Pandemi COVID-19 di Bhutan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Pandemi COVID-19 di Bhutan
Bhutan-map-blank.png
PenyakitCOVID-19
Galur virusSARS-CoV-2
LokasiBhutan
Kasus pertamaParo
Tanggal kemunculan6 March 2020
(8 bulan dan 4 minggu)
AsalWuhan, Hubei, China
Kasus terkonfirmasi47[1] (2020-06-02)
Kasus sembuh9[1]
Kematian
0[1]

Pandemi koronavirus (COVID-19) telah dikonfirmasi masuk ke Bhutan pada tanggal 6 Maret 2020.

Latar Belakang[sunting | sunting sumber]

Pada bulan Januari tahun 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengkonfirmasi bahwa sebuah jenis coronavirus baru (novel koronavirus) menyebabkan terjadinya penyakit pada saluran pernapasan. Kasus pertama diidentifikasi terjadi di Wuhan, sebuah kota di provinsi Hubei, Republik Rakyat Tiongkok, yang mana disebutkan pada tanggal 31 Desember 2019[2][3]. CFR dari koronavirus jenis baru ini memang jauh lebih rendah apabila dibandingkan dengan SARS pada tahun 2003[4][5], namun tingkat penyebarannya jauh lebih besar, serta jumlah kematian yang lebih tinggi[6].

Lini Waktu[sunting | sunting sumber]

Maret 2020[sunting | sunting sumber]

6 Maret: Bhutan mengkonfirmasi kasus COVID-19 pertama. Pasien pertama di Bhutan tersebut merupakan warga Amerika Serikat berusia 76 tahun yang melakukan perjalanan ke negara tersebut lewat India. Sekitar 90 orang yang berdekatan langsung dengan beliau, langsung dikarantina[7].

Merespons kasus tersebut, pemerintahan Bhutan langsung membatasi akses bagi turis dari luar negeri untuk masuk ke negara tersebut. Sekolah-sekolah yang terdapat di ibu kota negara yaitu Thimphu juga ditutup[7].

Pria berusia 76 tahun tersebut kemudian di evakuasi ke Amerika Serikat pada tanggal 13 Maret. Beliau dilarikan ke kota Baltimore di Maryland dan berhasil bertahan. Pasangannya yang juga bepergian bersama nya juga selamat.

22 Maret 2020: Raja Jigme Khesar Namgyel Wangchuck mengumumkan bahwa pemerintahan Bhutan akan menutup perbatasan darat negara tersebut[8].

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c "National situational update on COVID-19 as of 2nd June 2020". Ministry of Health. Royal Government of Bhutan. 3 June 2020. Diakses tanggal 3 June 2020. 
  2. ^ Elsevier. "Novel Coronavirus Information Center". Elsevier Connect (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-06-03. 
  3. ^ Weiss, Matt Reynolds and Sabrina (2020-05-27). "How coronavirus started and what happens next, explained". Wired UK. ISSN 1357-0978. Diakses tanggal 2020-06-03. 
  4. ^ "Crunching the numbers for coronavirus | Imperial News | Imperial College London". Imperial News (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-06-03. 
  5. ^ "High consequence infectious diseases (HCID)". GOV.UK (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-06-03. 
  6. ^ "World Federation Of Societies of Anaesthesiologists - Coronavirus". www.wfsahq.org. Diakses tanggal 2020-06-03. 
  7. ^ a b "Bhutan confirms first coronavirus case". The Economic Times. 2020-03-06. Diakses tanggal 2020-06-03. 
  8. ^ "Kiriman Instagram oleh Her Majesty Queen Jetsun Pema • 23 Mar 2020 jam 3:10 UTC". Instagram. Diakses tanggal 2020-06-03.