Lompat ke isi

Otodus chubutensis

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Otodus chubutensis
Rentang waktu: Oligosen Awal–Pliosen Awal
Gigi patah O. chubutensis yang diawetkan sebagian dengan tinggi miring 129 mm
Klasifikasi ilmiah
Domain:
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Subkelas:
Superordo:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
O. chubutensis

Ameghino, 1901
Nama binomial
Otodus chubutensis
Ameghino, 1901
Sinonim[1]
  • Carcharodon mexicanus
  • Carcharocles chubutensis
  • Carcharodon chubutensis
  • Carcharodon productus
  • Megaselachus chubutensis Glickman, 1964
  • Carcharodon subauriculatus Agassiz, 1843
  • Megaselachus productus Glickman, 1968
  • Megaselachus subauriculatus? Glickman, 1964 (nomen dubium)
  • Carcharodon megalodon chubutensis Ameghino, 1908
  • Procarcharodon chubutensis

Otodus chubutensis,[2] berarti "gigi berbentuk telinga Chubut", dari bahasa yunani kuno ὠτ (ōt, berarti "telinga") dan ὀδούς (odoús, berarti "gigi") – sehingga berarti, "gigi berbentuk telinga", adalah spesies hiu bergigi besar jaman prasejarah yang sudah punah. ikan ini termasuk dalam genus Otodus, dan hidup dalam masa Oligocene, Miocene, dan kejadian Pliocene , sekitar 28 – 5 juta tahun yang lalu.[3] Hiu ini dianggap kerabat dekat O. megalodon.[3] Tetapi , sama seperti O. megalodon, klasifikasi spesies ini masih diperdebatkan.

Taksonomi

[sunting | sunting sumber]

Sama seperti hiu bergigi raksasa lain, genus C. chubutensis masih diperdebatkan.[4] Louis Agassiz pertama mengidentifikasi hiu ini sebagai spesies Carcharodon dan dinamakan sebagai C. subauriculatus, pada 1843.[5] Pada 1906, Ameghino mengubah nama hiu ini menjadi Carcharodon chubutensis.[6] Pada 1964, L. S. Glikman memperkenalkan transisi dari Otodus obliquus ke C. auriculatus. Pada 1987, H. Cappetta mengelompokan ulang garis keturunan C. auriculatus - C. megalodon dan menempatkan semua hiu bergigi besar pada genus Carcharocles. Akhirnya, perubahan dari Otodus obliquus ke C. megalodon menjadi jelas dan diakui para peneliti hiu.[7]

Dalam keturunan Carcharocles ; C. chubutensis adalah spesies yang menggantikan C. angustidens dan diikuti oleh C. megalodon.[3] In short, C. chubutensis is considered a possible ancestor of C. megalodon.[3][7][8] Tetapi karena hidup berdampingan dengan C. megalodon selama masa Miocene dan Pliocene epochs, maka dianggap spesies rubahan ( morpho-species).[3]

Otodus chubutensis lebih besar daripafa O. angustidens.[4] gigi C. chubutensis bisa mencapai 130 milimeter (5,1 in) tingginya (diagonal length),[6] menurut metode perkiraan yang diusulkan Gottfried et al., pada 1996, menandakan panjang spesimen 12,2 meter (40 kaki).[6] Perkiraan lain memperkirakan ukuran maksimumnya adalah 13,5 meter (44 kaki) panjangnya.[9] Yang muda berukuran 6–6,3 meter, sebanding dengan Hiu Putih Besar masa kini (Carcharodon carcharias).[10] Rata-rata orang dewasa memiliki tinggi sekitar 9 hingga 11 meter (30–36 kaki) saat dewasa secara seksual.[11]

Otodus chubutensis sepertinya predator puncak dan biasanya memburu ikan,[12] penyu,[12] cetaceans (seperti paus),[12] dan sirenia.[12]

Catatan Fosil

[sunting | sunting sumber]

Spesies ini dikenali dari fosil gigi dan beberapa bagian dari fosil tulang punggung. Tulang O. chubutensis biasanya jarang terawetkan karena komposisinya. Walaupun gigi O. chubutensis mirip dengan gigi O. megalodon,[13] tetapi ukurannya lebih ramping dan mahkota gigi melengkung.[12] Fosil spesies ini ditemukan di Amerika Utara,[12] South America,[12] Afrika,[14] and Eropa.[15]

