai Pengusung
  Golkar   PDI-P   PAN   PKS   PKB   NasDem   Gerindra   PPP   Demokrat
Partai Pendukung Partai Pendukung
  Perindo   PBB   PSI   PKPI   Hanura   Berkarya   Garuda   Gelora
Suara sah pemilu legislatif 2019 Suara sah pemilu legislatif 2019
1.313.375 / 1.996.171(66%)
520.701 / 1.996.171(26%)
Kursi DPRD Provinsi Kalimantan Selatan 2019-2024 Kursi DPRD Provinsi Kalimantan Selatan 2019-2024
40 / 55(73%)
14 / 55(25%)
Visi Visi
"Kalsel Maju (Makmur, Sejahtera, dan Berkelanjutan)." "Kalimantan Selatan Lebih Beriman, Unggul, dan Makmur."
Misi Misi
  1. Meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia.
  2. Mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata.
  3. Memperkuat sarana prasarana dasar dan perekonomian.
  4. Tata kelola pemerintahan yang lebih fokus pada pelayanan publik.
  5. Memperbaiki lingkungan hidup dan memperkuat ketahanan bencana.
  1. Membentuk masyarakat Kalimantan Selatan yang bertakwa, berpendidikan, dan sejahtera.
  2. Meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan dan layanan kesehatan secara merata demi mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, sehat jasmani dan rohani.
  3. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dan antikorupsi; termasuk menjaga keuangan daerah pro dhuafa, serta pelayanan publik yang prima.
  4. Membangun infrastruktur yang mampu mengakselerasi pertumbuhan, sosial, budaya, dan teknologi, termasuk untuk mengantisipasi Kalsel sebagai provinsi penyangga ibu kota negara.
  5. Meningkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi dengan iklim usaha yang sehat dan adil berkelanjutan dalam rangka menghadirkan kesejahteraan yang mengurangi ketimpangan ekonomi dan kemakmuran di tengah-tengah masyarakat.
  6. Memperbaiki tata kelola SDA dan lingkungan untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Hasil rekapitulasi 9 Desember 2020

[sunting | sunting sumber]
CalonPasanganPartaiSuara%
Sahbirin NoorMuhidinGolkar851.82250.24
Denny IndrayanaDifriadi DarjatDemokrat843.69549.76
Jumlah1.695.517100.00
Suara sah1.695.51792.14
Suara tidak sah/kosong144.7237.86
Jumlah suara1.840.240100.00
Pemilih terdaftar/tingkat partisipasi2.826.68565.10
Sumber: KPU Provinsi Kalimantan Selatan
Kabupaten/Kota Sahbrin
Muhidin
Denny
Difriadi
Suara sah Suara tidak sah Pengguna hak pilih Golput Pemilih terdaftar
Suara % Suara % Jumlah % Jumlah % Jumlah % Jumlah % DPT DPPh DPTb Jumlah
Tanah Laut 47.215 43,81% 60.550 56,19% 107.765 95,28% 5.342 4,72% 113.107 48,47% 120.239 51,53% 232.536 132 678 233.346
Kotabaru 64.183 44,08% 81.427 55,92% 145.610 94,95% 7.739 5,05% 153.349 72,02% 59.569 27,98% 209.201 1.046 2.671 212.918
Banjar 171.839 62,42% 103.465 37,58% 275.304 89,90% 30.944 10,10% 306.248 77,41% 89.384 22,59% 389.993 685 4.954 395.632
Barito Kuala 66.708 61,77% 41.283 38,23% 107.991 95,00% 5.685 5,00% 113.676 51,58% 106.711 48,42% 220.006 133 248 220.387
Tapin 46.438 57,82% 33.878 42,18% 80.316 91,63% 7.338 8,37% 87.654 66,19% 44.781 33,81% 132.188 109 138 132.435
Hulu Sungai Selatan 37.172 42,81% 49.654 57,19% 86.826 92,65% 6.884 7,35% 93.710 56,29% 72.761 43,71% 165.907 149 415 166.471
Hulu Sungai Tengah 55.668 42,96% 73.925 57,04% 129.593 85,91% 21.263 14,09% 150.856 81,06% 35.257 18,94% 184.855 203 1.055 186.113
Hulu Sungai Utara 38.488 44,28% 48.439 55,72% 86.927 92,71% 6.832 7,29% 93.759 57,94% 68.059 42,06% 161.506 149 163 161.818
Tabalong 38.951 43,89% 49.794 56,11% 88.745 94,38% 5.284 5,62% 94.029 54,86% 77.378 45,14% 170.212 280 915 171.407
Tanah Bumbu 87.827 50,05% 87.645 49,95% 175.472 94,27% 10.662 5,73% 186.134 80,32% 45.593 19,68% 220.380 476 10.871 231.727
Balangan 35.545 51,35% 33.676 48,65% 69.221 86,77% 10.556 13,23% 79.777 86,61% 12.338 13,39% 91.198 238 679 92.115
Kota Banjarmasin 114.356 49,12% 118.464 50,88% 232.820 92,54% 18.770 7,46% 251.590 55,72% 199.911 44,28% 448.157 339 3.005 451.501
Kota Banjarbaru 47.432 43,54% 61.495 56,46% 108.927 93,62% 7.424 6,38% 116.351 68,12% 54.464 31,88% 167.672 566 2.577 170.815
Total 851.822 50,24% 843.695 49,76% 1.695.517 92,14% 144.723 7,86% 1.840.240 65,10% 986.445 34,90% 2.793.811 4.505 28.369 2.826.685

