Operation Stardust

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Operasion Stardust adalah operasi militer fiksi dalam serial TV fiksi ilmiah Mobile Suit Gundam 0083: Stardust Memory. Operasi ini adalah operasi militer yang dimaksudkan untuk merusak kekuasaan Federasi Bumi, dan dijalankan oleh Armada Delaz pada U.C. 0083.

Latar Belakang[sunting | sunting sumber]

Armada Delaz mundur dari pertempuran A Baoa Qu

Akar dari Operasi Stardust Dimulai pada saat pertempuran di A Baoa Qu. Armada Delaz, yang dipimpin oleh Aiguille Delaz, mundur dari pertempuran setelah pemimpin mereka Gihren Zabi dibunuh oleh saudarinya Kycillia. Delaz, berniat untuk balas dendam terhadap Federasi yang berjaya, mundur dengan pasukannya ke Garden of Thorns.

Strategi[sunting | sunting sumber]

Tujuan utama dari Operasi Stardust adalah untuk membongkar korupsi di dalam Federasi melemahkan kekuasaannya di muka bumi. Seperti yang Delaz katakan, tujuan utama dari operasi ini adalah untuk membangkitkan Zeon yang baru. Menyadari bahwa Armada Delaz sendiri tidak akan mampu melawan kekuatan penuh Federasi, Stardust akan dijalankan dalam tiga tahap.

Tahap 1: Mencuri RX-78GP02A[sunting | sunting sumber]

Gundam RX-78GP01 "Zephyrantes" (Kiri) dan Gundam RX-78GP02A "Physalis" (kanan)

Tahap pertama dari Operasi Stardust melibatkan pencurian model Gundam terbaru milik Federasi Bumi, yaitu RX-78GP02A Gundam "Physalis". Intelijen Zeon telah mengetahui bahwa Federasi sedang mengembangkan mobile suit Gundam baru jika sisa pasukan Zeon merencanakan penyerangan. Gundam GP02A didesain secara khusus untuk perang taktis, bersenjatakan hulu ledak nuklir mk.82 yang mematikan. hal ini akan membongkar fakta bahwa Federasi Bumi telah melanggar Perjanjian Antartika. Armada Delaz menugaskan pilot ulung Perang Satu Tahun Anavel Gato dan mata-mata Anaheim Electronics Nick Orville untuk menyusup ke markas Federasi di Torrington, Australia. Physalis dan unit kembarnya, RX-78GP01 Gundam "Zephyranthes", tiba di Markas Torrington pada 7 oktober U.C. 0083 di atas kapal induk serbu kelas-Pegasus ''Albion''. Disana, Gato menyusup kedalam kapal dan mencuri Physalis setelah hulu ledaknya dipasang. Gato sukses mencuri mobile suit itu dan melarikan diri bersamanya, walaupun terlibat dalam pertarungan kecil dengan Gundam Unit 1, yang dikendarai oleh pilot pemulah Kou Uraki. Gato dibantu oleh tiga MS-09/trop Dom Troopers dan satu YMS-16M Xamel. awak kapal Albion kehilangan sebuah RGM-79C Powered GM dan juga sebuah MS-06F2 Zaku II F2. selama beberapa minggu kedepan Gato dikejar oleh pasukan mobile suit dari Albion, tetapi dapat melarikan diri dari Benua Australia dengan sebuah Kapal Selam Zeon. Dari sana, Gato tiba di Markas Kimbareid di Afrika. Komandan Markas Neuen Bitter menyediakan gato sebuah transportasi HLV untuk meluncurkan Gundam yang dicuri ke Ruang Angkasa. walaupun serangan ganas dari Albion, Pasukan Neuen Bitter dapat menahan Albion cukup lama sampai Gato dan Physalis berhasil meninggalkan Bumi.