Amerika selatan[16]
Amerika Utara
Eropa

Lihat juga

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. https://shark-references.com/species/view/Otodus-Megaselachus-chubutensis
  2. Shimada, K.; Chandler, R. E.; Lam, O. L. T.; Tanaka, T.; Ward, D. J. (2016). "A new elusive otodontid shark (Lamniformes: Otodontidae) from the lower Miocene, and comments on the taxonomy of otodontid genera, including the 'megatoothed' clade". Historical Biology. 29 (5): 1–11. doi:10.1080/08912963.2016.1236795. S2CID 89080495.
  3. 1 2 3 4 5 Renz, Mark (2002). Megalodon: Hunting the Hunter. PaleoPress. hlm. 26–30. ISBN 0-9719477-0-8.
  4. 1 2 Gottfried M.D.; Fordyce R.E (2001). "An Associated Specimen of CARCHARODON ANGUSTIDENS (CHONDRICHTHYES, LAMNIDAE) From the LATE OLIGOCENE of NEW ZEALAND, with comments on CARCHARODON Interrelationships". Journal of Vertebrate Paleontology. 21 (4): 730–739. doi:10.1671/0272-4634(2001)021[0730:AASOCA]2.0.CO;2. ISSN 0272-4634.
  5. Klimley, Peter; Ainley, David (1996). Great White Sharks: The Biology of Carcharodon carcharias. Academic Press. ISBN 0-12-415031-4.
  6. 1 2 3 Andres, Lutz. "Megatooth Fossils Found at the Calvert Cliffs of Maryland". Diakses tanggal 2010-05-10.
  7. 1 2 Andres, Lutz (2002). "C. megalodon — Megatooth Shark, Carcharodon versus Carcharocles". Diakses tanggal 2010-05-10.
  8. Bruner, John (1997). "The "Megatooth" shark, Carcharodon megalodon". Mundo Marino Revista Internacional de Vida Marina.
  9. Kast, Emma R.; Griffiths, Michael L.; Kim, Sora L.; Rao, Zixuan C.; Shimada, Kenshu; Becker, Martin A.; Maisch, Harry M.; Eagle, Robert A.; Clarke, Chelesia A. (2022-06-24). "Cenozoic megatooth sharks occupied extremely high trophic positions". Science Advances. 8 (25): eabl6529. doi:10.1126/sciadv.abl6529. ISSN 2375-2548. PMC 9217088. PMID 35731884.
  10. McCormack, Jeremy; Griffiths, Michael L.; Kim, Sora L.; Shimada, Kenshu; Karnes, Molly; Maisch, Harry; Pederzani, Sarah; Bourgon, Nicolas; Jaouen, Klervia (2022-05-31). "Trophic position of Otodus megalodon and great white sharks through time revealed by zinc isotopes". Nature Communications. 13 (1): 2980. doi:10.1038/s41467-022-30528-9. ISSN 2041-1723. PMC 9156768. PMID 35641494.
  11. History~Victor.Perez@calvertcountymd.gov, Victor J. Perez~Florida Museum of Natural; History~ronnymaik.leder@leipzig.de, Ronny M. Leder~Florida Museum of Natural; Researcher~kieffer_stirlling@hotmail.fr, Teddy Badaut~Independent (2021-03-08). "Body length estimation of Neogene macrophagous lamniform sharks (Carcharodon and Otodus) derived from associated fossil dentitions". Palaeontologia Electronica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-05-31.
  12. 1 2 3 4 5 6 7 Aguilera O.; Augilera E. R. D. (2004). "Giant-toothed White Sharks and Wide-toothed Mako (Lamnidae) from the Venezuela Neogene: Their Role in the Caribbean, Shallow-water Fish Assemblage". Caribbean Journal of Science. 40 (3): 362–368.
  13. Nyberg K.G; Ciampaglio C.N; Wray G.A (2006). "Tracing the ancestry of the GREAT WHITE SHARK". Journal of Vertebrate Paleontology. 26 (4): 806–814. doi:10.1671/0272-4634(2006)26[806:TTAOTG]2.0.CO;2. ISSN 0272-4634.
  14. Cook, Todd D.; Alison M. Murray; Elwyn L. Simons; Yousry S. Attia; Prithijit Chatrath (18 February 2010). "A Miocene selachian fauna from Moghra, Egypt". Historical Biology. 22 (1–3). Egypt: 78–87. doi:10.1080/08912960903249329.
  15. Marsili, Stefano; Giorgio Carnevale; Ermanno Danesea; Giovanni Bianuccia; Walter Landinia (March 2007). "Early Miocene vertebrates from Montagna della Maiella, Italy". Annales de Paléontologie. 93 (1). Italy: Elsevier: 27–66. doi:10.1016/j.annpal.2007.01.001.
  16. Otodus chubutensis Diarsipkan 2020-10-01 di Wayback Machine. at Fossilworks.org

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]