Pasangan calon nomor urut 2, Denny Indrayana dan Difriadi Darjat mengajukan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi yang diterima pada Selasa, 22 Desember 2020 setelah penetapan hasil pemilihan umum Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan tahun 2020.[4] Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan pemohon untuk sebagian pada 19 Maret 2021 berdasarkan Putusan MKRI Nomor 124/PHP.GUB-XIX/2021 dengan putusan memerintahkan kepada KPU Provinsi Kalimantan Selatan untuk melaksanakan pemungutan suara ulang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2020 di seluruh TPS di Kecamatan Banjarmasin Selatan (Kota Banjarmasin), Kecamatan Sambung Makmur, Kecamatan Aluh-Aluh, Kecamatan Martapura, Kecamatan Mataraman, dan Kecamatan Astambul (Kabupaten Banjar) dan di 24 TPS di Kecamatan Binuang (Kabupaten Tapin) yaitu di TPS 1, TPS 2, TPS 3, TPS 6, TPS 8 Desa Tungkap, TPS 1, TPS 6, TPS 8, TPS 12, TPS 13, TPS 14, TPS 16, TPS 18 Desa Binuang, TPS 5, TPS 7, TPS 10 Desa Raya Belanti, TPS 1, TPS 2, TPS 3, TPS 4, TPS 5 Desa Pualam Sari, TPS 2 Padang Sari, TPS 1 dan TPS 3 Desa Mekarsari dalam waktu paling lama 60 (enam puluh puluh) hari kerja sejak diucapkannya Putusan Mahkamah ini, yang selanjutnya hasil dari pelaksanaan pemungutan suara ulang tersebut ditetapkan setelah digabungkan dengan perolehan suara yang tidak dibatalkan berdasarkan Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 134/PL.02.6-Kpt/63/Prov/XII/2020 tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Tahun 2020, bertanggal 18 Desember 2020, selanjutnya diumumkan oleh Termohon sesuai dengan peraturan perundang-undangan tanpa harus melaporkan pada Mahkamah. Pemungutan suara ulang dilaksanakan pada tanggal 9 Juni 2021.[5]

