Pemilihan kepala desa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search


Pemilihan Kepala Desa, atau disingkat Pilkades adalah suatu pemilihan yang dilaksanakan secara langsung di desa oleh warga desa setempat untuk memilih Kepala Desa[1]. Lebih lanjut, Pilkades adalah pelaksanaan kedaulatan rakyat di desa dalam rangka memilih Kepala Desa yang bersifat langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil[2].

Sebelum proses pelaksanaan Pilkades dimulai, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) membentuk Panitia Pemilihan untuk melaksanakan Pilkades. Hasil pelaksanaan Pilkades disampaikan oleh Panitia Pilkades kepada BPD. Berdasarkan laporan hasil Pilkades tersebut, BPD menyampaikan calon kepala desa terpilih berdasarkan suara terbanyak kepada Bupati/Walikota melalui camat dengan tembusan kepada kepala desa. Dan selanjutnya, Bupati/Walikota menetapkan pengesahan dan pengangkatan kepala desa dengan Keputusan Bupati/Walikota[3].

Berbeda dengan Lurah yang merupakan Pegawai Negeri Sipil, Kepala Desa merupakan jabatan yang dapat diduduki oleh warga biasa.

  1. ^ Mudawat, La Ode Muhamad Fiil. "PILKADES". Diakses tanggal 2018-12-02. 
  2. ^ Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa
  3. ^ Mudawat, La Ode Muhamad Fiil. "PILKADES". Diakses tanggal 2018-12-02.