Tahap 2: Serangan Terhadap Angkatan Inspeksi[sunting | sunting sumber]

Ledakan Nuklir di Solomon.png

dengan berhasilnya peluncuran Gundam Unit 2 ke Ruang angkasa, Laksamana Delaz meminta pilot Zeon Cima Garahau yang misterius dan armadanya yang terkenal jahat. Walaupun ada kecurigaan dari Gato, Delaz menjelaskan bahwa mereka butuh pasukan Cima untuk membantu Operasi Stardust. sementara pasukan Cima mencegat Albion di Bulan, Delaz, dengan Gato disampingnya, menyiarkan pidato ke seantero Bumi, menyatakan perang dengan Federasi Bumi. Tahap selanjutnya dari Operasi Stardust melibatkan Gundam yang dicuri untuk menyerang Federasi Bumi saat inspeksi. Meluncur di dalam Physalis, Gato pergi ke Solomon lalu naik keatas Pulau Konpei (nama batu untuk Solomon). Gato menembakkan hulu ledak dan menghancurkan Birmingham dan 2⅔ armada ruang angkasa Federasi. setelahnya, Gato dicegat kembali oleh Uraki, yang sekarang menaiki Zephyranthes Full Burnern yang diperbaharui. keduanya kehilangan mobile suit mereka, tetapi sebelumnya Gato berhadapan dengan Uraki diluar kokpit.

Tahap 3: Menjatuhkan Koloni di Amerika Utara[sunting | sunting sumber]

Akhir dari Operasi Stardust

Hampir segera setelah penyerangan Pulau Konpei, Armada Cima merencanakan pembajakan koloni Ease dan Blade milik Side 1. Tahap terakhir Operasi Stardust adalah mengarahkan kedua koloni ke Bulan, membuatnnya terlihat seperti Zeon menyerang kota Von Braun. Tetapi, rencana sebenarnya adalah melambungkan Ease keluar dari Blade dan menabrakannya ke Bumi, terutama Amerika Utara bangian tengah dimana sebagian besar makanan Federasi diproduksi. Armada Garis Depan Axis mengirim Anavel Gato sebuah mobile armor AMX-002 Neue Ziel. Gato menyerang pasukan federasi yang mengejar dengan kekuatan Neue Ziel yang sangat besar, tetapi ia dicegat oleh Uraki, yang kali ini mengendarai [RX-78GP03 Gundam "Dendrobium Orchis"]] dalam upaya untuk mengarahkan koloni keluar dari jalur. Pasukan yang mengejar tidak mampu menghentikan Ease memasuki medan gravitasi Bumi. Operasi ini berada dalam bahaya ketika Pasukan Cima menghianati Armada Delaz dan Cima membunuh sendiri Delaz di dalam kapal [Kelas-Gwazine]]-nya. melihat ini, Gato menghancurkan anjungan untuk membunuh Cima, tetapi ia melarikan diri dengan AGX-04 Gerbera Tetra barunya. dan lebih buruk lagi, Federasi membangun versi terbari dari ''Tata Surya'' untuk menghancurkan koloni dengan Bask Om sebagai pemimpinnya. namun, Gato menghancurkan kapal pengendalinya dan melemahkan efektivitas senjata tersebut. Gato lalu mendarat di Ease untuk menyesuaikan lintasannya tapi dihentikkan oleh mantan kekasihnya Nina Purpleton dan ditembak di perut oleh Uraki. Namun, Nina menembaki Kou pergi dari koloni dengan Gato. Marah, Uraki mengambil Unit Orchis-nya dan menghancurkan Armada Cima sebelum mengejar koloni yang jatuh. Gato dan Uraki bertarung untuk terakhir-kalinya di atmosfer Bumi sebelum Tata Surya menembak ke arah mereka. Ease berhasil mengenai Benua Amerika Utara. Meskipun Operasi ini berhasil, pasukan Zeon kehilangan Gato, yang melakukan Kamikaze ke Salamis-Kai. Ada kemugkinan bahwa ada yang selamat dari Operasi Stardust

Pasca Operasi Stardust[sunting | sunting sumber]

