Parijata

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Parijata
Medinilla speciosa Edit the value on Wikidata
Melastomataceae - Medinilla speciosa-2.JPG
Edit the value on Wikidata
Taksonomi
DivisiTracheophyta
UpadivisiSpermatophytina
Kladangiosperms
Kladmesangiosperms
Kladeudicots
Kladcore eudicots
Kladsuperrosids
Kladrosids
Kladmalvids
OrdoMyrtales
FamiliMelastomataceae
GenusMedinilla
SpesiesMedinilla speciosa Edit the value on Wikidata
Blume, 1831
Tata nama
Sinonim takson
  • Medinilla speciosa var. genuina Hochr., Candollea
  • Medinilla speciosa f. rubriflora Hochr., Candollea
  • Medinilla speciosa var. minoriflora Hochr., Candollea

Parijata (Medinilla speciosa)[1] adalah tumbuhan epifit menahun dalam marga Medinilla, suku Melastomataceae.[2] Tanaman ini tidak memiliki subspesies.[3] Buahnya mengandung antioksidan dan beta-karotena dalam kadar yang signifikan,[butuh rujukan] sehingga dipercaya akan meningkatkan kesuburan kehamilan[4].

Etimologi[sunting | sunting sumber]

Medinilla dinamai dari José de Medinilla y Pineda, gubernur Mauritius (saat itu dikenal sebagai Kepulauan Marianne) pada tahun 1820.[5]

Ciri-ciri[sunting | sunting sumber]

Buah parijata bergerombol dengan ukuran buah relatif kecil dan berwarna merah muda dan ungu. Rasanya yang sepat dan asam.

Persebaran[sunting | sunting sumber]

Tumbuhan ini tumbuh secara alami di Kalimantan, Jawa dan Filipina. Di Kalimantan, tanaman ini dapat ditemukan di Kinabalu di bagian pulau Malaysia. Di Jawa, daerah penghasil buah parijata yang terkenal adalah Kudus Khususnya di daerah lereng Gunung Muria.[6]

Habitat[sunting | sunting sumber]

Spesies ini biasa ditemukan di hutan pegunungan dan lebih suka daerah teduh dan tanah lembap, pada ketinggian antara 300 meter (980 ft) dan 750 meter (2460 ft) dari permukaan laut.

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Blume in Van Hall, 1831 In: Bijdr. Natuurk. Wetensch., Vol.: 6 p. 256
  2. ^ MELnet: Melastomataceae.Net
  3. ^ Roskov Y., Kunze T., Orrell T., Abucay L., Paglinawan L., Culham A., Bailly N., Kirk P., Bourgoin T., Baillargeon G., Decock W., De Wever A., Didžiulis V. (ed) (Galat Lua: bad argument #2 to 'formatDate' (not a valid timestamp).). "Species 2000 & ITIS Catalogue of Life: 2014 Annual Checklist". Species 2000: Reading, UK. Diakses tanggal Galat Lua: bad argument #2 to 'formatDate' (not a valid timestamp).. 
  4. ^ "Sulit Punya Anak? Cobalah Konsumsi Buah Parijoto Warisan Sunan Muria Ini - Semua Halaman - Nakita.ID". Diakses tanggal 2018-02-19. 
  5. ^ Gledhill, David (2008). "The Names of Plants". Cambridge University Press. ISBN 9780521866453 (hardback), ISBN 9780521685535 (paperback). pp 253
  6. ^ "Parijoto Tanaman Warisan Sunan Muria Antarkan Muhamad Sokib Raih Kalpataru". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2019-02-08. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]