Passendale
| Passendale | |
|---|---|
| Negara asal | Belgia |
| Wilayah | Flandria Barat |
| Sumber susu | Sapi |
| Dipasteurisasi | Ya |
| Tekstur | Semi-keras |
| Kadar lemak | 50% |
| Waktu pematangan | Minimal 45 hari |
| Sertifikasi | Tidak[1] |

Passendale adalah keju dari Belgia yang dibuat dengan menggunakan susu sapi yang dipasteurisasi.[1] Keju ini berasal dari daerah Flanders dan dinamakan berdasarkan desa Passchendaele.[2] Ukuran dan bentuk dari keju Passendale memiliki kemiripan dengan roti lokal.[1][2] Berat dari keju ini sekitar 3 kilogram dan kulitnya berwarna kuning tua serta dipenuhi dengan jamur putih.[1] Bagian dalam keju ini berwarna kuning telur dan berlubang.[1] Keju ini cocok dimakan bersama dengan roti ataupun dipanggang dengan sayuran seperti asparagus dan brokoli.[1] Keju Passendale diproduksi dengan mengasamkan susu sapi menggunakan rennet.[1] Setelah itu, dadih dipotong-potong dan dibentuk kemudian garam ditambahkan pada dadih tersebut.[1] Keju tersebut pun dimatangkan selama 45 hari di udara yang lembap.[1] Passendale dibuat pertama kali oleh Romain Donck beserta istrinya Germaine Spruytte pada tahun 1932.[3]
Lihat pula
[sunting | sunting sumber]Rujukan
[sunting | sunting sumber]- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 (Inggris) Iburg, Anne (2004). Dumont's Lexicon of Cheese. Rebo International b.v., Lisse, The Netherlands. ISBN 978-90-366-1689-8. Page 210-211.
- 1 2 (Inggris) Harbutt, Juliet (2006). The World Encyclopedia of Cheese. Anness Publishing Ltd. ISBN 978-1-84309-960-4. Page 113.
- ↑ (Prancis) Un Jour, Le Soleil Diarsipkan 2010-02-23 di Wayback Machine., Passendale.be. Diakses pada 30 Mei 2010.
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]