Lompat ke isi

Pemilihan umum Bupati Bojonegoro 2007

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pemilihan umum Bupati Bojonegoro 2007
Sebelum
2002
10 Desember 2007
Kandidat
Peta persebaran suara
Letak Kabupaten Bojonegoro di provinsi Jawa Timur
Bupati petahana
M. Santoso

PKB

Bupati terpilih

Suyoto
PAN

Pemilihan umum Bupati Bojonegoro 2007 merupakan Pemilihan kepala daerah langsung pertama di Kabupaten Bojonegoro, setelah sebelumnya bupati dan wakil bupati dipilih oleh legislatif DPRD. Pemilihan ini diselenggarakan pada 10 Desember 2007 untuk menentukan pasangan bupati dan wakil bupati Bojonegoro periode 2008–2013, sebagai bagian dari gelombang Pilkada serentak nasional. Tiga pasangan calon berpartisipasi dalam pemilihan ini. Hasilnya ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bojonegoro pada 17 Desember 2007 tanpa ada gugatan hukum ke Mahkamah Konstitusi.[1]

Dalam Pemilihan Umum Bupati Bojonegoro tahun 2007, terdapat tiga pasangan calon kepala daerah yang mendaftarkan diri dan ditetapkan sebagai peserta pilkada[2]

  • No Urut 3 Drs. Suyoto, M.Si. – Letkol Inf. (Purn.) Drs. Setyo Hartono, dikenal dengan akronim TOTO, diusung oleh Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK). Suyoto saat itu menjabat sebagai Ketua DPW PAN Jawa Timur, sementara Setyo Hartono merupakan mantan perwira aktif Departemen Pertahanan Republik Indonesia dengan pangkat terakhir Letnan Kolonel (Letkol) yang berasal dari lingkungan Kementerian Pertahanan (Kemenhan).
  • No Urut 2 Kolonel Inf. (Purn.) H. M. Santoso – Ir. Budi Irawanto, M.Pd., dengan akronim SOWAN, diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Demokrat (PD), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan sejumlah partai politik lainnya. Santoso merupakan Bupati Bojonegoro petahana periode 2003–2008, sementara Budi Irawanto saat itu menjabat sebagai anggota DPRD Bojonegoro periode 1999–2007.
  • No Urut 1 Dr. H. M. Thalhah, S.H., M.Hum. – Drs. K.H. Tamam Syaifudin, M.Si., dengan akronim TAHTA, diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), dan Partai Bintang Reformasi (PBR). M. Thalhah adalah Wakil Bupati Bojonegoro petahana periode 2003–2008, sedangkan Tamam Syaifudin menjabat sebagai Ketua DPRD Bojonegoro periode 2004–2007.[3]

Penghitungan suara final menunjukkan perolehan sebagai berikut:

  • Suyoto – Setyo Hartono: 279.296 suara (38,45%)
  • M. Santoso – Budi Irawanto: 230.331 suara (31,71%)
  • M. Thalhah – Tamam Syaifudin: 216.787 suara (29,84%)

Suyoto–Setyo Hartono dinyatakan sebagai pemenang Pilkada Bojonegoro 2007, unggul dari lawannya dan resmi ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati periode 2008–2013.[4]

Pelantikan

[sunting | sunting sumber]

Pasangan terpilih kemudian dilantik pada 12 Maret 2008 di Pendopo Malowopati, Bojonegoro oleh Gubernur Jawa Timur, Imam Utomo, setelah sebelumnya sempat direncanakan akan dilantik pada 8 Februari 2008 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Penundaan pelantikan ini disebabkan oleh adanya sengketa hukum terkait keabsahan pencalonan Letkol Inf (Purn.) Setyo Hartono, yang saat itu masih berstatus sebagai perwira aktif TNI di lingkungan Departemen Pertahanan RI, sebagai calon wakil bupati mendampingi Suyoto (Ketua DPW PAN Jawa Timur).[5][6]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Penetapan Bupati Bojonegoro Terpilih Mulus Tanpa Unjukrasa". detiknews. 17 Desember 2007. Diakses tanggal 2025-08-02.
  2. Mayasari, Dayu (23 Oktober 2007). "Diramaikan 3 Pasang Cabup Cawabup". suarasurabaya. Diakses tanggal 2025-08-02.
  3. "Wayback Machine" (PDF). repository.unair.ac.id. Diakses tanggal 2025-08-02.
  4. "Bupati Bojonegoro Terpilih: Lupakan Perbedaan yang Ada". detiknews. 17 Desember 2007. Diakses tanggal 2025-08-02.
  5. "Pelantikan Bupati Terpilih Batal, Situasi Bojonegoro Memanas". detiknews. 8 Februari 2008. Diakses tanggal 2025-08-02.
  6. "Bupati Bojonegoro Dilantik, Santoso Tak Nongol". detiknews. 13 Maret 2008. Diakses tanggal 2025-08-02.