Pachygrapsus crassipes
| Pachygrapsus crassipes | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Arthropoda |
| Kelas: | Malacostraca |
| Ordo: | Decapoda |
| Subordo: | Pleocyemata |
| Infraordo: | Brachyura |
| Famili: | Grapsidae |
| Genus: | Pachygrapsus |
| Spesies: | P. crassipes |
| Nama binomial | |
| Pachygrapsus crassipes Randall, 1840 | |
Pachygrapsus crassipes, atau kepiting pantai bergaris, adalah spesies kepiting kecil yang ditemukan di pantai berbatu maupun berlumpur di kawasan Pasifik timur laut dan barat laut. Di Amerika Utara, spesies ini terdapat dari Oregon tengah, melewati California hingga dekat Ensenada, Baja California, Meksiko. Populasi terisolasi dengan jarak penyebaran yang jauh juga ditemukan di Bamfield, Pulau Vancouver, Kanada. Populasi di Pasifik barat, termasuk di Korea dan Jepang, terpisah dan diperkirakan telah mengalami divergensi dari populasi Pasifik timur sekitar 0,8 hingga 1,2 juta tahun yang lalu.[1]
Deskripsi
[sunting | sunting sumber]Kepiting ini umumnya memiliki karapas berwarna cokelat keunguan atau hitam dengan garis-garis hijau. Karapasnya berbentuk persegi dengan ukuran mencapai 4 hingga 5 cm. Capitnya berwarna merah keunguan dengan pola belang dan bercak di permukaan atas, serta keputihan keabu-abuan di bagian bawah, sedangkan kakinya berwarna ungu dan hijau dengan tampilan belang serupa.[2]
Perilaku
[sunting | sunting sumber]Kepiting ini menghabiskan lebih dari separuh waktunya di darat. Ia akan sengaja menyelam untuk membasahi insangnya, tetapi dapat bertahan hidup di darat hingga sekitar 70 jam.[3][4] Kepiting ini senang bersembunyi di celah-celah kecil di antara batuan, tetapi akan keluar pada malam hari ketika risiko pemangsaan lebih rendah.[4]
Sebagai predator oportunistik, makanannya terdiri atas alga hijau, alga merah, rumput laut cokelat, diatom, cacing, kerang, organisme kecil yang membusuk, siput laut, lalat, kelomang, isopoda, rumput laut, serta kadang memakan sesamanya, terutama kepiting yang baru selesai berganti kulit.[3][4][5] Mereka lebih menyukai kerang kecil dibandingkan kerang besar atau rumput laut.[5] Meskipun terjadi persaingan antarsesama spesies untuk mendapatkan makanan, mereka tidak memiliki wilayah tetap yang dipertahankan.[4][6]
Secara umum, mereka dimangsa oleh burung camar, gurita, tikus, rakun, dan manusia, serta rentan terhadap berbagai predator lainnya terutama ketika masih muda.[3][4]
Strategi berburu bervariasi tergantung pada habitatnya. Di pantai berbatu, mereka lebih sering berburu daripada mencari makan pasif, dan melakukannya pada malam hari. Sementara di kolam pasang surut, mereka lebih banyak berfokus pada herbivori bahkan pada siang hari. Konflik antarsesama terjadi lebih karena pertahanan diri ketika berada di luar air dalam ruang sempit, sedangkan di dalam air lebih sering disebabkan oleh agresi. Seiring waktu, akan terbentuk hierarki sosial di antara individu dalam habitatnya.[6]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Bryan J. Cassone; Elizabeth G. Boulding (2006). "Genetic structure and phylogeography of the lined shore crab, Pachygrapsus crassipes, along the northeastern and western Pacific coasts". Marine Biology. 149 (2): 213–226. doi:10.1007/s00227-005-0197-9.
- ↑ "eNature: FieldGuides: Species Detail". Diarsipkan dari asli tanggal May 5, 2008. Diakses tanggal August 9, 2008.
- 1 2 3 "Rocky Shores | Cabrillo Marine Aquarium". www.cabrillomarineaquarium.org. Diakses tanggal 2019-05-29.
- 1 2 3 4 5 Stahl, Julie. "Pachygrapsus crassipes (striped shore crab)". Animal Diversity Web (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-05-29.
- 1 2 Lord, Joshua (April 2017). "Juvenile mussel and abalone predation by the lined shore crab Pachygrapsus crassipes". Journal of Shellfish Research. 36 (1): 209–213. doi:10.2983/035.036.0122.
- 1 2 Bovbjerg, Richard V. (October 1960). "Behavioral ecology of the crab, Pachygrapsus crassipes". Ecology (dalam bahasa Inggris). 41 (4): 668–672. doi:10.2307/1931799. JSTOR 1931799.