Pelacur Besar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Sebuah lukisan Rusia 1800an yang menggambarkan Pelacur Besar sedang mengendarai Binatang berkepala tujuh (seekor Sirrush)

Pelacur Besar adalah sebuah figur jahat Kristen yang disebutkan dalam Kitab Wahyu di Alkitab. Nama lengkapnya yang diberikan adalah "Pelacur Besar, Ibu Pelacuran dan Kebencian di Dunia." (bahasa Yunani: Βαβυλὼν ἡ μεγάλη, ἡ μήτηρ τῶν πορνῶν καὶ τῶν βδελυγμάτων τῆς γῆς; ditransliterasikan menjadi Babylōn hē megalē, hē mētēr tōn pornōn kai tōn bdelygmatōn tēs gēs.)

Penyebutan dari Kitab Wahyu[sunting | sunting sumber]

“Pelacur besar” pada kitab suci Wahyu disebutkan dalam pasal 17 dan 18.

17:1 Lalu datanglah seorang dari ketujuh malaikat, yang membawa ketujuh cawan itu dan berkata kepadaku: "Mari ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu putusan atas pelacur besar, yang duduk di tempat yang banyak airnya.
17:2 Dengan dia raja-raja di bumi telah berbuat cabul, dan penghuni-penghuni bumi telah mabuk oleh anggur percabulannya.
17:3 Dalam roh aku dibawanya ke padang gurun. Dan aku melihat seorang perempuan duduk di atas seekor binatang yang merah ungu, yang penuh tertulis dengan nama-nama hujat. Binatang itu mempunyai tujuh kepala dan sepuluh tanduk.
17:4 Dan perempuan itu memakai kain ungu dan kain kirmizi yang dihiasi dengan emas, permata dan mutiara, dan di tangannya ada suatu cawan emas penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya.
17:5 Dan pada dahinya tertulis suatu nama, suatu rahasia: "Babel besar, ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi."
17:6 Dan aku melihat perempuan itu mabuk oleh darah orang-orang kudus dan darah saksi-saksi Yesus. Dan ketika aku melihatnya, aku sangat heran.
17:9 Yang penting di sini ialah akal yang mengandung hikmat: ketujuh kepala itu adalah tujuh gunung, yang di atasnya perempuan itu duduk,
17:10 ketujuhnya adalah juga tujuh raja: lima di antaranya sudah jatuh, yang satu ada dan yang lain belum datang, dan jika ia datang, ia akan tinggal seketika saja.
17:11 Dan binatang yang pernah ada dan yang sekarang tidak ada itu, ia sendiri adalah raja kedelapan dan namun demikian satu dari ketujuh itu dan ia menuju kepada kebinasaan.
17:12 Dan kesepuluh tanduk yang telah kaulihat itu adalah sepuluh raja, yang belum mulai memerintah, tetapi satu jam lamanya mereka akan menerima kuasa sebagai raja, bersama-sama dengan binatang itu.
17:15 Lalu ia berkata kepadaku: "Semua air yang telah kaulihat, di mana wanita pelacur itu duduk, adalah bangsa-bangsa dan rakyat banyak dan kaum dan bahasa.
17:18 Dan perempuan yang telah kaulihat itu, adalah kota besar yang memerintah atas raja-raja di bumi."
— Wahyu 17:1-18

Bacaan tambahan[sunting | sunting sumber]

  • Harper's Bible Dictionary Paul J. Achtemeier, general editor (1985, Harper Collins), ISBN 0-06-069863-2
  • The NIV Study Bible, Kenneth Barker, general editor. (1995, Zondervan) ISBN 0-310-92589-4
  • The New Oxford Annotated Study Bible with Apocrypha, Bernhard W. Anderson, Bruce Metzger, general editors. (1991, Oxford University Press) ISBN 0-19-528356-2
  • John Coleman, Conspirators' Hierarchy, 4th ed., Carson City: Joseph Holding Corp., 2006.
  • R. A. Coombes, America, The Babylon: America’s Destiny Foretold In Biblical Prophecy, Leathers Pub, 1998.
  • Walter Wink, Engaging the Powers, Minneapolis: Fortress Press, 1992.