Pembicaraan:Kerajaan Singasari

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Wangsa Rajasa[sunting sumber]

Kalau Rajasa adalah Ken Arok, tentunya Anusapati, Ranggawuni dan Kertanegara bukanlah anggota wangsa ini krn mereka keturunan Tunggulametung. Ada yang bisa kasih "pencerahan" ? Kembangraps (bicara) 17 Maret 2012 07.37 (UTC)

Istilah Wangsa Rajasa sebenarnya mulai dipopulerkan oleh sejarawan yang mencermati kaitan dinasti (keluarga kerajaan) Singhasari-Majapahit dengan memperhatikan tindakan politik Raden Wijaya karena ia menggunakan nama abhiseka (nama resmi) Kertarajasa Jayawardhana kala naik takhta Majapahit dengan meniru nama moyangnya (canggahnya) Sri Ranggah Rajasa. Kalau berdasarkan prasasti atau fakta sebenarnya belum tentu Anusapati, Ranggawuni dan Kertanegara adalah keturunan Tunggul Ametung; tapi karena banyak yang merujuk pada kitab populer Pararaton yang kebanyakan ada unsur dongeng mistisnya, maka disebutkan mereka adalah keturunan Tunggul Ametung. Dan pembentuk keturunan dinasti sesungguhnya adalah Ken Dedes yang juga menurut Pararaton, bahwa siapa yang mengawininya maka akan menjadi Raja Jawa, artinya keturunan Ken Dedeslah yang memiliki perbawa ditakdirkan sebagai penguasa Jawa, siapapun ayahnya; Tunggul Ametung atau Ken Arok. Raden Wijaya sendiri keturunan dari Ken Arok dan Ken Dedes dari Mahisa Wongateleng - Narasimhamurti (Mahisa Champaka) - Lembu Tal - Raden Wijaya. Tindakan Wijaya mengambil nama canggahnya (Rajasa) sekaligus mengawini semua putri Kertanegara adalah upaya menunjukkan trah-nya, memastikan legitimasi politiknya atas Jawa dan menyingkirkan kompetisi dari pihak lain, mandaulat dirinya sebagai raja Majapahit pewaris sah Singhasari.Gunkarta (bicara) 17 Maret 2012 08.46 (UTC)