Pejeng, Tampaksiring, Gianyar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Pejeng
Desa
Negara  Indonesia
Provinsi Bali
Kabupaten Gianyar
Kecamatan Tampaksiring
Pemerintahan
 • Kepala desa Cokorda Gde Agung Kusuma Yuda
Kodepos 80552
Luas 2,81 km² [1]
Jumlah penduduk

6.126 jiwa (2014)[2]

5.223 jiwa (2010)[3]
Kepadatan 1.589 jiwa/km²(2010)

Desa Pejeng adalah salah satu desa di kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, provinsi Bali, Indonesia.

Sejarah Desa[sunting | sunting sumber]

Nama Pejeng mulai dikenal dunia sejak 1705 melalui laporan naturalis Belanda GE Rumphias berjudul Amboinsche Reteitkamer. Dalam laporan tersebut, Rumphius menyebut keberadaan genderang (nekara) berbahan perunggu yang kemudian hari disebut Bulan Pejeng. Rumphius sendiri belum pernah melihat benda tersebut. Dia mendapat informasi dari orang lain yang menyatakan bahwa di Pejeng ada benda misterius dari perunggu. Benda ini dianggap meteorit dan bidang pukulnya yang bulat dianggap sebagai bulatan roda. Rumphius menulis, benda ini semula tergeletak di tanah, tidak seorang pun yang berani memindahkan karena takut mendapat celaka.

Penemuan Bulan Pejeng ini seperti "pembuka pintu" masuk ke zaman Bali Kuno, bahkan zaman Pra-Sejarah. Inventarisasi kepurbakalaan yang dilakukan Oudheidkundige Dienst(OD) atau Jawatan Purbakala Pemerintah Hindia Belanda, yang kemudian diteruskan oleh Balai Kepurbakalaan Indonesia, menemukan kenyataan yang mengejutkan: Desa Pejeng memiliki peninggalan arkeologis yang amat beragam dan tersebar hampir di seluruh pelosok desa. Peninggalan-peninggalan purba dan tulisan-tulisan yang ada membuat para ahli memperkirakan Pejeng adalah pusat Kerajaan Bali Kuno (883-1343 M).

Kata “pejeng” sendiri diduga berasal dari kata “pajeng” yang berarti payung, karena dari desa inilah raja-raja Bali Kuno memayungi rakyatnya. Ada juga yang menduga berasal dari kata pajang, bahasa Jawa Kuno yang berarti sinar. Diyakini, dari sinilah sinar kecemerlangan dipancarkan ke seluruh jagat. Akan tetapi, bagi orang-orang tua di Pejeng, nama itu bukan nama asli desa. Sudah mengalami perubahan. Menurut mereka, sebelum Pejeng desa itu disebut Soma Negara, ibukota Kerajaan Singamandawa.[butuh rujukan]

Demografi[sunting | sunting sumber]

Penduduk desa Pejeng sampai dengan tahun 2014 (proyeksi BPS) berjumlah 6.126 jiwa terdiri dari 3.047 laki-laki dan 3.079 perempuan dengan sex rasio 98,96.[4]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala Luar[sunting | sunting sumber]