Pegunungan Serayu Utara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Pegunungan Serayu Utara (dalam bahasa inggris disebut North Serayu Mountain) merupakan rangkaian pegunungan utama di Jawa Tengah. Pegunungan Serayu Utara mencakup wilayah Kabupaten Brebes, Kabupaten Banyumas Utara, Kabupaten Tegal, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Banjarnegara Utara, Kabupaten Wonosobo Utara, Kabupaten Kendal, Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Semarang. Pegunungan Serayu Utara yang berbatasan dengan jalur Pegunungan Bogor di sebelah barat (Bemmelen,1943 vide Bemmelen, 1970) memiliki luas 30-50 km berarah barat-timur dengan geometri melengkung membuka kearah selatan dan kedua ujungnya ditempati oleh gunung api kuarter. Pada bagian barat dibatasi oleh Gunung Slamet dan di bagian timur ditutupi oleh endapan gunung api muda dari Gunung Rogojembangan, Gunung Prahu dan Gunung Ungaran.

Gunung Ungaran merupakan gunung api kuarter yang menjadi bagian paling timur dari Pegunungan Serayu Utara. Daerah Gunung Ungaran ini di sebelah utara berbatasan dengan dataran aluvial Jawa bagian utara, di bagian selatan merupakan jalur gunung api Kuarter (Sindoro, Sumbing, Telomoyo, Merbabu), sedangkan pada bagian timur berbatasan dengan Pegunungan Kendeng. Secara lebih rinci, fisiografi Pegunungan Serayu Utara dibagi menjadi tiga bagian yaitu bagian barat (Bumiayu), bagian tengah (Karangkobar) dan bagian timur (Ungaran)[1]. Titik tertinggi Pegunungan Serayu Utara berada di Gunung Slamet (3.428 meter dpl.) adalah sebuah gunung berapi kerucut yang terdapat di Pulau Jawa, Indonesia. Gunung Slamet terletak di antara 5 kabupaten, yaitu Kabupaten Brebes, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah.

Sejumlah sungai besar yang berhulu di Pegunungan Serayu Utara adalah Kali Serayu, Sungai Comal, Kali Klawing, Sungai Pemali, Kali Logawa, Sungai Merawu, Kali Bodri, Sungai Sambong, Sungai Cacaban, Sungai Ketiwon, Kali Pekalongan, Kali Sengkarang, Kali Sragi, Sungai Waluh, Sungai Rambut, Sungai Kemiri, Sungai Gangsa, Sungai Pening, Sungai Kuto, Sungai Blukar, Sungai Urang, Sungai Kedungsegok, dan Sungai Blorong.

Referensi[sunting | sunting sumber]