Lompat ke isi

Ochotona thomasi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Ochotona thomasi Suntingan nilai di Wikidata
Status konservasi
Risiko rendah
IUCN15053 Suntingan nilai di Wikidata
Taksonomi
KelasMammalia
OrdoLagomorpha
FamiliOchotonidae
GenusOchotona
SpesiesOchotona thomasi Suntingan nilai di Wikidata
Anatoly Ivanovich Argiropulo, 1948
Distribusi

Suntingan nilai di Wikidata
EndemikTiongkok Suntingan nilai di Wikidata

Pika Thomas (Ochotona thomasi)[1] adalah spesies mamalia kecil dari famili pika, Ochotonidae. Bulu pada bagian atas tubuhnya berwarna cokelat kemerahan pada musim panas dan abu-abu seperti tikus pada musim dingin. Spesies ini merupakan herbivora generalis yang terancam oleh hilangnya habitat, dan ditemukan di puncak-puncak terpencil Pegunungan Qilian bagian timur di Qinghai, Gansu, serta barat laut Sichuan, Tiongkok. Menurut Daftar Merah Spesies Terancam IUCN, spesies ini dinilai sebagai kurang diketahui pada tahun 1994, hampir terancam pada tahun 1996, dan berisiko rendah pada tahun 2008.

Taksonomi

[sunting | sunting sumber]

Pika Thomas (Ochotona thomasi) merupakan spesies monotipik (tidak memiliki subspesies),[2] yang pertama kali dideskripsikan pada tahun 1948 oleh ahli zoologi Rusia A. I. Argyropulo dalam jurnal Trudy Zoologicheskogo Instituta.[3] Ia menamai spesies ini untuk menghormati ahli mamalia asal Inggris, Michael Rogers Oldfield Thomas.[4] Pika Thomas mirip dengan pika Gansu (Ochotona cansus), dengan panjang tengkorak maksimum yang serupa, tetapi dapat dibedakan melalui ukuran tengkorak dan lebar tulang pipi yang lebih kecil. Pada tahun 1974, Feng dan Kao menyinonimkan O. t. cilanica Bannikov 1960 dengan Ochotona thomasi.[5][2] Menurut Mammal Species of the World, O. ciliana Bannikov 1940 saat ini merupakan satu-satunya sinonimnya.[3]

Deskripsi

[sunting | sunting sumber]

Pika Thomas (Ochotona thomasi) memiliki panjang tubuh antara 10,5 hingga 16,5 cm dan berat antara 45 hingga 110 gram. Tengkoraknya yang rapuh berbentuk lebih lebar di bagian depan, tetapi lebih kecil, datar, dan sempit dibandingkan dengan spesies pika lainnya. Panjang tengkorak maksimumnya berkisar antara 3,3 hingga 3,7 cm. Foramen palatina anterior (lubang berbentuk corong pada pelat tulang tengkorak di langit-langit mulut, tepat di belakang gigi seri tempat pembuluh darah dan saraf melewati) dan foramen palatina saling terhubung, serta tidak terdapat foramen oval di atas tulang frontal.[6] Lebar tulang pipinya berkisar antara 3,36 hingga 3,55 cm,[2] dan panjang telinganya antara 1,7 hingga 2,2 cm. Pika ini memiliki bullae pendengaran yang memanjang dan cembung.

Bulu bagian punggung pada musim panas berwarna cokelat kemerahan, sedangkan bagian bawah tubuhnya berwarna putih muda atau kekuningan. Pada musim dingin, bulu bagian punggung berubah menjadi abu-abu seperti tikus dengan ujung rambut berwarna hitam yang jelas terlihat. Panjang kaki belakangnya berkisar antara 2,2 hingga 2,9 cm.[6]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Wrobel 2007, hlm. 355.
  2. 1 2 3 Chapman & Flux 1990, hlm. 53.
  3. 1 2 Hoffmann & Smith 2005, hlm. 193
  4. Beolens, Watkins & Grayson 2009, hlm. 411.
  5. Bannikov, A. G. (1960). "Notes on the mammals of Nienshan and the south Gobi area (China)". Byulleten Moskovskogo Obshchestva Is-pytatelei Prirody Otdel Biologicheskii. 65: 5–12.
  6. 1 2 Smith et al. 2010, hlm. 286-287.

Bibliografi

[sunting | sunting sumber]