Oktober 2015

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search

Anda dapat membantu Wikipedia memperbarui peristiwa terkini dengan bergabung ke ProyekWiki Peristiwa Terkini.

Jika Anda berniat menambahkan berita, gunakan format berikut:

{{Berita
| tgl = 
| ber = 
| HU  = 
| gbr = 
| cap = 
| wid = 
| u1  = 
| n1  = 
| u2  = 
| n2  = 
| u3  = 
| n3  = 
| u4  = 
| n4  = 
| u5  = 
| n5  = 
}}

1 Oktober 2015[sunting | sunting sumber]

  • Penembakan di kampus Umpqua Community College, Oregon, Amerika Serikat, menewaskan sepuluh orang, termasuk pelaku, dan melukai tujuh orang lainnya. (ANTARA)
  • 2 Oktober 2015[sunting | sunting sumber]

  • Pesawat Aviastar Penerbangan 7503 hilang kontak saat melayani rute MasambaMakassar. (Kompas.com)
  • Tanah longsor di dekat Munisipalitas Santa Catarina Pinula, Guatemala, menewaskan sedikitnya 30 orang dan melukai 600 orang lainnya. (Viva)
  • 5 Oktober 2015[sunting | sunting sumber]

  • Aviastar Penerbangan 7503: Kapolda Sulselbar Irjen Pol. Pudji Hartanto Iskandar mengabarkan bahwa seluruh penumpang pesawat Aviastar rute Masamba-Makassar yang jatuh di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, dipastikan tewas. (Kompas.com)
  • William C. Campbell, Satoshi Ōmura, dan Tu Youyou menerima Penghargaan Nobel Fisiologi atau Kedokteran. (BBC Indonesia)
  • 6 Oktober 2015[sunting | sunting sumber]

  • Takaaki Kajita dan Arthur B. McDonald menerima Penghargaan Nobel Fisika untuk penemuan osilasi neutrino. (BBC Indonesia)
  • 7 Oktober 2015[sunting | sunting sumber]

  • Tomas Lindahl, Paul Modrich, dan Aziz Sancar menerima Penghargaan Nobel Kimia untuk karya mereka mengenai reparasi DNA. (VOA Indonesia)
  • 8 Oktober 2015[sunting | sunting sumber]

  • Wartawan dan penulis Rusia Svetlana Alexievich (foto) menerima Penghargaan Nobel Sastra. (BBC Indonesia)
  • 9 Oktober 2015[sunting | sunting sumber]

  • Kuartet Dialog Nasional Tunisia menerima Penghargaan Nobel Perdamaian. (BBC Indonesia)
  • 10 Oktober 2015[sunting | sunting sumber]

  • Setidaknya 87 orang tewas dan lebih dari 180 lainnya terluka dalam pengeboman kembar pada sebuah aksi damai di Ankara, Turki. (BBC Indonesia)
  • 11 Oktober 2015[sunting | sunting sumber]

  • Helikopter Eurocopter EC130 milik PT Penerbangan Angkasa Semesta hilang kontak saat terbang dari helipad Siparmahan, Samosir, menuju Bandar Udara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. (BBC Indonesia)
  • 12 Oktober 2015[sunting | sunting sumber]

  • Ekonom Inggris Angus Deaton menerima Penghargaan Nobel Ekonomi. (SINDOnews)
  • Produsen komputer Dell sepakat untuk membeli perusahaan penyimpan data EMC Corporation senilai 67 miliar dolar AS. (Kompas)
  • 13 Oktober 2015[sunting | sunting sumber]

  • Satu gereja terbakar dan satu orang tewas dalam sebuah serangan di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, Indonesia. (Metro TV)
  • 15 Oktober 2015[sunting | sunting sumber]

  • Politisi Partai Nasdem Patrice Rio Capella mundur dari partai setelah ditetapkan menjadi tersangka kasus penanganan perkara di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Kejaksaan Agung. (Detikcom)
  • 18 Oktober 2015[sunting | sunting sumber]

  • Persib Bandung menjuarai Piala Presiden 2015 setelah mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor 2-0 di partai final. (Goal.com)
  • 23 Oktober 2015[sunting | sunting sumber]

  • Serangan bom bunuh diri tewaskan 10 warga Syiah di Pakistan. (VOA Indonesia)
  • 24 Oktober 2015[sunting | sunting sumber]

  • Badai Patricia menerjang Meksiko. (SindoNews) (detik) (BBC Indonesia) (CNN Indonesia) (Tribunnews)
  • 25 Oktober 2015[sunting | sunting sumber]

  • Jimmy Morales terpilih sebagai Presiden Guatemala dalam pemilihan putaran kedua yang berlangsung di negara itu. (Detikcom)
  • Dua belas orang tewas dalam kebakaran yang menghanguskan gedung karaoke Inul Vizta di Manado, Sulawesi Utara. (Kompas.com)
  • Ledakan petasan di Malang, Jawa Timur, menewaskan 4 orang. (Viva.co.id)
  • 26 Oktober 2015[sunting | sunting sumber]

  • Lewis Hamilton (foto), pembalap Mercedes asal Inggris, meraih juara Formula 1 untuk ketiga kalinya. (detik)
  • Gempa bumi berkekuatan 7,5 SR mengguncang utara Afghanistan dan menyebabkan sedikitnya 296 orang tewas. (VOA Indonesia)
  • Dua kontainer penuh kembang api meledak di Amman, Yordania, menyebabkan 8 orang tewas. (Liputan6)
  • 28 Oktober 2015[sunting | sunting sumber]

  • Ledakan bom terjadi di Mall @ alam sutera, Tangerang, menyebabkan satu orang terluka. (Kompas)
  • Bidhya Devi Bhandari (foto) terpilih menjadi presiden perempuan pertama di Nepal.
  • 29 Oktober 2015[sunting | sunting sumber]

  • Tiongkok menghentikan kebijakan satu anak bagi setiap keluarga di negara itu, kemudian memperbolehkan setiap keluarga memiliki maksimal dua anak. (Kompas)
  • 30 Oktober 2015[sunting | sunting sumber]

  • Drs. Suyadi (foto) pemeran karakter "Pak Raden" sekaligus pencipta serial Si Unyil, meninggal dunia dalam usia 82 tahun. (ANTARA)
  • 31 Oktober 2015[sunting | sunting sumber]

  • Kogalymavia Penerbangan 9268 jatuh di Jazirah Sinai dalam rute menuju St. Petersburg, Rusia, menewaskan 224 orang di dalamnya. (Kompas)