Hasil rekapitulasi PSU 9 Juni 2021

[sunting | sunting sumber]
CalonPasanganPartaiSuara%
Sahbirin NoorMuhidinGolkar871.12351.17
Denny IndrayanaDifriadi DarjatDemokrat831.17848.83
Jumlah1.702.301100.00
Suara sah1.702.30192.66
Suara tidak sah/kosong134.7607.34
Jumlah suara1.837.061100.00
Pemilih terdaftar/tingkat partisipasi2.824.82065.03
Sumber: KPU Provinsi Kalimantan Selatan Diarsipkan 2021-08-08 di Wayback Machine.
Kabupaten/Kota Sahbrin
Muhidin
Denny
Difriadi
Suara sah Suara tidak sah Pengguna hak pilih Golput Pemilih terdaftar
Suara % Suara % Jumlah % Jumlah % Jumlah % Jumlah % DPT DPPh DPTb Jumlah
Tanah Laut 47.215 43,81% 60.550 56,19% 107.765 95,28% 5.342 4,72% 113.107 48,47% 120.239 51,53% 232.536 132 678 233.346
Kotabaru 64.183 44,08% 81.427 55,92% 145.610 94,95% 7.739 5,05% 153.349 72,02% 59.569 27,98% 209.201 1.046 2.671 212.918
Banjar 175.368 65,03% 94.321 34,97% 269.689 91,97% 23.560 8,03% 293.249 74,37% 101.077 25,63% 389.993 411 3.922 394.326
Barito Kuala 66.708 61,77% 41.283 38,23% 107.991 95,00% 5.685 5,00% 113.676 51,58% 106.711 48,42% 220.006 133 248 220.387
Tapin 44.800 56,78% 34.096 43,22% 78.896 91,57% 7.264 8,43% 86.160 65,06% 46.276 34,94% 132.188 110 138 132.436
Hulu Sungai Selatan 37.172 42,81% 49.654 57,19% 86.826 92,65% 6.884 7,35% 93.710 56,29% 72.761 43,71% 165.907 149 415 166.471
Hulu Sungai Tengah 55.668 42,96% 73.925 57,04% 129.593 85,91% 21.263 14,09% 150.856 81,06% 35.257 18,94% 184.855 203 1.055 186.113
Hulu Sungai Utara 38.488 44,28% 48.439 55,72% 86.927 92,71% 6.832 7,29% 93.759 57,94% 68.059 42,06% 161.506 149 163 161.818
Tabalong 38.951 43,89% 49.794 56,11% 88.745 94,38% 5.284 5,62% 94.029 54,86% 77.378 45,14% 170.212 280 915 171.407
Tanah Bumbu 87.827 50,05% 87.645 49,95% 175.472 94,27% 10.662 5,73% 186.134 80,32% 45.593 19,68% 220.380 476 10.871 231.727
Balangan 35.545 51,35% 33.676 48,65% 69.221 86,77% 10.556 13,23% 79.777 86,61% 12.338 13,39% 91.198 238 679 92.115
Kota Banjarmasin 131.766 53,42% 114.873 46,58% 246.639 93,81% 16.265 6,19% 262.904 58,30% 188.037 41,70% 448.157 329 2.455 450.941
Kota Banjarbaru 47.432 43,54% 61.495 56,46% 108.927 93,62% 7.424 6,38% 116.351 68,12% 54.464 31,88% 167.672 566 2577 170.815
Total 871.123 51,17% 831.178 48,83% 1.702.301 92,66% 134.760 7,34% 1.837.061 65,03% 987.759 34,97% 2.793.811 4.222 26.787 2.824.820

Gugatan pasca PSU

[sunting | sunting sumber]

Pasangan calon nomor urut 2, Denny Indrayana dan Difriadi Darjat; dan Khairil Anwar mengajukan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi yang diterima pada Senin, 21 Juni 2021 dan Rabu, 25 Agustus 2021 setelah penetapan hasil pemungutan suara ulang pemilihan umum Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan tahun 2020.[4] Mahkamah Konstitusi menyatakan permohonan pemohon pasangan calon nomor urut 2 tidak dapat diterima pada 30 Juli 2021 berdasarkan Putusan MKRI Nomor 146/PHP.GUB-XIX/2021 dan menyatakan MK tidak berwenang mengadili permohonan pemohon Khairil Anwar pada 27 Oktober 2021 berdasarkan Putusan MKRI Nomor 151/PHP.GUB-XIX/2021.

Penetapan pasangan calon terpilih

[sunting | sunting sumber]

Pasangan calon nomor urut 1, Sahbirin Noor dan Muhidin ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan terpilih oleh KPU Provinsi Kalimantan Selatan pada tanggal 4 Agustus 2021 berdasarkan Keputusan KPU Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 43/PL.02.7-Kpt/63/Prov/VIII/2021.

Pelantikan pasangan calon terpilih

[sunting | sunting sumber]

Sahbirin Noor dan Muhidin resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan periode 2021–2024 di Istana Negara pada 25 Agustus 2021 oleh Presiden RI, Joko Widodo, dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.[6]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Jadwal Pilkada Serentak 9 Desember 2020, Pemerintah-DPR-KPU Sepakat". tirto.id. Tirto.id. 27-05-2020. Diakses tanggal 16-06-2020.
  2. Pasal 201 Ayat (7) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, da Wali Kota Menjadi Undang-Undang JDIH MK RI. Diakses pada 09-07-2019.
  3. Bakanekobaka (2020-11-09). "BakaNekoBaka: Sedikit Mengenal Para Cagub-Cawagub pada Pilkada 2020". BakaNekoBaka. Diakses tanggal 2025-11-03.
  4. 1 2 "Daftar Permohonan 2020 - Pilkada Serentak | Mahkamah Konstitusi RI". www.mkri.id. Diakses tanggal 2025-11-01.
  5. "PSU Kalsel Berlangsung Lancar, Harap Semua Junjung Hasilnya". KPU. 2021-06-09. Diakses tanggal 2025-11-04.
  6. Humas (2021-08-25). "Presiden Jokowi Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel Masa Jabatan 2021-2024". Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Diakses tanggal 2025-11-03.

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]