Pemilihan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa 2020

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Pemilihan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa 2020
Bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa
2019 ←
17–18 Juni 2020 → 2021
5 (dari 10) anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa

Anggota lama petahana


 Afrika Selatan
 Indonesia
 Republik Dominika
 Belgia
 Jerman

Newly Elected Members


 Kenya
 India
 Meksiko
 Irlandia
 Norwegia

Pemilihan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa 2020 dilaksanakan pada 17 dan 18 Juni 2020 pada sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-74. Pemilihan dilakukan untuk memilih lima anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk masa jabatan selama dua tahun sejak 1 Januari 2021.

Merujuk pada aturan Dewan Keamanan, sepuluh anggota tidak tetap DK PBB digilir antara grup-grup regional. Lima anggota yang dipilih tahun ini berasal dari:

Berdasarkan urutan suara, Meksiko, India, Norwegia, dan Irlandia terpilih menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan untuk periode 2021-2022. Pemilihan dilakukan dalam mekanisme khusus karena pandemi COVID-19. Duta besar hanya diperbolehkan masuk ke ruang Majelis Umum satu persatu untuk melakukan pemilihan.

Kandidat[sunting | sunting sumber]

Asia-Pasifik[sunting | sunting sumber]

Mengundurkan diri[sunting | sunting sumber]

Afrika[sunting | sunting sumber]

Eropa Barat dan Lainnya[sunting | sunting sumber]

Mengundurkan diri[sunting | sunting sumber]

Amerika Latin dan Karibia[sunting | sunting sumber]

Hasil[sunting | sunting sumber]

Pandemi COVID-19 menyebabkan kampanye para kandidat dibatalkan dan diganti dengan lobi via telepon dan teleconference. Duta besar menyerahkan surat suara pada ruang Majelis Umum pada waktu yang ditentukan.

Afrika dan Asia-Pasifik[sunting | sunting sumber]

Hari pertama[sunting | sunting sumber]

Hasil Pemilihan Grup Afrika dan Asia Pasifik[12]
Member Putaran 1
 India 184
 Kenya 113
 Djibouti 78
abstentions 0
Suara yang diperlukan 128

India memenangkan kursi Asia-Pasifik setelah menjadi calon tunggal dari grup tersebut dengan meraih 184 suara.[13] Putaran pertama pemilihan grup Afrika belum menghasilkan kandidat dengan mayoritas 2/3 suara dan pemilihan putaran kedua dilaksanakan di hari berikutnya.

Hari kedua[sunting | sunting sumber]

Hasil Pemilihan Grup Afrika dan Asia Pasifik[14]
Member Putaran 2
 Kenya 129
 Djibouti 62
abstentions 0
Suara yang dibutuhkan 128

Pada putaran kedua, Kenya meraih 129 suara dan terpilih menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB 2021-2022.

Amerika Latin dan Karibia[sunting | sunting sumber]

Hasil Pemilihan Grup Amerika Latin dan Karibia[12]
Member Putaran 1
 Meksiko 187
abstentions 5
Suara yang dibutuhkan 125

Meksiko memenangkan kursi Amerika Latin dan Karibia setelah menjadi calon tunggal dari grup tersebut dengan meraih 187 suara.

Western European and Others Group[sunting | sunting sumber]

Hasil Pemilihan Grup Eropa Barat dan Lainnya[12]
Member Round 1
 Norwegia 130
 Irlandia 128
 Kanada 108
abstentions 1
Suara yang dibutuhkan 128

Norwegia dan Irlandia terpilih setelah mendapatkan mayoritas suara pada pemilihan.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Asian group of nations at UN changes its name to Asia-Pacific group", Radio New Zealand International, 31 August 2011.
  2. ^ "India puts in candidacy for 2021-2022 UNSC non-permanent seat". @businessline. 
  3. ^ Ankit Kumar. "CHOOSING BETWEEN ALLIES AND UNSC SEAT: INDIA'S CATCH 22 SITUATION" (PDF). Centre for Air Power studies. 
  4. ^ "Kenya secures AU endorsement for UN seat". The East African (dalam bahasa Inggris). 
  5. ^ Djibouti, The Republic of. "Djibouti Launches Its Official Election Campaign for Non-permanent Membership of the UN Security Council". www.prnewswire.com (dalam bahasa Inggris). 
  6. ^ "Trudeau unveils Canada's plan to seek 2021 UN Security Council seat". Canadian Broadcasting Corporation. 16 March 2016. 
  7. ^ "Department of Foreign Affairs". Irish Government showcase ireland.ie. 
  8. ^ "Norway and the United Nations: Common Future, Common Solutions". Ministry of Foreign Affairs of Norway. Diarsipkan dari versi asli tanggal 21 August 2013. 
  9. ^ "Switzerland's candidature for a non-permanent seat on the United Nations Security Council for the 2023–2024 term" (PDF). Swiss Federal Council. 5 June 2015. Diakses tanggal 1 November 2015. 
  10. ^ "PM invokes Canada's peacekeeping past in seeking UN Security Council seat". Canadian Broadcasting Corporation. 20 March 2016. 
  11. ^ "México con probabilidades de un asiento en el consejo de seguridad". El Universal. 7 January 2020. 
  12. ^ a b c "Election of Non-Permanent Members of the Security Council – 1st Ballot" (PDF). United Nations General Assembly. United Nations. 17 June 2020. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 19 June 2020. Diakses tanggal 19 Juni 2020. 
  13. ^ "India set for comfortable victory in UN Security Council elections". The Tribune (dalam bahasa Inggris). 17 June 2020. Diakses tanggal 19 June 2020. 
  14. ^ "Election of Non-Permanent Members of the Security Council – 2nd Ballot/1st Restricted" (PDF). United Nations General Assembly. United Nations. 18 June 2020. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 19 June 2020. Diakses tanggal 19 Juni 2020.