Operasi Stardust berhasil mengenai Benua Amerika Utara, yang membuat Federasi Bumi kehilangan cadangan pangannya. Namun, hal ini tidak membuat kembalinya Zeon karena Titans dibentuk oleh Federasi Bumi untuk menghentikan perencanaan konspirasi yang berhubungan dengan Zeon. Titans, yang secara politik dan militer terbebas dari kebijakan Federasi Bumi, sangat ketat dan keras dalam perburuannya melawan pemberontak, simpatisan, dan siapapun yang dianggap sebagai ancaman bagi Federasi. Titans bahkan menggunakan metode yang kejam dan tidak etis dalam melawan penentang Federasi. yang paling dikenal adalah Insiden Koloni Bunch 30, dimana Titans menggunakan gas beracun G3 (yang dilarang setelah Perang Satu Tahun) untuk mengendalikan kerusuhan, tetapi juga membunuh seluruh populasi koloni. Aksi tersebut berujung pembentukan organisasi perlawanan seperti AEUG dan Karaba.

Dan juga pernyataan Delaz tentang Federasi yang korup terbukti benar, walaupun secara besar karena kerusakan yang disebabkan oleh Operasi Stardust. Contohnya, dalam Konflik Gryps, Federasi menjadi lebih aggresf terhadap orang Luar Angkasa. Federasi terlalu bergantung kepada Titans terlihat dari keinginan besarnya memperluas dan mempertahankan kontrol totaliternya kepada koloni, populasi angkasa, dan populasi Bumi.

Dan juga perlu diketahui bahwa rangkaian kejadian ini adalah awal dari kemunduran Federasi yang terlihat di zaman U.C. kedepannya dimana Federasi hanyalah bayangan dari dirinya.

Juga, ide Delaz tentang Zeon baru tidak terwujud, karena kedua pergerakan Neo Zeon yang dipimpin oleh Haman Karn dan Char Aznable telah gagal. yang pertama dihentikan oleh AEUG dan yang kedua dihentikan oleh Londo Bell.

Trivia[sunting | sunting sumber]

  • Episode-Episode awal dari Gundam SEED Destiny adalah berdasarkan dari konflik ini. karena, adanya Gundam yang dicuri dan pengejarannya, penjatuhan koloni, dan pernyataan perang yang mengikuti pola yang sama seperti Konflik Gryps di Zeta Gundam.
  • Karena pernyataan perang Delaz kepada Federasi Bumi, beberapa fans menyebut bahwa Operasi Stardust adalah perang kemerdekaan Zeon yang kedua. tapi ini tidak akuratm karena Republik Zeon adalah koloni swatantra (walaupun di awasi oleh Federasi Bumi), dan Armada Delaz bukan angkatan bersenjata yang resmi. malah, armada ini adalah satu-satunya armada Kerajaan Zeon yang menolak untuk menyerah kepada Federasi Bumi setelah penandatanganan Perjanjian Granada; yang secara resmi mengakhiri Perang Satu Tahun (perang kemerdekaan Zeon yang sebenarnya).
  • Namun, adalah pernyataan perang Delaz-lah yang menginspirasi sisa pasukan Zeon, yang kebanyakan berpusat di Axis dan beberapa koloni lain, untuk memulai usaha lain dalam membangkitkan kembali Kerajaan, atau setidaknya Ideologi Zeon. seperti tiga Perang Neo Zeon antara tahun U.C. 0088-0096.
  • Order 66 dalam Star Wars Episode III: Revenge of the Sith juga memiliki kesamaan dalam Operasi Stardust. Keduanya berusaha untuk mengkorup sebuah pemerintahan (Federasi dan Republik) juga menggunakan kambing hitam (Jedi dan Gundam yang dicuri) untuk memulai operasi oleh individu yang memanipulasi (Jamitov Hymem dan Bask Om dan Kaisar Palpatine/Darth Sidious) dari balik layar.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]