Omatidium

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Omatidium merupakan masing - masing mata serangga, jika jamak maka omatidia. Masing - masing omatidium berfungsi sebagai reseptor penghilatan yang terpisah. Setiap omatidium terdiri atas beberapa bagian di antaranya (1) Lensa, permukaan depan lensa merupakan satu faset mata majemuk. (2) Kerucut kristalin, yang tembus cahaya. (3) Sel - sel penglihatan, yang peka terhadap adanya cahaya. (4) Sel - sel yang mengandung pigmen, yang memisahkan omatidia dari omatidia disekelilingnya. Setiap omatidium akan mengimbangkan informasi penglihatan dari satu daerah objek yang dilihat serangga, dari arah yang berbeda - beda. Bagian omatidia yang lain akan memberikan sumbangan informasi penglihatan pada daerah lainnya. Gabungan dari gambar - gambar yang dihasilkan dari setiap omatidium merupakan bayangan mozaik, yang menyusun seluruh pandangan serangga.

Sebagai contoh, mata lalat rumah terdiri atas 6000 bentuk mata yang ditata dalam segi enam (omatidium). Setiap omatidium dihadapkan ke arah yang berbeda - beda, seperti ke depan, ke belakang, bawah, atas, dan ke setiap sisi, sehingga lalat akan melihat kemana - mana. Dengan demikian, lalat dapat mengindrai dalam daerah penglihatan dari semua arah. Pada setiap omatidium, terdapat 8 neuron sel saraf reseptor (penerima cahaya), sehingga secara keseluruhan terdapat sekitar 48.000 sel pengindra di dalam matanya. Dengan kelebihan tersebut mata lalat dapat memproses hingga 100 gambar per detik.[1]


Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Zubaidah, Siti (2017). ILMU PENGETAHUAN ALAM VIII Semester 2. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. hlm. 210, 211. ISBN 978-602-1530-65-8.