Sunda Kiwari TV

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Padjadjaran TV)
Lompat ke: navigasi, cari
SKTV (Sunda Kiwari TV)
PT Esa Visual Padjadjaran Tivi (Bandung)
PT Cakra Lestari Televisi (Cianjur)
PT Sumedang Televisi Utama (Sumedang)
PT Majalengka Televisi Utama (Majalengka)
PT Kuningan Televisi Utama (Kuningan)
Sunda Kiwari TV.png
Diluncurkan 1 Januari 2005 (sebagai PJTV)
8 September 2017 (sebagai SKTV)
Jaringan Jawa Pos TV
Pemilik Esa Production (2005-2006)
Jawa Pos Group (2006-sekarang)
Slogan Sebagai PJTV
Bandung Euy (2005-2014)
Saratus Persen Lokal (2014-2017)
Sebagai SKTV
Sekuuut...! (2017-sekarang)
Wilayah siaran Kota Bandung, Cianjur, Sumedang, Majalengka dan Kuningan
Kantor pusat Gedung Lucky Square Lt. 1 Blok A2-05, Jl. Terusan Jakarta No. 2 Bandung, Jawa Barat
Nama sebelumnya PJTV (2005-2017)
CB Channel
SMTV
Jatiwangi TV
TVK
Saluran saudara JTV
Situs web www.pjtv.co.id
Ketersediaan
Terestrial
Kota Bandung 28 UHF
Kabupaten Cianjur 37 UHF
Kabupaten Sumedang 29 UHF
Kabupaten Majalengka 50 UHF
Kabupaten Kuningan 31 UHF
Logo pertama PJTV (Maret 2005-23 September 2009)
Logo kedua PJTV (23 September 2009-15 April 2010)
Logo terakhir PJTV (15 April 2010-8 September 2017)

Sunda Kiwari TV (disingkat: SKTV, sebelumnya bernama PJTV) merupakan salah satu stasiun televisi lokal di Bandung. Berdiri pada tahun 2005 di Bandung dengan kekuatan pemancar 3 KW. Didukung dengan tenaga SDM yang muda dan kreatif serta mempunyai visi yang sama sampai saat ini SKTV menjadi stasiun televisi yang eksis di kota Bandung dan sekitarnya. Stasiun televisi ini merupakan anggota jaringan Jawa Pos TV.

Dengan semangat untuk mencapai visinya, selain telah banyaknya program-program baru yang menarik, menghibur serta mendidik, SKTV adalah stasiun TV lokal pertama di Bandung yang sudah mengudara kurang lebih 19 jam perhari. Saat ini telah menambah daya pancarnya menjadi 10 KW yang tentunya akan menjangkau sebagian besar wilayah Jawa Barat.

Pada tanggal 15 April 2010, PJTV berganti nama dari Padjadjaran TV menjadi Parijz van Java TV. Program-program PJTV ditujukan untuk menjadi tontonan keluarga, dengan melibatkan secara penuh masyarakat Bandung agar PJTV menjadi bagian dari hati masyarakat Bandung dan menjadi Televisi Pilihan Pertama Penonton.

Saat ini SKTV mengudara mulai pukul 05.00 WIB sampai 00.00 WIB.

Mulai 8 September 2017, PJTV (bersama dengan CB Channel Cianjur, SMTV Sumedang, Jatiwangi TV Majalengka dan TVK Kuningan) berganti nama menjadi SKTV. Pergantian nama tersebut bertepatan dengan acara Dialog Budaya "Sunda Kiwari dalam Perspektif Indonesia" yang disiarkan pukul 19.00 WIB.

Program SKTV

Berita dan informasi

  • “Halo Bandung Pagi”, setiap hari Senin sampai Sabtu, pukul 06.00 WIB
  • “Radar Pagi Ceria”, setiap hari Minggu, pukul 06.00 WIB
  • “Radar Petang”, setiap hari Senin sampai Sabtu, pukul 19.00 WIB
  • “Ceuk Mang Warta”, setiap hari Senin sampai Sabtu, pukul 21.00 WIB (berita yang disampaikan dalam bahasa Sunda)
  • “Bewara Bandung”, setiap hari Senin sampai Sabtu, pukul 21.30 WIB (berita yang disampaikan dalam bahasa Sunda)
  • “Obrolan Pagi”, talkshow seputar Bandung, Setiap hari Senin sampai Sabtu pukul 09.00 WIB
  • “Obrolan Malam”, talkshow seputar kesehatan, setiap hari Senin sampai Sabtu pukul 22.00 WIB
  • “Sampurasun”, setiap hari Senin sampai Sabtu, pukul 06.30 WIB
  • “Info Jurnal”, berita dalam waktu 5 menit, setiap hari Senin sampai Sabtu, pukul 12.00 WIB
  • “Ngobrol Sareng Kang UU Balarea”, talkshow dengan UU Rukmana, setiap hari Jum'at, pukul 19.30 WIB

Hiburan

  • Lokaholic (Program musik dan profil band-band indie Bandung)
  • Bobotoh Persib
  • Ni'isan Hate, Permata Nurani Islam, Menabur Damai (Ceramah Keislaman)
  • Shocking Day
  • Kaditu Kadieu
  • Sundut Maut
  • Yu Nembang Yu
  • Morning Buzz
  • Verboden
  • Tanpa Jarak
  • Jalan Malam
  • Kemana Aja Boleh
  • Kedokteran
  • EOTW (Event Of The Week)
  • Teras Si Cepot
  • Religi Islam
  • BBM (Blantika Bursa Musik)
  • Doger Coblak
  • Magic Cooking
  • Cooking Class
  • Mata Hati
  • Cerita Ramadhan
  • Bajigur
  • Potret
  • Jungle Run
  • Bingkai Parahyangan
  • Dendang
  • Poksang
  • BDGMGZ
  • Exspoch
  • Indiekustik
  • Pendekar Jijibon
  • Rolling Action
  • Gosip (Goyang Siip...ah)
  • Artmosfirik
  • Pantes (Padjadjaran Tembang Sunda)
  • Tembang-Tembang Top Hits
  • Radio Janari
  • Tarling
  • Masigit
  • Sahur Kang Ayi
  • Tepas Gogonjakan
  • Kipas (Kidung Pasundan), Kahayang (Kawih Parahyangan) merupakan program musik bernuansa Sunda
  • Musiklovedia
  • Master Magic
  • Sisi Kota
  • Sisindiran Warung Kopi
  • Pesona
  • Beranda (Berita Urang Sunda)
  • Sport Action
  • Dialog Simpang Braga
  • Eksotik
  • Gentra Kahuripan
  • Nongkrong RR
  • Prescool Diva
  • CFD
  • BK SKB
  • Sayang Rohani (Kekristenan)
  • Basa Osing
  • Jalur Musik

Program lainnya

  • Lejel Home Shopping
  • GS Home Shopping
  • Hakasima Home Shopping
  • Kabisa (Karya Bisnis dan Usaha)
  • Drama Asia: The King Of Han Dynasty III
  • Pondasi (Potensi dan Progresi)
  • Jungle Run
  • Bingkai SKB
  • Gogomall Home Shopping
  • Best Buy Home Shopping

Program acara lama

  • Bundesliga
  • NBA
  • DRTV Home Shopping
  • Jadung (Jajanan Urang Bandung)
  • Rahasia Dapur Kita
  • Dansa Nu Kita
  • Bewara Pagi
  • Bewara Siang
  • Jurnal Bandung
  • Bewara Malam
  • Smart On Vacation
  • Jurnal Info
  • Catatan Perjalanan
  • Smile
  • Gado-Gado
  • Bolo-Bolo
  • Falcon
  • Longser Budak
  • Bermain Sambil Belajar
  • Drama Asia: Stairway To Heaven
  • Drama Asia: Lovers In Paris
  • Drama Asia: Green Roses
  • Warna Warni Nusantara
  • XSen
  • My Life
  • Rumah Jabar
  • Gaya Q
  • Solusi Life
  • Obrolan Pagi
  • Obrolan Malam
  • Olala (Obrolan Laki-Laki)
  • Deu Bobotoh Persib
  • Gorowok Persib
  • Techno Cafe
  • Cepot Mania (episode lama)

Program yang tayang saat Sign Off

Sejak 1 Januari 2012, PJTV menyiarkan beberapa program sendiri. Diantaranya:

  • Rumah Jabar
  • Gaya Kita
  • Warna Warni Nusantara
  • Theater PJTV
  • Sudut Kota
  • Tekno Euy

Target pengiklan

Target pengiklan di PJTV yaitu:

Target iklan lokal mencapai 50%

Target iklan nasional mencapai 80%

Sedangkan untuk iklan lokal berupa Toserba Yogya, Pemerintah Propinsi Jawa Barat, dan lain lain

Sedangkan untuk iklan nasional berupa PT Unilever Indonesia Tbk, PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk, dan lain lain

Pranala luar